Cara Investasi Properti Tanpa Membeli Rumah

Juli 25, 2021 02:52 UTC
Waktu membaca: 15 menit

Bagi kebanyakan orang, investasi properti adalah ide yang bagus. Namun dengan harga rumah di Inggris yang berkisar lebih dari £250,000 contohnya – membeli properti untuk investasi sama sekali tidak mudah bagi kebanyakan orang.

Bagaimana apabila saat ini kami memberikan solusi kepada Anda, cara berinvestasi properti tanpa harus membeli sebuah rumah? Betul sekali, faktanya terdapat banyak cara untuk berinvestasi dalam sektor properti tanpa membeli sesuatu yang terbuat dari batu bata dan mortar. Pada artikel ini, kami akan menjelaskan beberapa metode tersebut, menjelaskan alasan mereka ingin berinvestasi properti dan menjelaskan bagaimana Anda dapat mulai berinvestasi properti dengan Admirals (sebelumnya Admiral Markets).

Mengapa Berinvestasi dengan Properti?

Sementara para investor mungkin memiliki perbedaan pendapat tentang banyak hal, satu hal yang akan selalu diberitahu oleh setiap investor sukses kepada Anda adalah pentingnya diversifikasi.

Seperti kata pepatah: “jangan taruh semua telur Anda dalam satu keranjang” dan hal yang sama berlaku untuk investasi. Memegang beragam aset yang berbeda sangat mengurangi risiko Anda dengan berkurangnya ketergantungan Anda pada kinerja aset atau pasar tertentu. Oleh sebab itu, potensi kemunduran pada suatu pasar tidak akan membahayakan seluruh investasi Anda dan diharapkan dapat dikompensasikan di tempat lain.

Pasar properti, khususnya, cenderung memiliki kinerja yang berbeda dengan kelas aset utama lainnya, dan menjadikannya kandidat yang baik untuk mendiversifikasikan portofolio Anda.

Alasan penting lainnya untuk berinvestasi properti adalah, secara historis, properti telah terbukti menjadi pelindung anggaran yang baik ketika terjadi inflasi. Ketika inflasi naik, nilai banyak instrumen keuangan cenderung akan turun atau tidak mengikuti inflasi, termasuk uang tunai, sebagian besar obligasi, dan beberapa saham. Sebaliknya, secara historis, nilai jual properti berkinerja dengan baik saat terjadi inflasi.

Investasi Properti Tanpa Membeli Rumah

Seperti yang telah kami singgung sebelumnya ada beberapa metode yang tersedia untuk berinvestasi properti yang tidak melibatkan pembelian rumah, jadi apakah ini sebenarnya? Pada artikel ini kami akan membahas alat investasi properti berikut:

  • Saham Properti
  • Dana Investasi Real Estat (DIRE)
  • Dana Properti
  • Exchange-Traded Fund (ETF)

tidak mempertimbangkan bahwa jenis investasi ini dapat digunakan untuk menargetkan pasar properti secara khusus.

Beberapa opsi diatas memungkinkan para investor yang merasa optimis pada sektor properti untuk mendapatkan keuntungan investasi properti, tanpa harus membeli rumah. Pada bagian berikut ini, kami akan menjelaskan masing-masing dengan rinci dan membantu anda memutuskan mana yang terbaik untuk Anda.

Tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang trading dan investasi? Mengapa tidak mendaftarkan diri ke salah satu webinar kami? Sesi langsung ini tersedia setiap hari dari Senin sampai Jumat dan pastinya gratis! Klik spanduk di bawah ini untuk melihat jadwal terbaru dan daftar webinar hari ini:

Saham Properti

Kami akan mulai dengan instrumen yang paling familiar pada daftar kami, yang hanya perlu sedikit pengenalan: saham.

Bagi Anda yang ingin berinvestasi di bidang properti, saham menwarkan kesempatan untuk berinvestasi secara langsung pada perusahaan yang bergerak dalam industri tersebut. Perusahaan pembangunan rumah adalah salah satu contoh investasi properti, yang, karena alasan yang jelas, mendapatkan banyak keuntungan dari pasar properti yang kuat.

Di bawah ini kita dapat melihat bahwa grafik mingguan jangka panjang dari Persimmon, sebuah perusahaan pembangunan rumah Inggris. Sejak 2009, sebagian besar harga saham mengalami peningkatan dan, meskipun mengalami penurunan tajam selama pandemi Covid-19 berlangsung, sejak itu pula sudah hampir pulih dari tingkat harga pada awal pandemi.

Sumber: Admirals MetaTrader 5 – Grafik Mingguan Persimmon PLC (PSN). Rentang Data: 20 Desember 2009 - 20 Mei 2021. Diakses pada: 20 Mei 2021. Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator penentu untuk hasil di masa depan.

DIRE

Menggunakan sejumlah uang dari investor, Dana Investasi Real Estat (DIRE) memperoleh atau mengembangkan, dan biasanya juga mengelola, berbagai jenis properti yang menghasilkan pendapatan, seperti bangunan apartemen, perkantoran, pusat perbelanjaan dan hotel. DIRE memungkinkan investor-investor mereka untuk menikmati sebagian keuntungan investasi properti yang menghasilkan pendapatan tanpa harus membeli atau mengelola properti itu sendiri.

DIRE terdaftar dalam bursa saham di mana saham mereka diperjualbeilkan, persis seperti perusahaan publik mana pun. Namun faktanya, walaupun memiliki unsur kata “dana” dalam namanya, DIRE sebenarnya adalah perusahaan, tetapi perusahaan yang mendapat perlakuan pajak khusus.

Perusahaan yang memenuhi syarat untuk status DIRE di Inggris dibebaskan dari pajak perusahaan atas bisnis sewa dan juga dari pajak capital gain yang timbul saat menjual properti ini.

Sebagai imbalan atas perlakuan pajak yang menguntungkan ini, salah satu syarat yang diberlakukan pada DIRE adalah mereka harus membagikan 90% dari laba bebas pajak mereka kepada pemegang saham dalam bentuk dividen – atau yang dikenal dengan Property Income Distribution (PID). 

Oleh sebab itu, DIRE dapat mewakili investasi pendapatan yang baik, karena pemegang saham dijamin mendapatkan dividen tetapi dengan syarat bisnis persewaan properti DIRE harus menghasilkan keuntungan.

Karena DIRE diperdagangkan di bursa saham, harganya ditentukan oleh tingkat penawaran dan permintaan pada pasar dan dapat berfluktuasi setiap saat. Artinya, terkadang harga saham DIRE berbeda dengan Nilai Aktiva Bersihnya (NAB). 

NAB dihitung dengan membagi anggaran bersih dengan jumlah saham yang beredar. Jika harga saham DIRE diperdagangkan lebih rendah dari NAB-nya, maka dapat dikatakan bahwa harga tersebut adalah harga diskon. Jika di sisi lain, DIRE diperdagangkan dengan harga yang lebih tinggi dari NAB-nya, maka harga tersebut merupakan harga terbaik.

Regional REIT - Peluang Investasi Tahun 2021?

Di bawah ini adalah grafik mingguan untuk Regional, sebuah DIRE Inggris yang berinvestasi dalam properti komersial, dengan fokus pada gedung perkantoran.

Gambar: Admirals MetaTrader 5 – Grafik Mingguan Regional REIT Ltd (RGL). Rentang Tanggal: 1 November 2015 - 20 Mei 2021. Diakses pada: 20 Mei 2021. Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator penentu untuk hasil di masa depan.

Kita dapat melihat bahwa DIRE mengalami penurunan harga saham yang tajam selama wabah pandemi pada Maret 2020, yang dari saat itu belum sepenuhnya pulih.

Dalam laporan tahunan perusahaan, yang dirilis pada bulan April, kami mengetahui bahwa, per 31 Desember 2020, portofolio mereka bernilai £732,4 juta. Ini setara dengan NAB yang berkisar 97,5p per saham. Pada waktu penulisan (20 Mei 2021), harga saham Regional berada di sekitar 88p, yang artinya, berdasarkan penilaian portofolionya dari akhir tahun 2020, DIRE diperdagangkan dengan diskon sekitar 10%.

Kami juga mengetahui bahwa dalam laporan pada tahun 2020, nilai dividen per saham adalah 6,4p - yang menggambarkan hasil dividen yang cukup menarik yaitu sekitar 7% pada harga saham saat ini.

Jika berinvestasi properti melalui DIRE menjadi sebuah pertimbangan, keterangan penting lainnya yang juga harus dipertimbangkan adalah persentase hunian EPRA. Angka ini mewakili persentase perkiraan nilai sewa dari tempat yang saat ini disewakan, dibagi dengan perkiraan nilai sewa dari seluruh portofolio. Untuk DIRE Regional, angka ini mencapai 89,4% pada akhir tahun 2020.  

Trading Dengan Akun Demo Bebas Risiko

Tertarik dengan trading dan investasi tetapi belum siap untuk mempertaruhkan modal Anda sendiri? Akun trading demo memungkinkan Anda untuk berlatih trading menggunakan mata uang virtual dalam kondisi pasar yang nyata! Klik spanduk di bawah ini untuk membuka akun demo hari ini: 

Dana Properti

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan reksa dana, namun Anda mungkin tidak menyadari bahwa sebagian reksa dana secara khusus berfokus pada pasar properti.

Dana properti, atau dana real estat, menggunakan gabungan modal investor  untuk berinvestasi dalam portofolio properti yang berkaitan dengan sekuritas. Dana properti dapat dikelola secara aktif maupun pasif dan dapat terdiri dari berbagai jenis sekuritas.

Beberapa dana properti berinvestasi langsung pada properti fisik, umumnya komersial, dan menghasilkan pendapatan sewa, sementara sebagian yang lain memilih untuk menargetkan saham, DIRE, obligasi atau gabungan ketiganya. 

Sebelum berinvestasi dengan reksa dana properti, sangat penting untuk memahami pendekatan mana yang digunakan reksa dana tersebut, tetapi sebelum kita membahasnya, ada baiknya kita mengingat kembali mekanisme dasar reksa dana.

Ketika berinvestasi pada reksa dana – atau, seperti pembahasan saat ini, dana properti – investor membeli saham pada reksa dana dari perusahaan yang mengelolanya. NAB, yang adalah harga di mana investor membeli dana tersebut, dihitung sekali sehari, pada saat penutupan pasar, dan harga ini akan ditetapkan hingga penutupan pasar untuk hari berikutnya, terlepas dari apa yang terjadi pada kepemilikan dana tersebut di saat itu.

Proses yang sama terjadi secara terbalik ketika seorang investor memutuskan untuk melepaskan dana – saham mereka dijual kembali pada perusahaan di NAB. Seluruh dana properti memegang sebagian persentase dari dana investor secara kas, untuk dapat mengatasi likuidasi posisi investor.

Risiko Dana Properti

Sekarang, ingat kembali kami pernah mengatakan bahwa penting untuk memahami apakah reksa dana berinvestasi di properti fisik atau di saham, DIRE, dan obligasi? Baiklah, ini adalah alasannya: jika jumlah investor lebih tinggi dari yang diharapkan memutuskan bahwa inilah waktu yang tepat untuk menguangkan investasi mereka pada saat yang sama – itu mungkin, dan sama sekali tidak pernah terdengar – bahwa manajer dana tidak akan memiliki cukup uang di tangan untuk memungkinkan semua permintaan ini sekaligus.

Akibat yang akan terjadi dari situasi ini adalah bahwa dana tersebut akan dibutuhkan untuk menjual sebagian dari kepemilikan mereka untuk memenuhi keinginan investor. Sementara saham dan DIRE umumnya, namun tentu saja tidak selalu, mudah dan cepat untuk dijual, sebagai perbandingan, properti, khususnya porperti komersial, keduanya tidak termasuk. 

Meskipun penjualan properti cepat dapat memakan waktu berbulan-bulan; surveyor perlu dilibatkan, pengacara disiapkan, pinjaman disetujui dan, sementara itu, investor akan menunggu, belum dapat menarik uang mereka. Hal ini mengakibatkan manajer dana menjual properti paling menarik dalam portofolio untuk memudahkan penjualan yang lebih cepat, sehingga menyisakan investor yang tertinggal dengan kepemilikan yang kurang menarik.

Selama pandemi, beberapa dana properti Inggris ditangguhkan karena karna juru taksir tidak dapat menetapkan nilai yang akurat untuk porperti komersial. Penanggung Aviva menangguhkan tiga dana properti mereka selama 16 bulan, dan akhirnya mengambil keputusan untuk menutupnya pada Mei 2021. Setelah lebih dari satu tahun kelambanan, investor sekarang harus menunggu dana tersebut ditutup sebelum mereka menerima uang mereka kembali.

Intinya, berhati-hatilah terhadap dan properti yang hanya berinvestasi pada properti secara langsung!

ETF Properti

Dana yang Diperdagangkan di Bursa Properti (ETF) memiliki beberapa kesamaan dengan dana properti. Mereka berdua menggunakan modal investor untuk membeli sekelompok sekuritas pada sektor properti dan keduanya dapat dikelola secara pasif maupun aktif.

Namun, Properti ETF cenderung dikelola secara pasif. Dengan kata lain, mereka dirancang untuk melacak indeks pokoknya. Mereka tidak secara langsung berinvestasi dalam properti fisik tetapi cenderung memegang DIRE, saham pada perusahaan real estat atau obligasi.   

Berbeda dengan reksa dana, ETF terdaftar pada bursa efek dan, sama seperti saham, diperjualbelikan sepanjang hari. Hal ini berarti jika seorang investor ingin melikuidasi posisinya, mereka harus mencari klien untuk menjual saham ETF mereka.

Tidak seperti membeli DIRE atau saham secara langsung, properti ETF menawarkan investor diversifikasi instan pada sekelompok sekuritas hanya dengan satu investasi. Melalui cara ini, eksposur Anda terhadap pasar properti tidak terbatas pada satu perusahaan saja, tetapi tersebar di banyak perusahaan.

Selain itu, manajemen ETF bersifat sangat transparan – secara teratur melaporkan portofolio mereka dan setiap perubahan yang terdapat pada kepemilikan mereka.

Gambar: Admirals MetaTrader 5 – Grafik Harian iShares Developed Markets Property Yield UCITS USD Dist ETF (IWDP). Rentang Data: 14 November 2018 - 20 Mei 2021. Diakses pada: 20 Mei 2021. Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator penentu untuk hasil di masa depan.

Cara Investasi Properti dengan Admirals

Akun Invest.MT5 dari Admirals memungkinkan Anda berinvestasi di properti melalui REIT, saham, dan ETF! Untuk mulai berinvestasi, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Daftar akun Invest.MT5
  2. Mengunduh platform trading MetaTrader 5 
  3. Tekan Control + U untuk membuka halaman ‘Symbols’ seperti yang ada di bawah ini. Di sini Anda dapat mencari aset yang ingin Anda investasikan. Setelah menemukan, tekan 'Show Symbol' dan kemudian tekan 'OK'

Depicted: Admirals MetaTrader 5 - Symbols

  1. Head to the ‘Market Watch’ tab on the left hand side of your screen and locate the symbol which you added in the previous step. Once you have found it, right click and press ‘Chart Window’ to open its price chart.

Gambar: Admirals MetaTrader 5 – Grafik Harian The British Land Co PLC. Rentang Data: 8 Januari 2019 - 20 Mei 2021. Diakses Pada: 20 Mei 2021. Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator penentu untuki hasil di masa depan.

  1. Tekan ‘New Order’ pada bagian atas layar untuk membuka halaman Order seperti di bawah ini. Di sini Anda dapat mengisi jumlah pembelian yang Anda perlukan serta mengatur stop loss dan take profit jika diperlukan.

Gambar: Admirals MetaTrader 5 - The British Land Co PLC New Order

Kesimpulan

Berinvestasi properti tidak selamanya berarti menghabiskan ratusan ribu uang untuk membeli sebuah rumah dan semoga Anda sekarang lebih mengenal beberapa pilihan alternatif yang tersedia bagi para investor yang percaya diri dengan sektor properti.

Saham, DIRE, dana properti dan ETF semuanya dapat memberikan eksposur pada pasar ini serta diversifikasi untuk portofolio investasi Anda. Namun, sama seperti investasi lainnya, semua instrumen ini memiliki tingkat risiko yang tinggi.

Sebelum berinvestasi dengan properti, penting untuk mengevaluasi investasi yang bersangkutan secara menyeluruh dan memastikannya apakah sesuai dengan motif dan tujuan investasi Anda.

Berinvestasi Dengan Admirals

Selain sektor propertinya, akun Invest.MT5 juga memberikan Anda kesempatan untuk berinvestasi dengan lebih dari 4,300 saham dan dengan lebih dari 300 ETF dari 15 bursa saham terbesar di dunia! Memungkinkan Anda untuk berinvestasi di lebih dari 4.300 saham dan lebih dari 300 ETF dari 15 bursa saham terbesar di dunia! Keuntungan lain dari akun Invest.MT5 termasuk:

  • Penggunaan gratis platform trading yang terkenal di dunia, MetaTrader 5
  • Akses gratis ke portal Premium Analytics kami, dimana Anda bisa mendapat berita terbaru, wawasan teknis dan sentimen pasar – semuanya tanpa biaya tambahan!  
  • Membuka akun hanya dengan setoran minimum sebesar €1

Klik spanduk di bawah ini untuk membuat akun hari ini:

Artikel lain yang mungkin menarik bagi Anda

Tentang Admirals

Admirals adalah broker Forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan secara global, dan telah menawarkan lebih dari 8,000 trading instrumen keuangan melalui platform trading paling bergengsi di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh diartikan sebagai berisi nasihat investasi, rekomendasi investasi, penawaran atau rekomendasi untuk setiap transaksi pada instrumen keuangan. Harap dicatat bahwa analisis trading tersebut bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk kinerja saat ini atau masa depan, karena keadaan dapat berubah seiring waktu. Sebelum membuat keputusan investasi apa pun, Anda harus meminta nasihat dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami risikonya.

Roberto Rivero
Roberto Rivero Penulis Keuangan, Admirals, London

Roberto menghabiskan 11 tahun merancang sistem trading dan pengambilan keputusan untuk trader dan manajer investasi, serta 13 tahun lagi di S&P, bekerja dengan investor profesional.