Bank of Japan Pertahankan Suku Bunga dan Kebijakan Kurva Imbal Hasil

Desember 20, 2023 05:23

Bank of Japan (BoJ) mempertahankan suku bunga pada rapat dewan pengurus terakhirnya, sesuai dengan perkiraan ekonom. Gubernur BoJ, Kazuo Ueda, menyatakan bahwa konsumsi Jepang menunjukkan beberapa kelemahan namun secara keseluruhan pulih, menambahkan bahwa ia akan menunggu untuk melihat apakah pertumbuhan upah musim semi tahun depan akan cukup kuat untuk mendorong konsumsi. Ueda juga menyatakan bahwa “fase pemotongan suku bunga The Fed AS berdampak pada ekonomi Jepang, termasuk nilai tukar Forex.”

Dalam berita lain, perusahaan pengiriman seperti Maerks dan Hapag Lloyd mengumumkan bahwa mereka mengalihkan semua perjalanan terjadwal dengan segera karena keamanan yang memburuk di Laut Merah mengganggu rute pelayaran. Harga minyak naik pada hari Senin sebesar 1% sebelum stabil kembali, dengan analis Goldman Sachs menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan akan bisa mengalihkan pengiriman minyak dan gas.

Keputusan Suku Bunga BoJ

Bank of Japan tidak memberikan kejutan apa pun karena ia mempertahankan biaya pinjaman dan kurva kebijakan imbal hasilnya setelah rapat pengurusnya pagi ini.

Pengumuman setelah rapat menyatakan bahwa “dengan ketidakpastian yang sangat tinggi terkait ekonomi dan pasar keuangan di dalam dan luar negeri, Bank akan dengan sabar melanjutkan pelonggaran moneter, sambil dengan gesit merespons perkembangan aktivitas ekonomi dan harga, serta situasi keuangan.”

Analis Commerzbank menyatakan bahwa “pasangan USD/JPY akan hanya benar-benar didorong oleh sisi Dolar. Dengan kata lain, pada akhirnya, ini tidak akan pernah tentang kekuatan Yen, tetapi selalu tentang kelemahan dolar ketika USD/JPY turun (misalnya, karena perkiraan pemotongan suku The Fed meningkat, seperti yang sekarang terjadi). Dan bahwa BoJ hanya bisa berharap akan kelemahan Dolar jika ia menginginkan Yen yang lebih kuat.”

Laporan Inflasi CPI Kanada

Hari ini, Statistik Kanada akan menerbitkan laporan inflasi bulan November. Analis mengantisipasi inflasi bari turun menjadi 2.9% pada basis tahunan, 0.2% lebih rendah dari angka bulan Oktober. Namun, angka inflasi bulan November kemungkinan cenderung akan lebih tinggi dibandingkan dengan target inflasi utama Bank of Canada (BoC) di 2%.

Angka inflasi yang lebih lemah berarti bahwa kebijakan pengetatan moneter BoC bekerja melawan tekanan harga. Dolar Kanada diperdagangkan mendekati empat bulan tertinggi terhadap dolar AS dengan Gubernur BoC Tiff Macklem menekankan minggu lalu bahwa “dampak dari peningkatan kebijakan suku bunga sebelumnya akan terus bekerja melalui ekonomi, menahan pengeluaran, dan membatasi pertumbuhan dan pekerjaan, Sayangnya, ini diperlukan untuk mengatasi tekanan inflasi yang masih ada. Namun, periode kelemahan ekonomi ini akan membuka jalan bagi perekonomian yang lebih seimbang. Kami mengantisipasi pertumbuhan dan kesempatan kerja akan meningkat di tahun depan, sehingga inflasi akan semakin mendekati target 2%."

Keputusan Suku Bunga PBoC

Bank Rakyat China (PBoC) dijadwalkan akan mengumumkan kebijakan moneternya pada hari Rabu pagi. Ekonom memperkirakan bahwa PBoC akan mempertahankan suku bunga. Bank sentral itu menyuntikan 800 miliar yuan ($112.02 miliar) ke sistem perbankan melalui pinjaman fasilitas pinjaman jangka menengah (MLF), yang merupakan peningkatan terbesar yang pernah tercatat.

Analis pasar percaya bahwa PBoC akan terus melonggarkan kebijakan moneter tahun depan untuk membantu ekonomi negara itu. Banyak ekonom yang memperkirakan bahwa China akan mempertahankan kebijakan moneternya yang akomodatif, termasuk langkah-langkah stimulus dan pemotongan suku bunga.

Inflasi CPI Inggris Bulan November

Pada Rabu pagi, Kantor Statistik Nasional (ONS) akan merilis data inflasi untuk bulan Oktober. Ekonom memperkirakan bahwa inflasi utama akan berada di 4.4% pada basis tahunan, turun dari 4.6% dari angka yang tercatat di bulan Oktober, Inflasi inti cenderung akan berada di 5.5% pada basis tahunan, turun dari 5.7%.

Gubernur deputi Bank of England (BoE), Ben Broadbent mengatakan bahwa “kemungkinan akan diperlukan penurunan yang lebih berlarut-larut dan lebih jelas di data pertumbuhan upah sebelum kita dapat dengan aman menyimpulkan bahwa segala sesuatunya berada dalam tren penurunan yang kuat." Broadbent juga mencatat bahwa "ada sedikit lebih banyak ketidakpastian daripada biasanya tentang perilaku pengangguran."

Trading di Akun Demo Bebas Risiko

Tertarik berlatih trading tanpa mempertaruhkan dana Anda? Akun trading demo dari Admirals memungkinkan Anda untuk melakukannya, sementara Anda trading di kondisi pasar sebenarnya. Klik banner di bawah ini untuk membuka akun demo Anda sekarang:

Akun Demo Bebas Risiko

Daftar akun demo online gratis dan kuasai strategi trading Anda

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat investasi, rekomendasi investasi, penawaran, atau ajakan untuk melakukan transaksi apa pun dalam instrumen keuangan. Harap dicatat bahwa analisis trading seperti ini bukan merupakan indikator yang dapat diandalkan untuk kinerja saat ini atau di masa depan, karena keadaan dapat berubah seiring berjalannya waktu. Sebelum membuat keputusan investasi apa pun, Anda harus mencari saran dari penasihat keuangan independen untuk memastikan bahwa Anda mengerti risikonya.

Miltos Skemperis
Miltos Skemperis Penulis Konten Keuangan

Miltos Skemperis memiliki latar belakang jurnalisme dan manajemen bisnis. Ia sebelumnya bekerja sebagai reporter di berbagai saluran berita TV dan surat kabar. Miltos bekerja sebagai penulis konten keuangan selama tujuh tahun terakhir ini.