Trading Super Seven: Rekap

Januari 02, 2024 22:48

Super Seven (atau Maginificient Seven seperti banyak ekonomi menyebutnya) menjadi tajuk berita utama beberapa kali tahun ini. Jelas artikel ini bukan tentang film barat terkenal tahun 1960-an yang dibintangi Charles Bronson, Steve McQueen, James Coburn dan banyak lagi bintang Hollywood lainnya.

Sekarang ini, Super Seven adalah kelompok tujuh perusahaan teknologi yang berbagi sebagian besar pasar teknologi dan kemungkinan akan terus mendominasi industri ini di tahun 2024. Kelompok Super Seven terdiri dari Amazon, Meta, Microsoft, Nvidia, Tesla, Alphabet dan Apple. Perlu diingat bahwa Super Seven, mencatat 74% kenaikan nilai gabungan selama tahun 2023.

Dalam artikel ini, kami akan meninjau kinerja masing-masing anggota dari Super Seven yang bisa membantu Anda memahami mengapa mereka jadi bahan pembicaraan.

Amazon

Amazon.com mendemonstrasikan kinerja keuangan yang kuat di tahun 2023. Di kuartal ketiga yang berakhir di 30 September 2023, perusahaan itu melaporkan kenaikan 13% yang luar biasa dalam penjualan bersihnya, mencapai $143.1 miliar. Ini diikuti dengan pertumbuhan 11% di penjualan bersih selama kuartal kedua, sebesar peningkatan dalam revenue secara keseluruhan.

Laba Amazon hampir tiga kali lipat, menunjukkan kekuatan finansial dan dominasinya di pasar. Analis pasar optimis tentang kinerja Amazon, dengan prediksi saham yang diperkirakan memiliki hasil positif bagi perusahaan di tahun 2024. Meskipun Amazon adalah pemain utama di lanskap ecommerce dan teknologi global, PHK dikarenakan restrukturisasi dan mogok kerja karyawan yang menuntut kenaikan gaji menunjukkan bahwa manajemen senior Amazon mungkin menghadapi tantangan baru di tahun 2024.

Meta

Meta Platforms, sebelumnya dikenal dengan Facebook, menunjukkan kinerja keuangan yang kuat di tahun 2023. Perusahaan itu melaporkan kuartal ketiga yang kuat dengan kenaikan revenue 23%, yang merupakan tingkat pertumbuhan tercepat sejak tahun 2021. Laporan Q3 Meta, yang dirilis 25 Oktober 2023, menunjukkan outlook keuangan yang positif, melampaui ekspektasi. Penerapan langkah-langkah pemangkasan biaya berkontribusi pada tahun pemecahan rekor, mendorong kinerja sahamnya.

Microsoft

Di tahun 2023, Microsoft mengalami aspek positif dan negatif. Di sisi positif, perusahaan itu menunjukkan ketangguhan dengan sahamnya yang naik sekitar 40%, menandai tahun pertumbuhan yang sukses. Komitmen positif pada keberlanjutan lingkungan seperti yang ditekankan dalam Laporan Tahunan 2023 nya, mencerminkan inisiatif penting.

Meskipun begitu, ada kekhawatiran tentang kemungkinan dampak  masa depan dari kekhawatiran regulasi pada saham. Interaksi antara sentimen pasar yang positif dan kepercayaan investor disoroti sebagai faktor kuat yang mempengaruhi harga saham Microsoft. Laporan pendapatan mendatang meningkatkan antisipasi, dengan pertanyaan tentang kemampuan Microsoft untuk melampaui estimasi.

Nvidia

Kinerja 2023 Nvidia melampaui perkiraan dengan dorongan booming AI dan berlanjutannya produksi hardware canggih. Terlepas dari kekhawatiran tentang biaya tinggi GeForce RTX 4060 GPU, aspek positif yang disoroti, seperti fitur-fiturnya yang menonjol dan kinerja tolok ukur.

Nvidia berhasil menentang ekspektasi, melaporkan pertumbuhan revenue 200% yang luar biasa, yang secara positif melampaui Wall Street. Sektor AI menjanjikan bagi Nvidia, dengan kisah valuasi positif yang mencerminkan optimisme tentang kesuksesan yang berkelanjutan.

Tesla

Di tahun 2023, Tesla terus mendominasi pasar kendaraan listrik dengan kinerja Model Y yang menerima pujian atas kecepatannya dan emosi zero yang mengesankan. Aspek positif lainnya termasuk inovasi dan kepemimpinan pasar Tesla, yang didorong oleh sambutan antusias kinerja Model 3.

Meskipun begitu, ada tantangan, dengan kekhawatiran tentang harga tinggi, waktu pengisian baterai yang lama, kemungkinan masalah keandalan, dan terbatasnya ketersediaan. Pengalaman pelanggan sesekali menyoroti kurangnya komunikasi dari Tesla. Terlepas dari tantangan ini, naratif Tesla masih dinamis, seperti yang disoroti selama earning call di bulan November 2023.

Alphabet

Di tahun 2023, Alphabet, perusahaan induk Google, menunjukkan kinerja yang beragam. Sorotan positifnya termasuk kenaikan 11% di revenue untuk kuartal yang berakhir pada 31 Maret 2023, menyentuh tertinggi bari di bawah CEO Sundar Pichai. Meskipun begitu, Q3 2023 saham Alphabet mengalami penurunan, cloud yang meleset yang membayangi hasil keseluruhan yang lebih baik dari perkiraan, mengungkapkan potensi kerentanan dalam portofolio perusahaan yang beragam.

Terlepas dari fluktuasi ini, analis menunjukkan rasa percaya pada lintasan positif Alphabet, didukung oleh kenaikan saham sebesar 51% di tahun 2023. Tahun yang menunjukkan sifat dinamis Google Alphabet karena ia mencoba beradaptasi dengan tantangan di lanskap teknologi yang terus berkembang.

Apple

Di tahun 2023, Apple menghadapi perpaduan antara tantangan dan peluang. Di awal tahun, laporan Apple menunjukkan tantangan finansial dengan penurunan revenue berulang, menandai penurunan tahun ke tahun pertama di penjualan sekal tahun 2019. Meskipun begitu, analis Morgan Stanley menekankan positif jangka panjang Apple, yang mempertahankan peringkat penjualan terlepas dari pendapatan yang meleset.

Pada bulan November, Apple mengumumkan bahwa ia menghasilkan revenue sebesar $89.5 miliar selama bulan Juli, Agustus, dan September, turun 1% dari kuartal yang sama tahun lalu. Terlepas dari tantangan yang ia hadapi, Apple masih merupakan pemain penting di industri teknologi, dengan pembahasan yang berlangsung mengenai strategi dan potensi pertumbuhannya.

Trading Super Seven Bagi Trader Pemula

Benar bahwa, Super Seven, atau Magnificent Seven, memiliki kinerja yang sangat luar biasa di lingkungan keuangan saat ini saat biaya pinjaman mencapai level yang belum pernah terlihat sebelumnya. Tidak diragukan, trader pemula telah terkena banyak update berita terkait perusahaan Super Seven yang berkembang pesat di tahun 2023.

Meskipun begitu, trader pemula harus selalu ingat bahwa kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan. Oleh karena itu mereka harus meluangkan waktu untuk mempelajari cara kerja trading dan perangkap masa yang harus dihindari saat mengeksekusi trading. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan membaca dan menonton materi edukasi yang disediakan oleh broker seperti webinar, artikel, panduan, ebook, dll, yang banyak ditemukan secara gratis.

Selain itu, trader pemula juga tidak boleh lupa menggunakan alat manajemen risiko seperti stop loss dan take profit. Ketika digunakan dengan benar, alat manajemen risiko bisa menghemat dana saat pasar bergerak melawan rencana Anda. Trader pemula harus membiasakan diri mereka dengan platform trading yang mereka gunakan dan alat trading yang tersedia.

Tertarik untuk berlatih trading tanpa mempertaruhkan dan Anda? Akun trading demo Admirals memungkinkan Anda untuk melakukannya, saat Anda berlatih trading di kondisi pasar nyata. Klik banner di bawah ini untuk membuka akun demo Anda sekarang:

Akun Demo Bebas Risiko

Daftar akun demo online gratis dan kuasai strategi trading Anda

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat investasi, rekomendasi investasi, penawaran, atau ajakan untuk melakukan transaksi apa pun dalam instrumen keuangan. Harap dicatat bahwa analisis trading seperti ini bukan merupakan indikator yang dapat diandalkan untuk kinerja saat ini atau di masa depan, karena keadaan dapat berubah seiring berjalannya waktu. Sebelum membuat keputusan investasi apa pun, Anda harus mencari saran dari penasihat keuangan independen untuk memastikan bahwa Anda mengerti risikonya.

Miltos Skemperis
Miltos Skemperis Penulis Konten Keuangan

Miltos Skemperis memiliki latar belakang jurnalisme dan manajemen bisnis. Ia sebelumnya bekerja sebagai reporter di berbagai saluran berita TV dan surat kabar. Miltos bekerja sebagai penulis konten keuangan selama tujuh tahun terakhir ini.