Kami menggunakan cookies untuk memberi Anda pengalaman terbaik di situs web kami. Dengan terus menelusuri situs web ini, Anda memberi izin atas penggunaan cookies tersebut. Untuk detail lebih lanjut, termasuk cara mengubah preferensi Anda, silakan baca Kebijakan Privasi.
Info Selengkapnya Setuju

Panduan Investasi yang menguntungkan dengan Dividen

November 26, 2020 17:45 Asia/Jakarta
Waktu membaca: 9 menit

Tahukah Anda apa itu dividen yield alias imbal hasil dividen? Pernahkah Anda mendengar tentang penyesuaian dividen pada indeks saham, dividen saham, ataupun cara menghitung dividen saham? Jika tidak dan Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang investasi yang menguntungkan dengan dividen, silakan ikuti artikel ini. Pada artikel ini, kami akan memberitahu Anda semua tentang dividen dan bagaimana istilah-istilah ini dapat mempengaruhi profitabilitas Anda sebagai pedagang saham.

Panduan Berinvestasi yang menguntungkan dengan Dividen

Apa itu Investasi dengan Dividen?

Investor yang memiliki saham perusahaan yang terdaftar dapat memperoleh keuntungan melalui dua kanal berbeda:

  1. Kenaikan harga lembar saham di pasar
  2. Pendapatan lewat dividen

Dividen adalah porsi dari keuntungan yang dibagikan perusahaan kepada para pemegang sahamnya dan diklasifikasikan sebagai kewajiban hutang pada neraca perusahaan sampai hal tersebut dibayarkan.

Oleh karena itu, investasi dividen adalah strategi yang digunakan oleh trader yang secara khusus menargetkan untuk membeli saham yang membagikan dividen. Mereka melakukan ini untuk menerima pendapatan reguler dari pembayaran dividen tersebut.

Dewan direksi perusahaan kemudian menentukan apakah dividen akan dibayarkan dan berapa jumlahnya. Pembayaran tersebut kemudian harus disetujui oleh pemegang saham melalui pemungutan suara.
Sisa keuntungan biasanya digunakan untuk investasi oleh manajemen perusahaan.

Secara umum, ini mengindikasikan perusahaan yang berkembang pesat dengan banyak peluang baru (misalnya Tesla) cenderung membayar proporsi keuntungan mereka sebagai dividen yang lebih rendah daripada perusahaan di industri yang lebih matang namun tumbuh lebih lambat (misalnya Tesco).

Jadwal Pembagian Dividen

Dividen biasanya dibayarkan setiap semester, meskipun beberapa perusahaan membayarnya setiap tiga bulan dan yang lain setiap satu tahun.

Selain menentukan persentase keuntungan yang akan dialokasikan untuk pembayaran dividen, dewan direksi juga akan menetapkan "tanggal pencatatan". Ini adalah tanggal dimana perusahaan akan melihat daftar sahamnya untuk menentukan siapa pemegang sahamnya dan siapa yang berhak atas pembayaran dividen.

Oleh karena itu, Anda harus menjadi pemilik saham terdaftar pada tanggal pencatatan agar memenuhi syarat untuk pembayaran dividen. Biasanya, ada jeda beberapa hari antara waktu saham diperdagangkan dan pembaruan pada daftar pemegang saham. Ini berarti bahwa penting untuk benar-benar membeli saham setidaknya dua hari kerja sebelum tanggal pencatatan untuk memastikan Anda terdaftar tepat waktu. Tanggal ini dikenal sebagai "tanggal ex-dividen" yang menginfokan kepada calon investor bahwa jika mereka belum membeli saham sebelum tanggal ini, maka mereka tidak akan memenuhi syarat untuk pembayaran dividen yang dijadwalkan.

Oleh karenanya, saham biasanya akan turun harganya pada tanggal ex-dividen dibanding jumlah yang dibayarkan dalam dividen tersebut. Sebagai contoh, Perusahaan X akan membayar £1 sebagai dividen dan tanggal ex-dividen adalah besok. Jika sahamnya menutup hari ini dengan harga £25, maka harga pembukaan resmi besok adalah £24. Penyesuaian ini dapat memengaruhi indeks, yang juga akan kami tunjukkan di bawah.

Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang investasi dividen dan topik perdagangan lainnya, Anda dapat mendaftar ke salah satu webinar gratis, Zero to Hero, dengan mengklik spanduk di bawah ini:

Belajar trading gratis dengan Zero to Hero dari Admiral Markets Indonesia

Jenis Dividen

Ada beberapa jenis dividen:

  • Dividen Tunai
    • Ini adalah metode yang paling umum untuk melakukan pembayaran dividen. Sesuai dengan namanya, perusahaan membayar dividen kepada pemegang sahamnya dengan uang tunai
  • Dividen Saham
    • Jika perusahaan kekurangan kas operasi, mereka dapat memilih untuk menerbitkan saham tambahan kepada pemegang saham. Pemegang saham menerima "saham bonus" ini secara proporsional berdasarkan jumlah saham yang mereka miliki
    • Hal tersebut dilakukan perusahaan dengan cara menambah jumlah saham beredar di perseroan, mirip dengan pemecahan saham
  • Dividen Properti
    • Seperti dividen saham, dividen properti akan dikeluarkan ketika sebuah perusahaan kekurangan kas operasi untuk membayar dividen tunai. Tipe dividen ini dibayarkan dalam bentuk aset fisik yang dianggap bisa dilepas oleh perusahaan
  • Dividen Skrip atau Dividen Warkat
    • Dalam keadaan ini, perusahaan menerbitkan surat perjanjian hutang kepada pemegang saham yang mengkonfirmasikan pembayaran dividen di masa depan. Surat perjanjian hutang ini mungkin memiliki bunga, tetapi tidak harus selalu begitu
    • Skenario ini dapat terjadi ketika perusahaan memerlukan waktu tambahan untuk mengubah aset lancar menjadi uang tunai
  • Dividen Obligasi
    • Dividen obligasi sangat mirip dengan dividen skrip atau dividen warkat, tetapi memiliki tanggal jatuh tempo (atau pembayaran) di masa depan. Obligasi ini selalu berbunga
  • Dividen Likuidasi
    • Jenis dividen terakhir ini terjadi ketika perusahaan membayar kembali investasi modal awal pemegang saham. Hal ini umumnya dipandang sebagai langkah awal perusahaan untuk menutup bisnis.

Dewan direksi memutuskan berapa persentase keuntungan yang akan dibayarkan kepada pemegang saham sebagai dividen serta bagaimana cara mereka untuk melakukan pembayaran dividen. Mereka kemudian mengajukan proposal untuk pemungutan suara pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Cara Menghitung Dividen Saham

Imbal hasil dividen menunjukkan berapa banyak perusahaan membayar dividen setiap tahun sehubungan dengan harga sahamnya saat ini. Hal ini merupakan faktor yang sangat penting untuk dipertimbangkan ketika berinvestasi dengan dividen.

Untuk menghitung hasil dividen, kita harus membagi dividen tahunan per saham dengan harga saham saat ini dan kemudian mengalikan hasilnya dengan 100.

Contoh:

Pendapatan berupa dividen tunai dianggap sebagai pengembalian modal dan oleh karena itu dikenakan pajak di Inggris. Namun, ada kelonggaran dividen tahunan, yang tidak kena pajak, saat ini £2.000 untuk tahun pajak 6 April 2020 - 5 April 2021.

Jumlah pajak yang Anda bayarkan atas dividen di atas £2.000 didasarkan pada kelompok pajak penghasilan Anda.

Tarif Pajak Dividen Inggris

Tarif Pajak Dividen di Inggris

Sumber: GOV.UK - Pajak Dividen - 6 April 2020 - 5 April 2021

Penyesuaian Dividen dalam Indeks

Seperti yang kita lihat pada pembahasan sebelumnya, harga saham akan dipengaruhi oleh dividen pada tanggal ex-dividend. Ini juga akan mempengaruhi indeks.

Indeks yang paling populer seperti FTSE100 dan S&P 500 secara sederhana menggabungkan harga sekelompok saham dan mengabaikan fakta bahwa beberapa pergerakan harga disebabkan oleh efek tanggal ex-dividen.

Ini berarti bahwa jika segelintir perusahaan konstituen indeks besar membayar dividen besar dan memiliki tanggal ex-dividen yang sama, maka indeks tersebut akan mengalami tekanan ke bawah yang dapat diprediksi pada tanggal tersebut.

Indeks lain, biasanya diberi label sebagai indeks pengembalian total atau Total Return Indices (TRI), mencoba menangkap keuntungan total sekelompok saham, termasuk dividen. Indeks-indeks ini tidak tunduk pada volatilitas yang disebabkan oleh ex-dividen.

Misalnya, DAX-30 memiliki dua versi: versi "indeks harga" dan versi "indeks kinerja" yang mencakup keuntungan total. Tidak seperti biasanya, ini adalah indeks kinerja yang paling umum digunakan.

PENTING: Penting bagi setiap investor untuk memahami indeks perdagangan derivatif untuk memahami perlakuan dividen oleh indeks yang diperdagangkan.

Bersama Admiral Markets, Anda dapat berdagang indeks FTSE100, S&P 500, DAX-30, dan banyak indeks lainnya menggunakan Contracts for Difference (CFD). CFD memiliki berbagai keuntungan termasuk margin rendah dan leverage.

Mulai trading di DAX30, S&P 500, Dow Jones, FTSE100, dan banyak lagi!

Berdagang CFD di DAX 30

CFD memungkinkan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga naik dan turun dari suatu aset. CFD juga memungkinkan Anda untuk berdagang menggunakan leverage.

Jika Anda adalah klien ritel (pedagang non-profesional), Anda dapat mengakses leverage hingga maksimum 1:30 perdagangan CFD di Inggris. Admiral Markets menawarkan leverage maksimum 1:20 untuk klien ritel CFD. Mari kita lihat contoh bagaimana leverage CFD bekerja di bawah ini:

Misalkan kita ingin membuka posisi beli ("long") pada CFD DAX30:

  • Kita membuka posisi di 9000 poin
  • Biaya untuk posisi ini adalah €9.000
  • Pialang/broker kami menawarkan leverage 1:20
  • Margin = 9.000 / 20 = 450

Margin menunjukkan jumlah uang yang harus dimiliki pedagang di akun mereka untuk membuka posisi ini. Oleh karena itu, dalam contoh ini, kita memerlukan € 450 di akun trading untuk menyelesaikan transaksi.

Leverage dapat digunakan untuk meningkatkan potensi keuntungan Anda, namun Anda harus berhati-hati karena ini juga dapat meningkatkan kerugian Anda jika pasar bergerak melawan perkiraan Anda. Untuk mengilustrasikan hal ini, mari lanjutkan contoh di atas dengan dua kemungkinan hasil yang berbeda:

  1. Contoh 1: DAX30 meningkat menjadi 9050 poin dan kita memutuskan untuk menutup posisi. Dalam keadaan ini, kita telah memperoleh keuntungan sebesar €50 karena pasar telah bergerak sesuai keinginan
  2. Contoh 2: DAX30 kehilangan harga dan kita menutup posisi pada 8950 poin. Oleh karena pasar bergerak melawan kita, maka kita mengalami kerugian sebesar €50

Dengan Admiral Markets, Anda dimungkinkan untuk menentukan harga setiap poin di DAX30. Ini bisa berupa €1, €2, atau €50, tergantung pada jumlah kontrak per pesanan. Oleh karena itu, jika DAX30 bergerak 10 poin, Anda akan menang atau kalah masing-masing €10, €20 atau €500.

Berdagang DAX30 dengan MetaTrader 5 Supreme Edition

Add-on MetaTrader 5 Supreme Edition dari Admiral Markets memungkinkan Anda untuk memperdagangkan CFD di DAX30 dengan mudah. Di bawah ini kita akan melihat beberapa fitur yang tersedia.

Mini-Terminal memungkinkan Anda untuk mengatur jumlah yang ingin Anda perdagangkan dalam Euro, demikian juga dengan mudah membuka dan menutup posisi Anda, dengan kemungkinan tambahan penutupan parsial. Anda juga memiliki opsi untuk melindungi open position Anda di bursa saham.

Grafik Per Jam DAX30 pada MetaTrader 5 dengan Add-on MT5 Supreme Edition

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5 dengan add-on MT5SE. Grafik DAX30 H1. Diambil pada 7 Juli 2020 pukul 13:55 GMT. Satu-satunya tujuan bagan ini adalah untuk mengilustrasikan konten artikel dan sama sekali tidak menyiratkan rekomendasi untuk perdagangan.

Terminal trading memungkinkan Anda untuk mengelola akun trading DAX30 Anda secara efektif dan efisien serta semua pesanan terbuka Anda. Dengan add-on Supreme Edition, Anda juga akan memiliki akses ke berbagai indikator harga tambahan untuk membantu Anda mendapatkan lebih banyak informasi dari grafik. Simulator trading akan memungkinkan Anda untuk menguji strategi trading Anda dengan DAX30 pada data harga historis.

Jika Anda ingin berlatih trading DAX30 menggunakan CFD di lingkungan bebas risiko, Anda dapat membuka akun demo gratis dengan Admiral Markets dengan mengklik banner di bawah ini:

Buka Akun Demo Gratis

Artikel lainnya yang mungkin menarik bagi Anda

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker Forex dan CFD yang teregulasi secara global dan telah memenangkan banyak penghargaan. Admiral Markets menawarkan perdagangan di lebih dari 8.000 instrumen keuangan melalui platform perdagangan paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Yuk, mulai trading hari ini!

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh diartikan sebagai berisi nasihat investasi, rekomendasi investasi, penawaran atau ajakan untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Mohon dicatat bahwa analisis perdagangan seperti itu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk kinerja saat ini atau masa depan, karena keadaan dapat berubah seiring waktu. Sebelum membuat keputusan investasi, Anda harus meminta nasihat dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami seluruh resikonya.

CFD adalah instrumen kompleks yang membawa risiko tinggi terjadinya kerugian dengan cepat karena penggunaan leverage.