Kami menggunakan cookies untuk memberi Anda pengalaman terbaik di situs web kami. Dengan terus menelusuri situs web ini, Anda memberi izin atas penggunaan cookies tersebut. Untuk detail lebih lanjut, termasuk cara mengubah preferensi Anda, silakan baca Kebijakan Privasi.
Info Selengkapnya Setuju

Option Trading Vs CFD Trading

Juni 15, 2020 11:24 UTC
Waktu membaca: 12 menit

Pada artikel ini kami akan menjelaskan mengenai option trading untuk para pemula. Penjelasan akan dimulai dengan dasar-dasar option trading, bersama dengan contoh option trading. Kami juga akan membahas pro dan kontra dari option trading, dan membandingkannya dengan CFD Trading (Contracts for Difference). Pada akhirnya, jenis trading yang lebih sesuai untuk para pedagang di pasar keuangan saat ini juga akan dibahas.

Option Trading

Apa itu Option Trading?

Apa itu trading option? Option trading adalah sebuah bentuk spekulasi pada aset dasar. Aset-aset dasar dapat berupa saham, obligasi, komoditas atau jenis instrumen perdagangan lainnya. Karena hal tersebut, option trading juga dikenal sebagai produk 'derivatif', karena harga sebuah opsi berasal dari harga aset dasar.

Option trading awalnya berasal dari zaman Yunani kuno, dimana pedagang pada zaman melakukan spekulasi tentang panen zaitun. Namun, saat ini Anda dapat menggunakan strategi option trading di sebagian besar jenis pasar seperti pasar forex, saham, komoditas, obligasi, serta indeks pasar saham.

Bagi mereka yang berpartisipasi dalam option trading secara online, salah satu metode paling populer adalah untuk melakukan trading pada opsi saham. Jika Anda membeli kontrak opsi maka Anda akan menerima hak untuk membeli atau menjual aset dasar pada harga yang ditentukan sebelum atau pada tanggal tertentu di masa depan.

Cara kerja option trading, sangat mirip dengan bentuk spekulasi lain dalam hal memprediksi arah pergerakan pasar. Namun, karena kontrak opsi memiliki tanggal jatuh tempo, maka pedagang juga perlu memikirkan tentang berapa lama pasar akan terus bergerak ke arah tertentu dan juga volatilitas yang diharapkan. Untuk saat ini, mari kita fokus pada dua jenis kontrak yang tersedia saat option trading - call dan put.

Bagaimana Cara Kerja Option Trading?

Ketika Anda memulai dalam perdagangan opsi, elemen pertama yang perlu Anda pelajari adalah dua jenis kontrak opsi yang tersedia. Mereka dikenal sebagai option 'call' dan option 'put'. Penting untuk diingat bahwa selalu ada dua sisi untuk setiap transaksi opsi - pembeli kontrak opsi, dan penjual kontrak opsi (dikenal sebagai penulis). Meskipun Anda dapat menggunakan opsi di sebagian besar pasar keuangan, mari kita tetap gunakan perdagangan opsi saham untuk pembahasan berikut ini.

Apa itu Option Call?

Option call atau opsi beli adalah suatu hak untuk membeli saham perusahaan pada harga yang telah ditentukan (harga kesepakatan (strike price)) pada tanggal yang telah ditentukan (jatuh tempo). Penjual dari option call adalah pihak yang memiliki kewajiban. Dengan kata lain, jika pembeli option call memutuskan untuk mengambil opsi untuk membeli saham (dikenal sebagai menggunakan opsi), maka penulis option call diwajibkan untuk menjual saham mereka kepada pembeli dengan harga kesepakatan yang telah ditentukan.

Katakanlah seorang pedagang membeli option call saham Apple dengan harga kesepakatan di $180, yang akan berakhir setelah enam minggu. Hal ini berarti bahwa pedagang yang membeli option call memiliki hak untuk menggunakan opsi tersebut (yaitu hak untuk membeli saham), dengan membayar sebesar $180 per saham.

Jika harga saham Apple naik hingga $200 di dalam periode waktu enam minggu tersebut, maka menggunakan opsi tersebut merupakan kesepakatan yang bagus untuk pembeli, karena mereka bisa mendapatkan saham dengan harga lebih rendah daripada yang akan mereka bayarkan di pasar terbuka.

Penulis option call kemudian memiliki kewajiban untuk memberikan saham tersebut sebesar $180 per saham, tidak peduli berapa harga yang sebenarnya yang mendasari Apple. Jika harga saham Apple telah turun menjadi $150, di sisi lain, pembeli tidak memiliki kewajiban untuk melaksanakan kontrak opsi. Dalam hal ini, pembeli akan membiarkan kontrak berakhir, dan penulis akan mempertahankan bagiannya.

Ketika harga aset yang mendasarinya bergerak melewati harga kontrak dan menguntungkan pembeli opsi, maka istilah untuk situasi tersebut adalah "in the money", namun jika sebaliknya maka disebut sebagai "out the money". Dalam contoh di atas, dengan saham Apple seharga $200, opsinya adalah $20 in the money dan dengan harga saham $150, opsinya adalah $30 "out of money".

Apa itu Put Option?

Opsi jual atau put option adalah suatu hal untuk menjual saham yang mendasarinya pada harga kesepakatan yang telah ditentukan dengan jatuh tempo yang telah ditentukan. Penjual put option berkewajiban untuk membeli saham pokok dengan harga kesepakatan jika pembeli menggunakan hak mereka untuk menjual pada atau sebelum tanggal jatuh tempo. Dalam put option, pedagang bertaruh pada kejatuhan dalam harga saham, dan pada dasarnya adalah melakukan shorting (atau short selling) pada pasar.

Mari kita lihat contoh perdagangan opsi saham:

Katakanlah Tesla diperdagangkan di harga $360 per saham dan bahwa harga kesepakatan put option di harga $360 (yaitu hak untuk menjual saham di harga $360 per saham) adalah $6 per kontrak dan berakhir dalam waktu tiga bulan. Karena satu kontrak opsi sama dengan 100 saham, maka biaya 1 put adalah sebesar $600 (100 saham x 1 put x $6) - hal ini juga dikenal sebagai premi opsi.

Oleh karena itu, harga impas pedagang adalah harga kesepakatan dikurangi harga put. Dalam contoh ini, jumlahnya adalah $354 ($360 - $6).

Jika pada tanggal berakhirnya kontrak, harga saham yang mendasari Tesla diperdagangkan di antara $354 dan $360, maka opsi akan tetap memiliki nilai, tetapi tidak akan menunjukkan keuntungan. Jika harga saham naik di atas harga kesepakatan sebesar $360, maka opsi kemudian akan menjadi tidak berharga, dan pedagang akan kehilangan uang yang dibayarkan untuk put ($600). Namun, jika harga saham bergerak di bawah $354, maka pedagang akan mulai mendapatkan keuntungan.

Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang perdagangan, ikuti webinar gratis kami yang akan datang! Setiap minggu kami membahas berbagai topik perdagangan populer, termasuk pasar keuangan, strategi perdagangan, dan lainnya, semua disampaikan oleh tiga pedagang profesional. Klik banner di bawah ini untuk mendaftar sekarang!

Webinar Trading Gratis

Cara Trading Option: Strategi Option Trading

Sangat sedikit opsi saham yang benar-benar jatuh tempo dan dialihkan. Hal ini karena sebagian besar pedagang hanya menggunakannya sebagai alat untuk berspekulasi pada pergerakan harga aset dasar dan menjual kembali opsi (biasanya kembali ke penulis) untuk menutup posisi mereka dan menerima keuntungan ataupun kerugian.

Namun, tidak semua opsi mengikuti besarnya pergerakan harga dari aset dasar mereka. Hal ini dikarenakan nilai opsi cenderung menurun semakin mendekati jatuh tempo. Hal tersebut adalah karakteristik yang secara fundamental berbeda dengan hanya membeli sebuah saham.

Hal ini mungkin terdengar aneh, namun ini hanyalah satu di antara banyak alasan, mengapa banyak pedagang pemula kehilangan uang dalam option trading. Itulah sebabnya, ketika menggunakan strategi trading option, sangat penting untuk memahami Delta, Vega, Gamma dan Theta dari Yunani. Karena keempat hal ini digunakan sebagai nilai statistik untuk mengukur risiko terlibat dalam option trading:

  • Delta : Nilai yang mengukur sensitivitas harga opsi terhadap perubahan harga aset dasar. Delta adalah jumlah poin yang diharapkan harga opsi untuk bergerak untuk setiap perubahan satu poin dalam aset yang mendasarinya. Satu poin dalam aset yang mendasari tidak akan selalu sama dengan satu poin dalam nilai opsi Anda. Nilai delta berkisar dari 0 dan 1 untuk call option, dan 0 dan -1 untuk put option.
  • Vega : Biasanya, semakin tinggi volatilitas harga aset dasar, maka semakin tinggi harga opsi tersebut. Hal ini dikarenakan volatilitas dapat meningkatkan peluang harga melampaui harga kesepakatan dan memberikan keuntungan. Vega mengukur sensitivitas opsi terhadap perubahan volatilitas aset dasar. Vega mewakili jumlah harga opsi yang akan berubah sebagai respons terhadap perubahan 1% dalam volatilitas pasar yang mendasarinya.
  • Gamma : Nilai Gamma mengukur sensitivitas nilai delta sebagai respons terhadap perubahan harga dalam instrumen yang mendasarinya.
  • Theta : Nilai Teta mengukur jatuh tempo dari suatu opsi. Semakin dekat opsi bergerak ke tanggal jatuh tempo, maka semakin berkurang harga opsi tersebut. Theta mengukur nilai dolar teoritis opsi yang hilang setiap harinya.

Seperti yang Anda telah pelajari, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika melakukan option trading. Hal tersebut disamping data analisis yang diperlukan untuk menemukan perdagangan yang menguntungkan, menganalisis arah, dan menemukan area dengan peluang pembelian atau penjualan, dan kapan harus keluar dari perdagangan. Kompleksitas option trading hanyalah salah satu dari banyak alasan mengapa pedagang beralih ke produk lain untuk berspekulasi di pasar keuangan, contohnya seperti CFD (Contracts for Difference).

Option Trading Vs CFD Trading

CFD trading, seperti halnya option trading, juga merupakan produk derivatif yang memungkinkan pedagang untuk berspekulasi tentang naik turunnya harga pada pasar keuangan. CFD trading adalah kontrak antara dua pihak, pembeli dan penjual. CFD menetapkan bahwa penjual akan membayar pembeli perbedaan harga antara nilai pasar saat ini, dan ketika pembeli memilih untuk mengakhiri kontrak.

Dalam hal ini, penjual biasanya adalah broker Anda. Pada CFD trading, pedagang hanya membayar perbedaan antara harga pembukaan dan penutupan pasar yang mendasarinya. Tidak seperti option trading, di mana pergerakan satu titik dalam aset yang mendasari tidak selalu sama dengan gerakan satu titik dalam kontrak opsi, CFD trading melacak aset yang mendasari lebih dekat. Berikut adalah beberapa perbedaan utama antara option trading dan CFD trading:

Option Trading

CFD Trading

Tanggal jatuh tempo kontrak - pasar mungkin terus bergerak menguntungkan Anda setelah opsi Anda berakhir, dalam hal ini Anda tidak akan mendapat untung dari perpindahan tersebut

Umumnya tidak ada tanggal jatuh tempo

Tidak semua saham dan instrumen tersedia untuk diperdagangkan dalam option trading

Pedagang dapat memperdagangkan lebih dari 3.000+ instrumen pasar

Penulis opsi terpapar pada kerugian tanpa batas

Pedagang dapat menggunakan stop loss dan perintah perlindungan volatilitas untuk mengelola risiko

Nilai opsi menurun dari waktu ke waktu dan dianggap sebagai 'aset terbuang' seiring jatuh tempo

Tidak ada jatuh tempo pada kontrak CFD - dapatkan keuntungan atau kerugian secara penuh

Pedagang opsi harus memiliki minimal deposit sebesar $2.000 di akun perdagangan mereka setiap saat sebagai persyaratan minimum, dengan minimum $25.000 untuk option trading harian

Pedagang dapat membuka akun CFD hanya dengan deposit sebesar $200

Ada juga beberapa fitur CFD trading yang berbeda seperti:

  • Leverage: Pedagang ritel dapat memperdagangkan posisi yang mencapai 30 kali saldo akun mereka (tergantung pada jenis instrumen) berkat fasilitas leverage. Seorang pedagang profesional dapat memperdagangkan posisi 500 kali saldo akun mereka (Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut, pastikan untuk memeriksa Persyaratan Ritel & Profesional Admiral Markets ).
  • Trading ke segala arah: Penempatan posisi long atau short di pasar mana pun, dan lakukan perdagangan dengan arah berlawanan atau hedging untuk melindungi nilai akun Anda.
  • Pertahankan posisi perdagangan (hold) selama yang Anda inginkan: Dengan CFD Anda dapat berdagang masuk dan keluar dari pasar dalam hitungan detik, atau Anda dapat mempertahankan posisi perdagangan selama berhari-hari, berminggu-minggu, atau berbulan-bulan.
  • Alat manajemen risiko canggih: Gunakan perintah stop loss dan take profit untuk meminimalkan risiko.
  • Akses pasar global seperti:
    • CFD Forex
    • CFD Saham
    • CFD Indeks
    • CFD Komoditas
    • CFD Obligasi
    • CFD Mata Uang Kripto

Cara Memulai CFD Trading Hari Ini

Langkah 1: Platform Trading Anda

Memilih platform trading yang tepat adalah salah satu hal pertama yang harus dipertimbangkan saat ingin memulai trading. Menemukan platform option trading terbaik bisa sedikit rumit, karena tidak semua platform option trading menawarkan berbagai jenis pasar yang dibutuhkan trader di pasar global saat ini.

Meskipun memiliki akses ke pasar global adalah penting, faktor-faktor lain seperti stabilitas, keramahan pengguna dan aksesibilitas juga penting. Kini, dengan CFD trading Anda dapat memulai perdagangan pada platform trading yang paling banyak digunakan dan terkenal di dunia seperti:

Platform MetaTrader adalah perangkat lunak praktis untuk CFD trading yang digunakan di seluruh dunia. Hal ini juga berarti bahwa ada lebih banyak dukungan dan fitur yang tersedia untuk pedagang secara individu jika dibandingkan dengan platform trading lainnya.

Langkah 2: Metodologi Trading Anda

CFD trading adalah bentuk spekulasi sederhana di pasar keuangan. Namun, dengan begitu banyak potensi perdagangan yang tersedia di begitu banyak pasar - di mana beberapa bahkan melakukan trading selama 24 jam sehari - bagaimana seorang pedagang dapat menemukan keuntungan terbaik terhadap risiko yang ada? Jawabannya adalah dengan memiliki metodologi trading yang sesuai dengan:

  • Rutinitas Anda : Kapankah Anda dapat melihat pasar setiap harinya?
  • Gaya Trading Anda : Apakah gaya trading Anda? Apakah Anda seorang pedagang harian, scalper, swing trader atau Anda lebih senang mengelola perdagangan seperti investor dalam jangka panjang?
  • Jenis Pasar : Di pasar manakah Anda ingin melakukan perdagangan? Pasar saham, forex, komoditas, ataukah indeks?
  • Strategi Trading Anda : Bagaimana Anda membuat keputusan trading untuk membeli, menjual, atau keluar dari posisi trading dengan mendapatkan keuntungan atau kerugian?

Anda mungkin belum tahu jawaban untuk beberapa atau salah satu dari pertanyaan ini. Namun, penting untuk diingat bahwa trading adalah upaya praktis, di mana membuka akun langsung dan melihat bagaimana pasar bergerak dapat membantu Anda memahami lebih lanjut tentang bagaimana pasar bekerja. Sekarang Anda tahu lebih banyak tentang option trading, CFD trading, serta cara memulai - lalu apa langkah selanjutnya?

Trading dengan Admiral Markets - MetaTrader 5

Dengan Admiral Markets, Anda dapat mengunduh MetaTrader 5 secara GRATIS dan memulai perjalanan trading Anda dengan platform trading canggih! Dapatkan akses ke analisis grafik lanjutan, tren pasar terbaru, pengetahuan tambahan dari para trader profesional, dan masih banyak lagi. Klik banner di bawah ini untuk mengunduh MetaTrader 5 secara GRATIS!

https://admiralmarkets.com/id/trading-platforms/metatrader-5

Artikel lainnya yang mungkin menarik bagi Anda

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 8.000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

***

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh diartikan sebagai saran investasi, rekomendasi investasi, tawaran atau rekomendasi untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Harap dicatat bahwa analisis trading bukanlah indikator yang pasti untuk kinerja saat ini atau di masa mendatang, karena keadaan dapat berubah seiring berjalannya waktu. Sebelum membuat keputusan investasi, Anda harus mencari nasihat dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami risikonya.

CFD adalah instrumen kompleks yang membawa risiko tinggi terjadinya kerugian dengan cepat karena penggunaan leverage.