Wise (sebelumnya TransferWise) IPO: Semua yang Harus Anda Ketahui

Agustus 31, 2021 02:03 UTC
Waktu membaca: 8 menit

Saham Wise memulai karirnya di London Stock Exchange pada tanggal 7 Juli 2021 dalam direct listing yang sangat dinantikan. Tetapi siapa itu Wise? Bagaimana kinerja mereka? Dan apa yang dapat Anda harapkan dari listing baru ini? Dalam artikel ini, kami akan menjawab semua pertanyaan ini dan banyak lagi!

What Is Wise (TransferWise)?

Wise didirikan pada tahun 2011 oleh pengusaha Estonian, Kristo Käärmann dan Taavet Hinrikus saat keduanya tinggal di London.

Pada saat itu, Hinrikus, yang merupakan karyawan pertama Skype, menerima gaji pertamanya dalam Euro dan Käärmann, yang bekerja untuk Deloitte, dibayar dengan Pounds Inggris tetapi memiliki tanggung jawab luar negeri di negara asalnya, Estonia. Oleh sebab itu, keduanya memiliki kewajiban untuk secara rutin mentransfer uang melalui bank mereka menjadi mata uang asing dan oleh karena itu, keduanya sudah tidak asing lagi dengan biaya tinggi dan nilai tukar yang kurang menarik, yang di mana cenderung memerlukan proses ini.

Dengan demikian TransferWise diciptakan, sebagai opsi yang lebih terjangkau untuk mentransfer uang ke luar negeri. Pada tahun pertama beroperasi, TransferWise telah memproses transaksi senilai lebih dari 10 juta Euro serta menarik investasi dari Max Levchin – salah satu pendiri Paypal.

Pada bulan Februari 2021, perusahaan berganti nama menjadi Wise – sebuah bayangan bahwa akan ada lebih banyak hal untuk start-up daripada hanya untuk transfer internasional. Akun "tanpa batas" mereka memungkinkan penggunanya untuk menyimpan uang mereka, lebih dari 50 jenis mata uang yang beragam dan dapat digunakan secara internasional dengan kartu debit Wise.

Saat ini, Wise memiliki 10 juta pelanggan di seluruh dunia dan mengirimkan lebih dari 5 miliar Euro ke luar negeri setiap bulannya.

Kapan IPO TransferWise Dilaksanakan?

Meskipun saham Wise awalnya dikabarkan akan go public melalui Initial Public Offering (IPO), perusahaan mengambil keputusan untuk go public di London Stock Exchange (LSE) melalui direct listing – mengikuti jejak saham teknologi lainnya seperti Spotify, Slack dan, yang paling barui, Coinbase.

Berbeda dengan IPO yang cenderung lebih tradisional, di mana bank investasi – berlaku sebagai penjamin emisi pada saham – menjual saham perusahaan pada kumpulan dana eksklusif milik investor sebelum saham tersebut dipublikasikan, Penawaran Umum Langsung (DPO) pada dasarnya melewatkan langkah ini dan mendaftarkan saham mereka yang terdapat langsung pada bursa efek.

Memilih DPO dapat menghemat puluhan juta perusahaan dengan biaya yang tinggi yang dibayarkan pada bank, yang biasanya setara dengan sekitar 7% dari total pendapatan yang diperoleh dari IPO. Mengingat bahwa Wise didirikan dengan tujuan untuk memperkecil biaya bank yang cukup mahal bagi konsumen, tampaknya tidak mengejutkan jika mereka telah memilih metode listing yang memperkecil biaya bank mereka sendiri!

Namun, dengan melakukan DPO, perusahaan tidak akan menerbitkan saham baru, tetapi hanya memfasilitasi penjualan saham yang sudah ada, artinya mereka tidak akan menambahkan modal baru bagi perusahaan.

Saham Wise masuk ke London Stock Exchange pada tanggal  7 Juli 2021, dan melakukan trading dengan harga awal pada sekitar 8 Euro per saham. Harga saham ini memberikan perusahaan kapitalisasi pasar sebesar 8 miliar Euro, dan menjadikannya perusahaan teknologi bernilai tinggi yang bergabung dengan pasar London!

Performa Perusahaan

Pendapatan Wise dihasilkan dari biaya yang dikeluarkan oleh pelanggan mereka untuk mentransfer uang. Berdasarkan Dokumen Pendaftaran mereka dengan London Stock Exchange, pada akhir tahun 31 Maret 2021, total pendapatan Wise adalah 421 juta Euro. Ini naik dari 302,6 juta Euro di tahun sebelumnya (yaitu pertumbuhan 39%) dan 177,9 juta Euro dari tahun sebelumnya lagi (yaitu pertumbuhan 70%).  

Hal ini tidak mengherankan, mengingat bagaimana pendapatan perusahaan dihasilkan, total volume transaksi yang ditangani oleh Wise meningkat pada kecepatan yang sama selama jangka waktu yang sama, dengan angka masing-masing sebesar 54,4 miliar Euro, 41,7 miliar Euro dan 27,1 miliar Euro.

Beberapa divisi yang sederhana menunjukkan bahwa Wise mampu mengubah 0,65% dari transfer menjadi pendapatan pada akhir tahun Maret 2019 dan meningkatkannya menjadi 0,72% pada akhir tahun Maret 2020 dan menjadi 0,77% pada tahun keuangan terakhir. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa, alih-alih menyerah pada persaingan yang meningkat, perusahaan sepertinya  memperkuat posisinya pada pasar.  

Sejauh profitabilitas berjalan, Wise telah menjadi perusahaan yang menguntungkan sejak 2017. Pada akhir tahun 31 Maret 2021, Wise memperoleh laba bersih sebesar 30,9 juta Euro, yang jumlahnya lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya yaitu 15 juta Euro.

Is Wise Stock a Wise Investment?

The growth of Wise since its foundation in 2011 is certainly impressive, particularly its increases in revenue and net profit over the last three years.

Also impressive is its large customer base of 10 million, although closer inspection of Wise’s Registration Document with the LSE tells us that only 6 million of these are “active customers”. Either way, it is a substantial number of customers given the company’s relatively young age. Now that Wise has started to sell other financial products, this customer base should be a good platform for further future growth. Moreover, their customers hail from over 110 countries, giving Wise a truly international presence.

Wise already holds a significant portion of their market, their Registration document states that: “Personal customers trust us with moving approximately £1 in every £40 of the £2 trillion personal cross-border volumes processed in 2020”. Considering their performance to date, Wise find themselves well positioned to move forward and capture more of this large market.

The rebrand – which, perhaps not coincidentally, took place just months before the company was due to go public – serves as an indication that Wise is keen to grow its reputation beyond remittances.

In 2020, Wise secured a license from the FCA to offer investment products in the UK and their Registration Document tells us that in the future, Wise customers will be able to invest in “simple, affordable funds from reputable providers”.

Apakah Saham Wise Merupakan Investasi yang Bijak?

Pertumbuhan Wise sejak pendiriannya pada tahun 2011 tentu sangat mengesankan, terutama pada peningkatan pendapatan dan laba bersihnya selama tiga tahun terakhir.

Hal mengesankan lainnya adalah basis pelanggannya yang besar yaitu 10 juta, meskipun hasil pemeriksaan lebih lanjut dari Dokumen Pendaftaran Wise dengan LSE memberi tahu kita bahwa hanya 6 juta yang di antaranya adalah "pelanggan aktif". Bagaimanapun juga, angka tersebut adalah jumlah pelanggan yang cukup besar mengingat usia perusahaan yang relatif muda. Sekarang Wise telah memulai untuk menjual produk keuangan lainnya, oleh sebab itu, basis pelanggan ini harus menjadi platform yang baik untuk menunjang pertumbuhan lebih lanjut di masa depan. Selain itu, pelanggan mereka berasal dari lebih dari 110 negara, memberikan tampilan Wise yang benar-benar internasional.

Wise sudah memegang sebagian besar pasar mereka, dan dokumen Pendaftaran mereka menyatakan bahwa: “Pelanggan pribadi mempercayai kami dengan memindahkan sekitar 1 Euro atas setiap 40 Euro dari 2 triliun Euro dari volume lintas batas pribadi yang diproses pada tahun 2020”. Mempertimbangkan kinerja mereka hingga saat ini, Wise mendapati diri mereka dalam posisi yang baik untuk bergerak maju dan mengambil lebih banyak dari pasar yang besar ini.

Rebranding – yang mungkin bukan kebetulan, terjadi hanya beberapa bulan sebelum perusahaan tersebut akan go public – yang berfungsi sebagai indikasi bahwa Wise ingin mengembangkan reputasinya di luar pengiriman uang.

Pada tahun 2020, Wise mendapatkan lisensi dari FCA untuk menawarkan produk investasi di Inggris dan Dokumen Pendaftaran mereka memberi tahu kita bahwa di masa depan, pelanggan Wise akan dapat berinvestasi dalam “dana yang sederhana dan terjangkau dari penyedia yang terpandang”.

Para Investor dan Dana Dibalik Wise

Co-founder Käärmann dan Hinrikus masing-masing memegang 19,8% dan 11,5% dari saham Wise yang beredar.

Pemangku kepentingan penting lainnya dalam Wise, yang memiliki lebih dari 3% dari modal saham yang diterbitkan, dijelaskan lebih lanjut pada tabel di bawah ini:

Pemegang saham Saham yang beredar pada perusahaan
Valar Ventures 10.8%
IA Ventures 10.1%
Andreessen Horowitz 9.8%
Baillie Gifford 5.2%
D1 Capital Partners 4.1%
IVP 3.9%

Sumber: Dokumen Pendaftaran Wise - Juni 2021  

Berinvestasi Dengan Admirals

Dengan akun Invest.MT5 dari Admirals, Anda dapat membeli saham dan Exchange-Traded Funds (ETF) dari 15 bursa saham terbesar di dunia! Keuntungan lainnya termasuk:

  • Akses eksklusif ke alat Analisis Premium kami yang baru dan canggih, yang dihadirkan untuk Anda dalam kerjasama dengan Dow Jones
  • Kemampuan untuk membuka akun hanya dengan setoran minimum sebesar 1 Euro saja.
  • Akses ke platform trading multi-asset nomor satu di dunia, MetaTrader 5

Untuk mempelajari lebih lanjut dan membuka akun Invest.MT5 hari ini, klik spanduk di bawah ini:

INFORMASI TENTANG MATERI ANALITIS:

Data yang diberikan memberikan informasi tambahan mengenai semua analisis, perkiraan, prognosis, prakiraan, tinjauan pasar, pandangan mingguan atau penilaian atau informasi serupa lainnya (selanjutnya disebut "Analisis") yang dipublikasikan di situs web firma investasi Admiral Markets yang beroperasi di bawah merek dagang Admiral Markets (selanjutnya "Admiral Markets") Sebelum membuat keputusan investasi, harap perhatikan hal-hal berikut:

  1. Ini adalah komunikasi pemasaran. Konten tersebut diterbitkan untuk tujuan informatif saja dan sama sekali tidak dapat ditafsirkan sebagai nasihat atau rekomendasi investasi. Ini belum disiapkan sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mempromosikan kemandirian penelitian investasi, dan tidak tunduk pada larangan berurusan sebelum diseminasi penelitian investasi.
  2. Setiap keputusan investasi dibuat oleh setiap klien sendiri sedangkan Admiral Markets tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari keputusan tersebut, baik berdasarkan konten atau tidak.
  3. Dengan maksud untuk melindungi kepentingan klien kami dan objektivitas Analisis, Admiral Markets telah menetapkan prosedur internal yang relevan untuk pencegahan dan pengelolaan konflik kepentingan.
  4. Analisis disusun oleh analis independen, Kyle Martin (analis), (selanjutnya disebut “Penulis”) berdasarkan estimasi pribadi mereka.
  5. Sementara setiap upaya yang wajar telah dilakukan untuk memastikan bahwa semua sumber konten dapat diandalkan dan bahwa semua informasi disajikan, sebanyak mungkin, dengan cara yang dapat dimengerti, tepat waktu, tepat dan lengkap, Admiral Markets tidak menjamin keakuratan atau kelengkapan apa pun informasi yang terkandung dalam Analisis.
  6. Segala jenis kinerja instrumen keuangan masa lalu atau model yang ditunjukkan dalam konten tidak boleh ditafsirkan sebagai janji, jaminan, atau implikasi tersurat maupun tersirat oleh Admiral Markets untuk kinerja di masa mendatang. Nilai instrumen keuangan dapat naik dan turun dan pelestarian nilai aset tidak dijamin.
  7. Produk dengan leverage (termasuk kontrak untuk perbedaan) bersifat spekulatif dan dapat mengakibatkan kerugian atau keuntungan. Sebelum Anda mulai berdagang, harap pastikan bahwa Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat.
Roberto Rivero
Roberto Rivero Penulis Keuangan, Admirals, London

Roberto menghabiskan 11 tahun merancang sistem trading dan pengambilan keputusan untuk trader dan manajer investasi, serta 13 tahun lagi di S&P, bekerja dengan investor profesional.