Apa itu ETF?

Waktu membaca: 18 menit

Jika Anda ingin memulai melakukan trading dan investasi, Anda mungkin sudah pernah mendengar istilah 'ETF' sebelumnya dan mungkin bertanya-tanya, apa itu ETF?

Artikel ini akan memberikan Anda gambaran tentang apa itu ETF, sejarah ETF, keunggulan dan kekurangan dari trading ETF, serta produk ETF terbaik untuk diinvestasikan di tahun 2020.

ETF

Apa itu ETF?

Exchange Traded Funds (ETF) adalah sekelompok saham atau reksa dana yang dapat Anda beli atau jual melalui sebuah broker di bursa saham. Kelompok saham ini cenderung mewakili sebuah ekonomi atau sektor. ETF adalah juga dikenal sebagai suatu cara bagi investor dan trader untuk berinvestasi di sebuah ekonomi atau sektor yang mereka minati tanpa harus memilih saham secara individu.

Beberapa contoh ETF meliputi:

  • iShares S&P 500 Growth, ETF yang mencakup saham dari S&P 500
  • VanEck Vectors Gold Miners, ETF yang terdiri dari perusahaan-perusahaan pertambangan emas
  • iShares Silver Trust, sebuah ETF yang menggambarkan kinerja harga perak
  • iShares PHLX Semiconductor, ETF yang dapat dapat melacak saham AS di sektor semikonduktor
  • Energy Sector SPDR Fund, ETF yang melacak saham di sektor energi

Masih ada banyak lagi jenis lain ETF yang dapat anda pilih, termasuk obligasi, mata uang, jenis pasar yang baru tumbuh seperti pasar bioteknologi, kecerdasan buatan, dll.

Seperti yang telah disebutkan di atas, ETF memberikan trader dan investor kesempatan untuk berspekulasi atau berinvestasi dalam suatu sektor, daripada memilih aset saham secara individu.

Misalnya, Anda mungkin baru-baru ini mendengar banyak tentang pertumbuhan AI (Kecerdasan Buatan). Namun, Anda mungkin tidak tahu bagaimana menemukan perusahaan yang tepat untuk berinvestasi atau untuk Anda dapat melakukan transaksi bisnis, karena AI masih merupakan bidang yang sangat baru.

Dalam kasus ini, seorang investor dapat melihat Global X Robotics & Artificial Intelligence ETF. Di bawah ini Anda dapat melihat contoh harga ETF tersebut selama lima hari pada bulan Oktober 2019. Sumber: Google Finance.

ETF selama lima hari pada bulan Oktober 2019

ETF ini secara khusus berinvestasi di perusahaan yang mengambil keuntungan dari kemajuan dalam pengembangan robotika dan kecerdasan buatan. Oleh karena itu, ETF tersebut dapat memberi investor akses ke pasar yang berkembang, tanpa harus memilih perusahaan secara individu.

Pendekatan yang berfokus pada suatu sektor/ekonomi ini menjadikan Exchange-Traded Funds salah satu produk finansial yang paling dicari oleh investor kecil. ETF menawarkan beragam manfaat dan jika dipilih dengan seksama, dapat menjadi pilihan yang sangat baik untuk mencapai tujuan investasi.

Apa itu ETF? - Sejarah ETF

ETF diciptakan sebagai sebuah produk di Amerika Serikat pada tahun 1993, ketika Nathan Most dan Steven Bloom mengembangkan Standard & Poor's Depositary Receipts (SPY).

Ahli ekonomi Harry Markowitz adalah salah satu dari orang-orang pertama yang turut andil dalam penciptaan ETF. Harry ingin memperkenalkan reksaa dana yang dapat diperdagangkan secara publik dengan indeks paling populer di dunia: S&P 500. Dikenal sebagai SPDR atau Spider, reksa dana tersebut kemudian menjadi ETF terbesar di dunia, yang sekarang memiliki nilai lebih dari 43,3 miliar dolar.

Di bursa saham Amerika Serikat saja, secara keseluruhan ada hampir 1.000 produk ETF dengan nilai investasi sebssar 1 triliun dolar. Admiral Markets menawarkan kemampuan untuk melakukan trading di ribuan saham dan ETF, dan lebih dari 300 CFD ETF.

Pada tahun 1996, iShares memulai debutnya di pasar ETF secara global, dengan mencakup ETF di berbagai indeks Eropa, Asia dan Amerika. Dengan demikian, iShares membuktikan diri sebagai ETF dengan variasi terbesar, dengan lebih dari 300 pilihan untuk trader dan investor. Peluncuran ini menyebabkan efek domino dalam hal munculnya instrumen ETF baru yang dapat diperdagangkan dan diakses oleh investor umum.

Keberhasilan ETF membuat industri keuangan meluncurkan produk ETF yang berhubungan dengan emas. Pada tahun 2004, para trader dan investor dapat melakukan perdagangan dengan ETF emas yang dikenal sebagai SPDR (GLD) atau etf gold. Pada gambar di bawah ini Anda dapat melihat kinerja harga dana investasi emas dalam satu tahun terakhir. Sumber: Etf.com

performa etf dalam satu tahun

Hari ini, pasar ETF mewakili hampir 3 miliar dolar dalam transaksi harian, bersaing dengan likuiditas yang ditawarkan oleh pasar Forex. ETF adalah dana investasi yang bertujuan untuk melacak kinerja sebuah indeks atau aset tertentu.

Apa yang dimaksud dengan trading ETF?

Sama seperti saham perusahaan yang terdaftar di bursa saham, ETF juga terdaftar di bursa saham dan dapat dibeli dan dijual selama jam buka bursa berlangsung. Juga, seperti saham yang terdaftar, ETF akan memiliki simbol ticker dengan harga intraday.

Perbedaan ETF dari saham perusahaan adalah bahwa jumlah saham yang tersedia dalam ETF dapat berubah setiap hari sebagai hasil dari penciptaan berkelanjutan saham baru, dan penukaran saham yang ada.

Harga pasar ETF biasanya akan bergantung pada sekuritas yang mendasarinya secara berkelanjutan dan berdasarkan pada kemampuan ETF untuk menerbitkan dan membebaskan saham. ETF dibuat untuk investor individu dan karenanya investor institusional masih dapat mempertahankan likuiditas dan melacak integritas ETF dengan membeli dan menjual unit saham.

Saat harga ETF menyimpang dari nilai aset yang mendasarinya, investor institusional akan menggunakan sistem arbitrase dan membuat unit untuk membawa harga ETF kembali sesuai dengan nilai aset yang mendasarinya.

Singkatnya, berikut ini adalah karakteristik ETF:

  • Mereka diperdagangkan seperti ekuitas, yang membuat harga mereka dapat dlihat secara waktu nyata.
  • Mereka dapat dijual atau dibeli kapan saja selama sesi bursa berlangsung.
  • Mereka adalah instrumen tunggal yang mencakup beberapa instrumen trading, termasuk sekuritas pendapatan tetap.
  • Mereka tidak tertutup secara eksklusif untuk investor perusahaan atau peserta besar di pasar keuangan.

Secara umum, ETF adalah pilihan investasi yang luar biasa. Mereka dapat dibeli dan dijual secara waktu nyata, seperti halnya saham, dan memiliki biaya manajemen yang lebih rendah. Untuk alasan ini, ETF juga mulai mengganti reksa dana sebagai investasi pilihan.

Apa Perbedaan Antara ETF dan Reksa Dana?

Jika Anda mempertimbangkan untuk berinvestasi dalam ETF atau reksa dana, Anda mungkin mengira keduanya adalah hal yang serupa. Walaupun kedua instrumen memiliki beberapa kesamaan, mereka juga memiliki beberapa perbedaan utama:

  • Dana investasi reksa dana mencakup kontribusi dari beberapa penabung yang mentransfer pengelolaan kontribusi tersebut. Namun ETF, dibeli atau dijual secara langsung di pasar saham seolah-olah mereka adalah saham.
  • Reksa dana dapat dikelola secara aktif atau pasif, sementara ETF dikelola secara pasif.
  • Reksa dana mencoba mengungguli indeks sementara ETF berusaha untuk menyamakan keuntungan dari indeks yang mereka tiru.

Apa itu ETF dengan leverage?

ETF dengan leverage adalah ETF yang menggunakan derivatif keuangan dan utang untuk melipatgandakan keuntungan dari indeks dasar. Sederhananya, hal ini berarti Anda dapat mengakses ETF bernilai tinggi untuk deposit yang relatif rendah.

Anggap saja seperti membeli rumah, Anda membayar setoran 10% atau 20% di muka, dan bank memungkinkan Anda untuk meminjam sisa uang untuk membeli properti. Demikian pula, beberapa broker menawarkan ETF dengan leverage di mana seorang trader dapat menyetor hanya 20% dari nilai ETF untuk melakukan perdagangan.

Jika ETF dengan leverage mengalami kenaikan atau penurunan harga, Anda akan mengalami perubahan dalam harga secara penuh, meskipun deposit Anda sebenarnya hanya merupakan sebagian kecil dari nilai ETF. Dengan kata lain, jika pasar bergerak sesuai keinginan Anda, persentase pengembalian investasi Anda (relatif terhadap setoran awal Anda) akan jauh lebih tinggi daripada jika Anda langsung membeli nilai penuhnya.

Namun, jika pasar bergerak melawan Anda, kerugian Anda juga akan diperbesar kepada tingkat yang sama.

Pelajari lebih lanjut tentang leverage dalam trading dan investasi.

Apa Keunggulan ETF?

Sekarang setelah Anda tela mengtahui apa itu ETF, berikut adalah beberapa keunggulan dari trading dan investasi ETF:

  • Efisiensi pajak: Investor dapat memiliki kontrol yang lebih baik ketika mereka membayar pajak keuntungan.
  • Biaya lebih rendah: Karena mungkin tidak ada beban penjualan, namun, komisi broker akan berlaku.
  • Jual dan beli setiap saat sepanjang hari: Reksa dana dapat diselesaikan setelah pasar tutup.
  • Transaksi trading: Karena ETF dapat diperdagangkan seperti saham, investor dapat menempatkan berbagai jenis pesanan yang berbeda (limit order, stop-loss order, order buy-on-margin, dll.) Yang tidak tersedia dengan reksa dana.
  • Risiko lebih rendah: Selain itu, ada risiko investasi yang lebih rendah, yang dikenal sebagai risiko beta, atau risiko investasi yang tersebar di beberapa aset dasar, daripada ketika berinvestasi di satu perusahaan.
  • Diversifikasi: Karena ETF mewakili berbagai aset, mereka menciptakan diversifikasi otomatis untuk investor, bukan memilih instrumen secara individu.
  • Fleksibilitas pesanan: Investor dapat membuat berbagai pesanan yang berbeda (limited order, limited loss order, margin purchase order, dll.) Yang tidak tersedia dengan reksa dana.
  • Tanpa investasi minimum: Berdasarkan oleh batas yang ditentukan oleh broker yang bekerja dengan Anda.
  • Kemampuan untuk melakukan trading panjang atau pendek: Jika Anda melakukan trading CFD ETF, Anda akan memiliki kemampuan untuk melakukan trading panjang dan pendek yang memberikan Anda peluang untuk mendapatkan untung baik di pasar yang naik maupun turun.
  • Dapat melakukan trading dengan leverage: Ketika Anda melakukan trading CFD ETF dengan leverage, Anda dapat mengakses ukuran trading yang lebih besar hanya dengan setoran yang relatif kecil. Leverage dapat memperbesar keuntungan dan kerugian Anda.

Jika semua keunggulan ini terdengar menarik bagi Anda, Anda dapat memulai trading ETF hari ini dengan akun trading Invest.MT5! Akun Invest.MT5 memberi Anda akses ke lebih dari 200 ETF paling populer di dunia, serta lebih dari 4.000 saham dari 15 bursa efek terbesar di dunia.

Untuk mempelajari lebih lanjut dan mulai berinvestasi, klik saja banner di bawah ini!

mulai trading etf

Apa Kekurangan ETF?

Meskipun memiliki banyak keunggulan, namun berikut kekurangan ETF:

  • Waktu Tunggu dalam penjualan: Penjualan ETF dapat memakan waktu selama dua hari setelah transaksi, yang berarti bahwa dana penjual mungkin tidak akan tersedia untuk investasi kembali sampai penjualan diselesaikan.
  • Ilikuiditas: Beberapa ETF yang jarang diperdagangkan mungkin memiliki bid/ask spread yang luas karena likuiditasnya yang rendah, artinya biaya transaksi Anda bisa menjadi tinggi, meskipun hal yang sama dapat dikatakan mengenai saham perusahaan kecil yang jarang diperdagangkan.
  • Perbedaan harga: Sementara harga ETF melacak kelas aset dasar mereka dengan cukup baik, namun perbedaan harga mungkin ada.
  • Biaya trading: Jika nilai investasi kecil, ada alternatif investasi lain dengan biaya lebih rendah.

Investasi ETF Terbaik Tahun 2020

Sekarang setelah Anda tahu apa itu ETF, beserta keunggulan dan kekurangannya, namun apa saja ETF terbaik untuk Anda dapat memulai perjalanan investasi ETF Anda?

Tidak ada jawaban yang pasti mengenai ETF yang terbaik karena semua bergantung pada profil risiko Anda. Misalnya, beberapa investasi berisiko tinggi mungkin menarik bagi profil risiko investor muda, karena mereka memiliki waktu untuk membangun kekayaan melalui aliran pendapatan mereka, sementara investor pensiunan mungkin lebih menyukai investasi dengan risiko yang lebih rendah. Berikut adalah beberapa jenis investasi ETF pilihan bererta profil risikonya untuk menjadi pertimbangan Anda.

ETF Emas dan Perak Terbaik

Emas dan Perak merupakan aset yang defensif atau aman. Hal ini membuat aset emas dan perak menjadi pilihan populer selama masa ketidakpastian ekonomi, serta di lingkungan dengan inflasi yang tinggi. Beberapa ETF didukung oleh kepemilikan emas fisik, yang banyak di antaranya terdaftar secara global.

Salah satu pilihan terbaik bagi trader adalah etf gold SPDR (GLD), karena likuiditasnya yang kuat dan biaya transaksi spread bid/ask yang lebih rendah. Sedangkan untuk investor jangka panjang, iShares Gold Trust (IAU) sangat sesuai karena rasio pengeluaran tahunannya adalah 15 basis poin di bawah GLD.

ETF Real Estate Terbaik

Investor real estate dapat memperoleh manfaat diversifikasi dari kepercayaan investasi real estate (REIT) dari berbagai jenis. REIT adalah entitas yang mengembangkan atau mengelola properti real estate untuk menghasilkan keuntungan. Ada banyak jenis REIT, termasuk perumahan, komersial (misalnya, factory outlet, fasilitas perawatan kesehatan, hotel, kantor dan pusat perbelanjaan), industri, dan REIT hipotek.

Sebagaimana diharuskan oleh hukum, REIT harus mencairkan setidaknya 90% dari penghasilan kena pajak mereka setiap tahun kepada pemegang saham dengan membayar dividen. REIT diatur di Amerika Serikat oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat. Selain itu, investor dapat membeli saham dalam reksa dana atau dana yang diperdagangkan di bursa yang memiliki satu atau banyak REIT dalam portofolio mereka.

Beberapa portofolio dalam kategori ini juga berinvestasi di perusahaan real estate. Jika Anda mempertimbangkan dana indeks REIT untuk investasi Anda, berikut adalah beberapa reksa dana real estate terbaik:

  • Vanguard Large-Cap ETF CFD (VM)
  • SPDR Dow Jones, Real Estat Internasional ETF CFD (RWX)
  • iShares US Real Estate ETF CFD (IYR)
  • Schwab US REIT ETF CFD (SCHH)

ETF Vanguard Terbaik

Sebagai sponsor ETF Amerika Serikat terbesar kedua berdasarkan aset, Vanguard memiliki aset senilai $ 5,6 triliun yang dikelola per tanggal 31 Agustus 2019, hanya satu posisi di bawah iShares . Meskipun demikian, total ETF Vanguard stabil relatif terbatas, namun cukup besar sehingga sulit untuk menentukan ETF Vanguard terbaik.

Dana ETF Pasar Maju FTSE Vanguard (VEA) adalah salah satu yang harus diperhatikan, karena VEA menambah sebanyak $ 17,46 miliar aset baru selama 2017, dan menjadikannya ETF dengan nilai total tertinggi di antara ketiga ETF teratas yang terdaftar di Amerika Serikat. Karena saham pasar maju diperdagangkan dengan diskon besar relatif terhadap S&P 500, investor dapat menjadi tertarik kembali untuk berivnestasi pada VEA lagi di tahun 2020. Menurut Investopedia, VEA memberikan paparan terhadap hampir 3.900 saham dari 24 negara.

ETF Indeks Terbaik

Sementara banyak investor akan merasa puas dengan kinerja yang dicapai oleh indeks S&P 500 antara Januari 2019 dan Januari 2020, di atas 36%, namun beberapa investor lebih memilih untuk mendiversifikasi portofolio mereka untuk menemukan pasar lain yang dapat meningkatkan keuntungan secara keseluruhan.

Beberapa investor mungkin juga ingin berinvestasi dalam sesuatu yang mereka lebih ketahui, seperti saham teknologi. Indeks Nasdaq 100, yang termasuk 100 saham teknologi teratas, naik lebih dari 50% dari Januari 2019 hingga Januari 2020.

Inilah sebabnya mengapa semakin banyak investor belajar bagaimana cara berinvestasi dalam ETF dan mencari ETF dengan kinerja terbaik. Bagaimanapun juga, dengan menemukan Nasdaq ETF yang cocok dapat membuat perbedaan besar.

Jadi bagaimana Anda bisa berinvestasi dalam indeks khusus ini?

Ada banyak ETF yang melacak kinerja indeks Nasdaq 100. Sebagai contoh, ada ETF NASDAQ-100 Technology Index Fund (QTEC) First Trust. ETF ini memberikan investor paparan terhadap berbagai tindakan teknologi seperti Facebook, Apple, Amazon, Netflix dan Google, dalam bentuk ETF. Namun, ada area dan sektor lain yang harus dipertimbangkan oleh trader profesional.

ETF Pertumbuhan Terbaik (Growth ETF)

Apa itu ETF pertumbuhan? Secara sederhana, ETF pertumbuhan adalah ETF yang dianggap memiliki karakteristik pertumbuhan, penjualan yang tumbuh pesat, dan rasio harga terhadap pendapatan yang relatif tinggi. Beberapa ETF jenis ini meliputi:

  • Vanguard Growth ETF CFD (VUG)
  • Teknologi Pilih Sektor Dana SPDR ETF CFD (XLK)
  • Konsumen Memilih Sektor Pilih Dana SPDR ETF CFD (XLY)
  • iShares Nasdaq Bioteknologi ETF CFD (IBB)

Jika Anda ingin tahu tentang trading ETF tetapi tidak yakin apakah Anda siap untuk memulai, mengapa tidak mencoba akun demo gratis?

Akun demo memungkinkan Anda untuk melakukan trading pasar langsung tanpa risiko, menggunakan saldo akun virtual. Hal ini berarti Anda bisa menggunakan yang platform trading, memutuskan mana strategi bekerja terbaik bagi Anda dan lebih memahami ETF yang paling menarik bagi Anda, yang semuanya dapat mempersiapkan Anda untuk ketika Anda memulai trading secara nyata.

Pelajari lebih lanjut dan daftar di bawah!

buka akun demo etf

ETF Dividen Terbaik

IInvestor yang mencari hasil dividen memiliki banyak jenis ETF untuk dipilih. Namun demikian, meskipun rekam jejak dividen perusahaan dapat bersifat informatif, namun mereka tidak dapat dilihat hanya untuk perkiraan hasil dividen. Rasio pembayaran dividen pendapatan/perusahaan dalam beberapa tahun terakhir tidak selalu memberikan indikasi yang kuat tentang apa yang akan terjadi di tahun mendatang.

Untuk ETF Indeks, Investor dapat memperhatikan:

  • iShares US Real Estate ETF CFD (IYR)
  • Portofolio Pilihan Saham PowerShares ETF CFD (PGX)
  • Schwab US Dividen Equity ETF CFD (SCHD)
  • SPDR S&P Dividend ETF CFD (SDYUS)

ETF Kecerdasan Buatan Terbaik

Kecerdasan buatan adalah bidang ilmu komputer yang berfokus pada pembuatan mesin cerdas yang dapat bekerja dan membuat keputusan seperti manusia. ETF semacam itu dapat mengambil manfaat dari meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan, khususnya dalam berbagai aspek robotika industri atau non-industri, otomatisasi, media sosial, kendaraan otonom, dan pemrosesan bahasa alami.

Amazon, Tesla Motors, Apple, dan Alphabet adalah perusahaan yang memiliki setidaknya 25% dari paparan portofolio mereka kepada perusahaan yang menghabiskan banyak uang untuk penelitian kecerdasan buatan (AI). Dana tersebut secara khusus diinvestasikan pada perusahaan yang mengembangkan AI, peningkatan teknologi, serta pengembangan layanan dan produk baru. AI digunakan untuk memilih sekuritas individual untuk di masukkan kedalam portfolio. Beberapa contoh ETF AI adalah:

  • PowerShares QQQ ETF CFD (QQQ)
  • Teknologi Pilih Sektor Dana SPDR ETF CFD (XLK)

ETF lain dengan Potensi Pertumbuhan Besar pada tahun 2020

Ini adalah daftar ETF lain dari berbagai sektor seperti keuangan, kesehatan, energi, kedirgantaraan, dan pertahanan . ETF ini juga memiliki potensi pertumbuhan yang besar pada tahun 2020.

  • iShares US Aerospace & Defense ETF CFD (ITA)
  • iShares US Home Konstruksi ETF CFD (ITB)
  • iShares Global Energy ETF CFD (IXC)
  • S&P Bank ETF CFD CFD (KBE)
  • Vektor Minyak VanEck Layanan ETF CFD (OIH)
  • SPDR S&P Biotech ETF CFD (XBI)
  • Vanguard FTSE Pasar Berkembang ETF CFD (VWO)
  • Sektor Keuangan Pilih Dana SPDR ETF CFD (XLF)
  • Schwab US Nilai Kapas Besar ETF CFD (SCHV)

Haruskah Anda Berinvestasi dalam ETF, atau Melakukan Trading CFD ETF?

Contracts for Difference (CFD) dan Exchange Traded Funds (ETF) adalah dua pilihan trading yang paling digemari bagi mereka yang mekukan investasi di pasar keuangan.

Apa itu CFD dan ETF?

CFD adalah produk dengan leverage yang berisiko tinggi, sedangkan ETF pada umumnya mereplikasi indeks yang mendasarinya, seperti yang dibahas sebelumnya. Karena alasan ini juga, risiko ETF dianggap lebih rendah.

Namun, Anda dapat berinvestasi dalam ETF secara langsung, atau Anda dapat melakukan trading CFD di ETF.

Perbedaannya adalah bahwa berinvestasi dalam ETF secara langsung adalah seperti berinvestasi dalam saham - Anda membeli saham ETF secara langsung dan berharap untuk menjualnya dengan harga yang lebih tinggi untuk mendapatkan keuntungan di masa depan.

CFD, di sisi lain, adalah instrumen derivatif, yang berarti itu adalah alat yang dapat digunakan trader untuk memperdagangkan aset dasar, tanpa memiliki aset itu sendiri. CFD adalah kontrak antara trader dan broker yang dapat dibeli atau dijual pada harga awal berdasarkan aset dasar (dalam hal ini, ETF). Pada dasarnya, Anda dapat berspekulasi tentang apakah menurut Anda harga ETF akan naik atau turun, tetapi Anda tidak perlu membeli saham ETF secara langsung.

Jika pasar bergerak sesuai keinginan Anda, Anda menutup trading (yang berarti Anda menutup kontrak), dan mengumpulkan perbedaan antara harga pembukaan dan harga penutupan trading sebagai keuntungan. Jika pasar bergerak melawan Anda, perbedaan antara harga pembukaan dan penutupan trading akan menjadi kerugian.

Ketika seseorang berinvestasi dalam ETF, hal itu biasanya dilihat sebagai investasi jangka panjang - sesuatu yang Anda beli dan tahan selama beberapa tahun, dengan niat menjualnya untuk mendapatkan keuntungan di masa depan.

CFD, di sisi lain, digunakan untuk trading aktif - beberapa trader melakukan trading hanya dalam hitungan menit, sementara yang lain mungkin membuat trading terbuka selama beberapa hari, minggu atau bulan.

Salah satu alasan mengapa trading CFD cenderung lebih singkat adalah karena faktor leverage. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, leverage memungkinkan Anda mengakses posisi besar untuk setoran kecil, dan leverage dapat memperbesar keuntungan dan kerugian Anda. Dengan leverage, trading dapat mencapai tingkat keuntungan atau kerugian maksimum yang dapat diterima oleh trader, yang berarti trading cenderung ditutup lebih cepat daripada investasi secara tradisional.

leverage ETF

Selain itu, Anda dapat membuka posisi long dalam CFD (artinya Anda membuka trading 'beli' dengan harapan bahwa aset akan mengalami kenaikan harga, dan Anda dapat menjualnya saat keuntungan tercapai) atau posisi short (artinya Anda membuka posisi 'jual' saat melakukan trading dengan harapan bahwa aset akan mengalami penurunan harga, lalu Anda menutup trading dengan harga lebih rendah, dengan selisih harga menjadi keuntungan Anda Anda).

Kedua faktor ini menjadikan trading CFD menguntungkan untuk trading jangka pendek yang aktif.

Sebaliknya, ETF lebih cocok untuk mereka yang mencari investasi secara pasif, dengan strategi buy and hold. Misalnya, jika ASX 200 meningkat atau menurun sebesar 15%, maka ETF yang melacak ASX 200 juga akan mengalami hal yang sama. Investor tradisional akan menunggu pada penurunan ini sampai ASX 200 meningkat lagi, dan kemudian menjualnya di kemudian hari ketika/jika harga menjadi cukup tinggi bagi mereka untuk mendapatkan keuntungan kembali.

Investasi ETF dengan Admiral Markets

Dalam artikel ini kami telah menjawab pertanyaan 'apa itu ETF? ', bersama dengan menguraikan kelebihan dan kekurangan dari investasi ETF, serta membagikan beberapa ETF terbaik untuk tahun 2020.

Jika Anda siap untuk mulai berinvestasi dalam ETF, Anda harus memilih broker ETF Indonesia yang andal untuk trading ETF.

Admiral Markets adalah broker teregulasi yang memenangkan penghargaan yang menawarkan trading ETF melalui akun Invest.MT5 kami. Jika Anda ingin melakukan trading di 15 bursa efek terbesar di dunia, dengan akses ke data pasar real-time GRATIS, grafik canggih dan analisis teknis, platform trading canggih dan banyak lagi, klik pada spanduk di bawah ini untuk membuka akunmu hari ini!

mulai trading etf hari ini

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker Forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 8.000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

***

Artikel lainnya yang mungkin menarik bagi Anda

***

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh diartikan sebagai saran investasi, rekomendasi investasi, tawaran atau rekomendasi untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Harap dicatat bahwa analisis trading bukanlah indikator yang pasti untuk kinerja saat ini atau di masa mendatang, karena keadaan dapat berubah seiring berjalannya waktu. Sebelum membuat keputusan investasi, Anda harus mencari nasihat dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami risikonya.

CFD adalah instrumen kompleks yang membawa risiko tinggi terjadinya kerugian dengan cepat karena penggunaan leverage.