Kami menggunakan cookies untuk memberi Anda pengalaman terbaik di situs web kami. Dengan terus menelusuri situs web ini, Anda memberi izin atas penggunaan cookies tersebut. Untuk detail lebih lanjut, termasuk cara mengubah preferensi Anda, silakan baca Kebijakan Privasi.
Info Selengkapnya Setuju

Apa Itu Stock Split dan Bagaimana Pengaruhnya terhadap Investor?

November 15, 2020 19:40 UTC
Waktu membaca: 14 menit

Stock split, atau share split, cukup banyak menjadi sorotan berita akhir-akhir ini. Anda mungkin pernah membaca tentang perusahaan yang melakukan stock split, seperti Apple dan Tesla. Tetapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan stock split? Apakah stock split penting bagi trader dan investor? Dan dapatkah seseorang membangun strategi trading yang terkait dengan stock split?

Dalam artikel ini kita akan menjawab semua pertanyaan-pertanyaan tersebut dan masih banyak lagi.

Apa itu Stock Split

Apa itu Stock Split?

Stock split terjadi ketika sebuah perusahaan memutuskan untuk menambah jumlah saham yang dimilikinya dan mendistribusikan saham baru tersebut kepada pemegang saham yang ada sebanding dengan kepemilikan mereka saat ini.

Mari kita ilustrasikan pengertian stock split dengan sebuah contoh:

  • Korporasi XYZ memiliki 100.000 saham beredar
  • Anda memiliki 1.000 saham ini, atau 1% dari total saham beredar
  • Harga saham XYZ saat ini = £1
  • Nilai total saham Anda = £1.000

XYZ kemudian mengumumkan bahwa, pada hari trading pertama bulan November, korporasi akan membagi sahamnya dalam basis 5 untuk 1.

Oleh karena itu, pada hari trading pertama bulan November, hal berikut ini akan terjadi:

  • XYZ akan memiliki 500.000 saham beredar (100.000 x 5)
  • Anda akan memiliki 5.000 saham (1.000 x 5)

Setiap pemegang saham lainnya juga akan menerima saham tambahan sebanding dengan kepemilikan mereka dan Anda akan mencatat dari penjelasan di atas, bahwa meskipun Anda sekarang memiliki lebih banyak saham, Anda masih memiliki hanya sebesar 1% dari saham yang beredar.

Apakah Stock Split Meningkatkan Nilai Saham Anda?

Sayangnya, biasanya jawabannya adalah "tidak".

Dalam contoh sebelumnya, ketika hari trading terakhir bulan Oktober berakhir, broker saham dan registrar menyesuaikan dokumentasi mereka untuk mencerminkan kepemilikan baru pemegang saham. Selanjutnya, perusahaan seperti bursa, Bloomberg dan Financial Times, yang memiliki tanggung jawab meliputi pelaporan harga saham, menyesuaikan harga penutupan resmi saham XYZ menjadi 1/5 dari harga penutupan.

Katakanlah, sederhananya, bahwa saham XYZ ditutup tepat pada £1,00 per saham pada hari trading terakhir di bulan Oktober. Setelah penyesuaian yang dijelaskan di atas dilakukan, 1.000 saham Anda, masing-masing dengan harga £1,00, menjadi 5.000 saham dengan harga masing-masing £ 0,20. Oleh karena itu, nilai kepemilikan Anda pada tahap ini persis sama: £1.000.

Sama halnya, meskipun perusahaan memiliki saham 5 kali lebih banyak, kapitalisasi pasarnya tetaplah sama.

Sejalan dengan teori, nilai total setiap perusahaan tidak berubah hanya karena jumlah saham beredar telah meningkat. Tetapi apakah hal ini yang terjadi dalam praktiknya? Sebelum kita menjawab pertanyaan tersebut dan melihat beberapa contoh dalam kehidupan nyata, ada baiknya kita melihat apakah sebenarnya alasan di balik stock split saham.

Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang pasar keuangan dan analisis fundamental atau teknis; mengapa tidak mendaftar ke salah satu webinar trading GRATIS kami? Klik spanduk spanduk di bawah untuk mendaftar hari ini!

Kursus Zero to Hero

Mengapa Perusahaan Membagi Sahamnya?

Motif paling umum bagi perusahaan untuk membagi sahamnya adalah untuk memfasilitasi likuiditas dalam trading sahamnya. Hal ini paling baik dijelaskan dengan contoh dalam kehidupan nyata.

Pada bulan Januari 2010 saham di perusahaan Warren Buffet, saham B Berkshire Hathaway, diperdagangkan dengan harga hampir $3.500 untuk satu saham! Artinya, jika Anda ingin berinvestasi di perusahaan legendaris "Wizard of Omaha's", Anda harus mencari paling sedikit $3.500 untuk membeli satu saham. Tidak semua orang memiliki kemampuan untuk melakukan hal itu.

Jika, sebaliknya, Anda adalah pemegang saham yang telah menikmati peningkatan stabil dalam investasi masa lalu di Berkshire dan sekarang ingin menjual cukup banyak saham untuk mendanai liburan senilai $1.500, Anda harus menjual setidaknya satu saham - menghasilkan lebih banyak uang daripada yang Anda butuhkan dan mungkin lebih banyak kewajiban pajak daripada yang Anda inginkan. Jika Anda memiliki saham lain yang memungkinkan Anda menghasilkan jumlah yang mendekati $ 1.500 yang Anda butuhkan, Anda mungkin akan memilih untuk menjualnya.

Anda dapat melihat dari dua contoh ini bahwa ketika harga saham terlalu tinggi, trading dapat menjadi canggung dan, oleh karena itu, jarang terjadi - yaitu, pasar untuk saham tersebut menjadi kurang likuid daripada yang seharusnya.

Mengapa Likuiditas Penting?

Memisahkan saham memungkinkan calon trader dan investor dengan kurang dari $3.500 untuk membeli saham dengan lebih mudah. Hal ni juga memungkinkan penjual potensial untuk melikuidasi sejumlah uang lebih mendekati dengan apa yang sebenarnya mereka butuhkan. Sehingga, peningkatan saham, dapat diartikan menjadi peningkatan kenyamanan dan mendorong lebih banyak trading untuk dilakukan, membuat pasar untuk saham lebih likuid.

Likuiditas yang meningkat mempersempit penyebaran saham dan membuat kepemilikan saham menjadi kurang berisiko (karena sekarang lebih mudah untuk dijual). Hal ini menyebabkan sedikit peningkatan permintaan dan, pada gilirannya, menurunkan biaya modal bagi perusahaan. Inilah yang menjadi insentif utama bagi perusahaan untuk membagi sahamnya.

Apa yang Terjadi dalam Pembagian dalam Kehidupan Nyata?

Dalam teori, hanya karena sebuah perusahaan memiliki lebih banyak saham yang beredar, seharusnya nilainya tidak lebih dari sebelumnya.

Namun, perusahaan yang membagi sahamnya, menurut definisinya, adalah perusahaan yang memiliki harga saham tinggi - perusahaan yang pernah mengalami kenaikan besar di masa lalu dan sahamnya berada dalam tren kenaikan jangka panjang. Pengumuman stock split menyebabkan lebih banyak orang memperhatikan hal ini.

Terdapat sejumlah pujian yang terkait dengan pengumuman stock split, yang berteriak, "Hei, lihat kami. Kami begitu sukses sehingga harga saham kami terlalu tinggi untuk diperdagangkan dan kami harus melakukan stock split".

Apakah Pengaruh Stock Split terhadap Harga Saham?

Bagi banyak trader dan investor, pembagian adalah sebuah tanda perusahaan yang sukses dan, sebagai akibatnya, sinyal beli.

Selain itu, seperti yang telah kita lihat, pembagian cenderung menghasilkan tambahan likuiditas dan hal ini dapat menghasilkan lebih banyak permintaan untuk saham - memperkuat efek ke atas.

Artinya, dalam praktiknya, share split seringkali diikuti dengan kenaikan harga saham.

Dalam contoh sebelumnya, Berkshire Hathaway menerapkan pembagian 50 untuk 1 untuk saham B-nya pada Januari 2010 dan ini disambut baik oleh pasar dengan lonjakan harga saham sebesar 5% selama 30 menit pertama trading setelah pembagian tersebut berlaku. Setelah itu, harga melanjutkan lintasan kenaikan jangka panjangnya dengan kecepatan yang sedikit lebih cepat daripada sebelum pembagian.

Apakah Ada Contoh Share Split Terbaru?

Contoh terbaru dari perusahaan yang membagi saham mereka termasuk, tentu saja, Apple dan Tesla.

Contoh 1. Apple

Pada 30 Juli 2020, dengan sahamnya sebesar $380, Apple mengumumkan stock split 4 untuk 1. Harga saham sudah berada dalam tren naik tetapi pengumuman tersebut mempercepat tren tersebut dan tiga minggu kemudian saham tersebut berada pada angka $497 - kenaikan 30%. Pada tanggal 1 September, kapitalisasi pasar Apple mencapai $2,3 triliun, melebihi nilai seluruh FTSE100 ($ 2,1Tr. Pada hari yang sama).

Terdapat banyak alasan untuk kesuksesan Apple, tetapi tren harga saham positifnya jelas dipercepat setelah berita stock split. Hal ini dapat dilihat pada grafik di bawah ini, dengan garis merah vertikal menunjukkan tanggal Apple mengumumkan stock split terbaru mereka.

Grafik Harian Apple

Gambar: Admiral Markets MetaTrader 5 - Grafik Harian AAPL. Rentang Tanggal: 11 Maret 2020 - 3 September 2020. Diambil pada 3 September 2020. Kinerja masa lalu belum tentu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Contoh 2. Tesla

Sehari sebelum pengumuman Tesla tentang pembagian 5 untuk 1 pada 11 Agustus 2020, harga saham mereka ditutup pada angka $1.405,30. Pengumuman tersebut melihat harga saham langsung melonjak 7% dalam trading setelah jam kerja. Tesla mengatakan itu "untuk membuat kepemilikan saham lebih mudah diakses oleh karyawan dan investor".

Harga saham perusahaan sudah naik sebesar 57% dalam dua minggu setelah pengumuman - tanpa berita tambahan. Pada tanggal 28 Agustus, sesi trading terakhir sebelum pembagian berlaku, harga saham Tesla ditutup pada angka $2.213,40.

Kira-kira 3 minggu setelah mengumumkan pembagian, Tesla membuat pernyataan bahwa mereka akan mengumpulkan hingga $5 miliar dengan menjual saham baru, menggarisbawahi motif di balik stock split Tesla.

Grafik Harian Tesla

Gambar: Admiral Markets MetaTrader 5 - Grafik Harian TSLA. Rentang Tanggal: 4 Februari 2020 - 4 September 2020. Diambil: 4 September 2020. Kinerja masa lalu belum tentu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Seberapa Umum Share Split?

Share split sangat popular dilakukan selama akhir 1990-an - pada 1999 ada lebih dari 85 di antara perusahaan S&P 500 saja. Tetapi mereka telah ketinggalan zaman, dengan hanya lima yang terjadi di antara kelompok perusahaan yang sama pada tahun 2019. Namun, kesuksesan yang dilihat oleh Apple dan Tesla dapat mendorong CEO lain untuk mempertimbangkan share split.

Investasi Dengan Admiral Markets

Anda dapat membeli saham di Apple, Tesla, dan lebih dari 4.000 perusahaan terdaftar lainnya dengan akun trading Admiral Markets! Buka akun sekarang dengan mengklik spanduk di bawah ini:

Trading Stock Split

Seperti yang telah kita lihat, stock split menyoroti harga saham yang tinggi - dan dengan demikian berhasil di masa lalu - kepada audiens yang lebih besar. Share split dipandang oleh banyak orang sebagai sinyal untuk membeli saham perusahaan, sehingga dapat menyebabkan lonjakan harga yang positif atau percepatan tren kenaikan yang positif.

Namun, gagasan membeli saham fisik perusahaan mungkin tidak menarik atau dapat diakses oleh semua orang. Meskipun stock split memang menurunkan harga saham perorangan perusahaan, penurunan harga ini masih belum memungkinkan bagi perorangan untuk mendapatkan keuntungan dari berita ini kecuali jika mereka memiliki modal yang melimpah.

Misalnya, pada 31 Agustus 2020, stock split Tesla 5-1 mulai berlaku. Namun, harga pembukaan saham pada tanggal ini masih berada pada $445,84.

Stock Split and CFD

Dengan Contracts For Difference (CFD), dimungkinkan untuk memanfaatkan pergerakan harga saham, tanpa benar-benar memiliki stok fisik. CFD adalah instrumen keuangan yang digunakan untuk membuat kontrak dengan broker Anda untuk menukar selisih harga aset yang mendasarinya antara waktu kontrak dimulai dan berakhir.

CFD mendapatkan keuntungan dari leverage, yang berarti Anda dapat membuka posisi tanpa seluruh biaya posisi. Ini menghadirkan peluang untuk memperbesar potensi keuntungan Anda, namun, ini harus digunakan dengan hati-hati karena leverage dapat memperbesar kerugian yang sama.

Manfaat lebih lanjut dari trading dengan CFD adalah Anda dapat memanfaatkan tidak hanya pergerakan naik pada harga aset, tetapi juga pergerakan turunnya dengan short selling.

Apa Itu Reverse Stock Split dan Konsolidasi Saham?

Reverse Stock split yang terkadang dikenal sebagai konsolidasi saham, adalah kebalikan dari stock split. Mereka mengkonsolidasikan jumlah saham beredar dalam proporsi yang sama untuk semua pemegang saham.

Konsolidasi saham biasanya dilakukan oleh perusahaan yang telah mengalami penurunan besar dalam harga sahamnya selama periode waktu tertentu dan seringkali dianggap sebagai pertanda perusahaan dalam kesulitan.

Konsolidasi Saham dalam Aksi Harga

Pada bulan Maret 2017, Bank of Ireland (BoI) mengumumkan pembagian terbalik 30 banding 1 atas sahamnya. Sebelum konsolidasi BoI memiliki 32 miliar saham yang beredar dan, dengan trading saham sekitar €0,23; kapitalisasi pasar sekitar €7.6bn.

Banyaknya saham tersebut sebagian merupakan hasil dari modal yang disuntikkan oleh pemerintah Irlandia pada saat krisis keuangan 2008, saat bank tersebut bermasalah.

Segera setelah konsolidasi, saham diperdagangkan sesuai dengan kapitalisasi pasar, masing-masing seharga €7, tetapi mereka segera melanjutkan lintasan penurunannya dan, pada September 2020, diperdagangkan di bawah €2.

Alasan resmi yang diberikan untuk konsolidasi saham biasanya praktis, "untuk menyederhanakan trading bagi pemegang saham kami", misalnya.

Tetapi ketika investor melihat "saham penny", mereka menganggap perusahaan di balik saham tersebut memiliki kinerja yang buruk. Konsolidasi saham adalah cara yang baik untuk menyembunyikan hal ini, setidaknya untuk sementara.

Selain optik, beberapa bursa AS (NASDAQ, misalnya) memiliki aturan yang memungkinkan bursa untuk menghapus saham yang terus diperdagangkan di bawah $1. Reverse stock split adalah perbaikan cepat untuk masalah potensial tersebut.

Trading Konsolidasi Saham

Seperti yang telah kita ketahui, konsolidasi saham biasanya dianggap sebagai pertanda bahwa suatu perusahaan sedang berada dalam kesulitan dan seringkali mengakibatkan tren penurunan yang berkelanjutan.

Trader yang setuju dengan kesimpulan ini dapat memilih untuk menggunakan CFD untuk menjual saham perusahaan secara singkat setelah konsolidasi saham diumumkan.

Kabar baiknya adalah dengan Admiral Markets Anda dapat memperdagangkan CFD di lebih dari 3.000 saham dan ETF serta berbagai produk keuangan lainnya. Klik spanduk di bawah ini untuk membuka akun hari ini!

Mulai Trading Hari Ini!

Mengapa Melakukan Trading Saham dengan Admiral Markets?

Pedagang yang terdaftar dengan Admiral Markets dapat:

  • Memperdagangkan dan berinvestasi dengan perusahaan mapan dan bereputasi baik yang disahkan dan diatur oleh Financial Conduct Authority (FCA).
  • Buka akun trading demo GRATIS untuk mempraktikkan strategi trading Anda. Pelajari tentang hambatan dan tantangan yang mungkin Anda hadapi saat berdagang di pasar keuangan.
  • Setelah Anda merasa percaya diri dan siap, Anda dapat beralih ke akun trading live.
  • Buat akun trading dengan Admiral Markets untuk membeli saham dan ETF dari 16 bursa saham terbesar di dunia!
  • Buat akun trading Trade.MT5 untuk berdagang menggunakan CFD dan berpotensi untung baik dari naik maupun turunnya harga di pasar saham dan banyak kelas aset lainnya.
  • Akses platform trading paling populer di dunia - MetaTrader untuk sistem operasi PC, Mac, Web, Android dan iOS sehingga Anda juga dapat berdagang secara manual dan juga mengakses fitur trading otomatis.
  • Belajar portal edukasi Admiral Markets dan webinar trading langsung sehingga Anda dapat meningkatkan pengetahuan dan kinerja Anda!

Kesimpulan

Seperti yang telah kita lihat di atas, stock split adalah sinyal bahwa perusahaan telah menikmati kenaikan harga sahamnya dan mengharapkan hal yang sama. Konsolidasi saham menunjukkan sebaliknya.

Banyak pedagang dan investor menggunakan ini sebagai petunjuk untuk mengambil posisi di perusahaan. Yang lain menggunakannya sebagai pemicu untuk melihat lebih dekat sebuah perusahaan, untuk melakukan lebih banyak analisis sebelum mengambil posisi. Semakin banyak sudut pandang Anda pada potensi trading, semakin besar kemungkinan Anda untuk berhasil.

Meskipun, seperti yang telah kita lihat, ketika suatu perusahaan mengumumkan stock split, hal tersebut dapat menyebabkan kenaikan harga saham, namun tidak selalu demikian. Penting untuk diingat bahwa stock split itu sendiri tidak berpengaruh pada nilai suatu perusahaan. Sebaliknya, cara pasar bereaksi terhadap berita perpecahan inilah yang akan menyebabkan pergerakan harga konsekuensial. Hal yang sama juga berlaku untuk konsolidasi saham.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk menggunakan berita tentang stock split yang akan datang sehubungan dengan informasi lain tentang perusahaan. Pelajari tentang pendorong di balik keputusan perusahaan, baca berita perusahaan, analisis fundamental mereka dan lihat indikator teknis untuk memeriksa pergerakan harga terkini.

Split (pembagian) dan reverse split biasanya diumumkan beberapa minggu sebelum diimplementasikan dan terkadang terdapat rumor sebelumnya, memberi trader lebih banyak waktu untuk memikirkan tindakan apa yang harus diambil.

Trading Dengan MetaTrader 5

Admiral Markets menawarkan platform trading multi-aset nomor 1 di dunia yang sepenuhnya diberikan gratis. MetaTrader 5 memungkinkan trader mengakses kemampuan pembuatan grafik yang superior, data & analisis pasar waktu nyata gratis, widget trading terbaik yang tersedia, dan masih banyak lagi!

MetaTrader 5 memungkinkan Anda untuk mengikuti berita di ribuan perusahaan dan dengan cepat melihat pengumuman tentang perpecahan yang akan datang. Dari sana, Anda dapat bergerak cepat untuk membuat pesanan beli pada ribuan saham. Untuk mengunduh MetaTrader 5 sekarang, klik spanduk di bawah ini:

Unduh MetaTrader 5

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker Forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 8.000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5.

Artikel lain yang mungkin juga menarik bagi Anda:

***

Data yang diberikan memberikan informasi tambahan mengenai semua analisis, perkiraan, tinjauan pasar, ramalan mingguan atau penilaian dan informasi serupa lainnya (selanjutnya disebut "Analisis") yang diterbitkan di situs Admiral Markets. Sebelum membuat keputusan investasi, perhatikan hal-hal berikut:

  1. Artikel ini adalah komunikasi pemasaran. Artikel ini dipublikasikan hanya untuk tujuan informatif dan sama sekali tidak dapat ditafsirkan sebagai saran atau rekomendasi investasi. Artikel ini tidak disusun sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mempromosikan kemandirian penelitian investasi, dan bahwa itu tidak tunduk pada larangan berurusan sebelum penyebaran penelitian investasi.
  2. Setiap keputusan investasi dibuat oleh masing-masing klien saja sedangkan Admiral Markets AS (Admiral Markets) tidak akan bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari keputusan tersebut, baik berdasarkan analisis atau tidak.
  3. Dengan tujuan untuk melindungi kepentingan klien kami dan objektivitas Analisis, Admiral Markets telah menetapkan prosedur internal yang relevan untuk pencegahan dan pengelolaan konflik kepentingan.
  4. Analisis ini disusun oleh analis independen (selanjutnya disebut "Penulis") pribadi Jitan Solanki, Trader dan Analis Profesional.
  5. Sementara setiap upaya yang wajar diambil untuk memastikan bahwa semua sumber analisis dapat diandalkan dan bahwa semua informasi disajikan, sebanyak mungkin, dengan cara yang dapat dimengerti, tepat waktu, tepat dan lengkap, Admiral Market tidak menjamin keakuratan atau kelengkapan setiap informasi yang terkandung dalam Analisis.
  6. Segala jenis kinerja instrumen keuangan masa lalu atau model yang ditunjukkan dalam analisis tidak boleh ditafsirkan sebagai janji tersurat atau tersirat, jaminan atau implikasi oleh Admiral Markets untuk kinerja di masa depan. Nilai instrumen keuangan dapat meningkat dan menurun dan pelestarian nilai aset tidak dijamin.

Produk leverage (termasuk kontrak untuk perbedaan) bersifat spekulatif dan dapat mengakibatkan kerugian atau keuntungan. Sebelum Anda memulai perdagangan, pastikan Anda memahami risikonya.

CFD adalah instrumen kompleks yang membawa risiko tinggi terjadinya kerugian dengan cepat karena penggunaan leverage.