Kami menggunakan cookies untuk memberi Anda pengalaman terbaik di situs web kami. Dengan terus menelusuri situs web ini, Anda memberi izin atas penggunaan cookies tersebut. Untuk detail lebih lanjut, termasuk cara mengubah preferensi Anda, silakan baca Kebijakan Privasi.
Info Selengkapnya Setuju

Saham terbaik untuk dibeli setelah US Election 2020 - Trump vs Biden

Oktober 06, 2020 20:30 UTC
Waktu membaca: 17 menit

Hanya ada beberapa minggu lagi sampai US election 2020 atau pemilu Amerika Serikat, jadi sebaiknya Anda telah mempersiapkan portofolio perdagangan Anda untuk momen tersebut.

Secara umum, Anda lebih baik sudah berada dalam pasar sebelum tanggal pemilihan pada 3 November, namun jika Anda tidak ingin mengambil risiko yang dapat timbul akibat peningkatan volatilitas pada hari-hari sebelumnya, kami memiliki daftar saaham ayng kemungkinan dapat naik jika Trump menang dan daftar lainnya yang dapat naik dari kemenangan Biden.

us election 2020

US Election 2020

Sebelum pergi jauh membahas masalah investasi, kita akan mempelajari beberapa kunci dasar tentang proses pemilu Amerika Serikat , yang memiliki banyak dengan sistem yang dianut di Indonesia. Pertama, US presidential election bukan pemilihan secara langsung, melainkan warga menunjuk perwakilan yang akan bertanggung jawab untuk memilih presiden. Tahun ini akan ada total 538 komisaris atau delegasi terpilih, yang kemudian untuk memenangkan pemilu, calon akan membutuhkan setidaknya dukungan dari 270 dari delegasi tersebut.

Tahun ini Donald Trump dari Partai Republik, yang menghadapi Demokrat, Joe Biden (mantan wakil presiden Barack Obama), siap untuk dipilih kembali. Dalam pemilihan pada 3 November, dimana anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan 35 dari 100 anggota Senat juga akan dipilih.

Penghuni Gedung Putih saat ini, akan memiliki lebih banyak kekuasaan dan kebebasan untuk membuat keputusan jika dia mengontrol mayoritas dari kedua rumah. Saat ini, Demokrat menguasai mayoritas di DPR sementara Partai Republik memiliki mayoritas di Senat.

Kampanye di masa pandemi virus korona

  • Kandidat telah meminimalkan acara tatap muka mereka dalam kampanye pemilihan pandemi dan hanya tiga debat umum yang akan diadakan.
  • Janji akan adanya vaksin untuk melawan Covid-19 telah menjadi salah satu pesan utama Trump dalam kampanye tersebut.

Bagaimana hasil sementara jajak pendapat?

Dengan lima minggu sebelum tanggal pemilihan tiba, Joe Biden terus memimpin angka jajak pendapat pemilu Amerika dengan keunggulan 7,1 poin, seperti yang bisa kita lihat pada gambar berikut:

pasar saham us pemilu amerika serikat

Sumber: RealClearPolitics

Terlepas dari keunggulan nyata yang telah dibawa Biden selama berminggu-minggu, semua orang kembali mengingat dengan apa yang terjadi pada tahun 2016, ketika gambaran jajak pendapat memberikan harapan untuk Hillary Clinton menjadi pemenang dan dia akhirnya dikalahkan di pemungutan suara pada hari pemilu. Ketika kemenangan Trump mulai menjadi kenyataan, pada masa pra pembukaan, SP500 mulai turun 5% dan kemudian menutup sesi dengan penurunan lebih dari 1%. Namun, tak lama setelahnya, kemudian Wall Street memulai pergerakan bullish yang hanya berakhir karena merebaknya virus corona.

Terlepas dari jajak pendapat tersebut, salah satu ketakutan terbesar bagi investor adalah bahwa tidak akan ada pemenang yang jelas dan, di atas semua itu, jika Biden memenangkan pencalonan Partai Republik, dia akan menentang hasil tersebut dan hal ini akan menjadi awal dari pertarungan hukum yang panjang seperti yang terjadi pada masa George. W. Bush dan Al Gore di tahun 2000.

Akun Trading Demo

US Election – Proposal Ekonomi Trump

Apa yang diusulkan setiap kandidat untuk mendorong kembali ekonomi AS? Mari kita mulai dengan Donald Trump:

▶ Pemotongan dan deregulasi pajak, kebijakan yang terus dilakukan sejak masa jabatan pertamanya.

▶ Trump kemungkinan akan melanjutkan kebijakannya dalam memberlakukan tarif untuk mendorong dimulainya kembali industri manufaktur dan pengurangan defisit perdagangan.

▶ Presiden saat ini terus ingin memaksakan lebih banyak kontrol atas imigrasi " merit-based (berdasarkan kemampuan)", sistem yang mengutamakan migran dengan keterampilan tertentu.

▶ Trump juga diharapkan meluncurkan kembali sistem perawatan kesehatan baru yang memotong premi.

▶ Dalam kebijakan energi, Trump terus menolak perubahan iklim dan mempertahankan komitmennya terhadap penggunaan bahan bakar fosil.

US Election – Proposal Ekonomi Biden

Joe Biden adalah kandidat yang lebih fokus pada masalah sosial dan lingkungan. Mari kita lihat beberapa kunci proposal ekonomi yang diajukan:

▶ Tidak seperti Trump, Biden lebih berkomitmen pada teori menaikkan pajak untuk mencapai lebih banyak pendapatan dalam konteks krisis. Jika terpilih, dia kemungkinan akan menaikkan tingkat keuntungan perusahaan dan modal.

▶ Membalik deregulasi keuangan Trump dan memberlakukan aturan baru di perbankan.

▶ Investasi 2 triliun dolar dalam empat tahun dalam rencana energi terbarukan

▶ Meskipun dia juga keras dalam kebijakan perdagangan China, Biden tidak sekeras Trump dan pasti akan menurunkan tarif dan mematuhi standar internasional.

▶ Dalam kebijakan sosial, Biden berencana untuk mempromosikan rencana untuk meningkatkan perawatan anak dan lansia serta mendanai pendidikan prasekolah universal.

Sebelum membahas lebih dalam mengenai saham yang bisa mendapatkan keuntungan dari hasil US presidential election di tahun ini, kami menyarankan Anda mendedikasikan waktu untuk melatih keterampilan perdagangan Anda untuk mengurangi risiko trading. Di Admiral Markets UK Ltd kami menawarkan kursus online gratis yang diajarkan oleh trader profesional. Klik tombol berikut untuk melihat menu konten dan mendaftar untuk kursus yang paling Anda minati:

WEBINAR GRATIS

Dampak Kemenangan Trump pada Saham

Setelah kami menjelaskan garis besarr politik Trump terhadap Biden, kami dapat menyimpulkan beberapa saham yang mendapat keuntungan dari terpilihnya kembali Trump, jika dia memenangkan pemilu Amerika Serikat:

1. Perbankan - JP Morgan Chase

Ketika Trump tiba di Gedung Putih pada tahun 2016, salah satu reformasi pertama yang dia lakukan adalah di sektor keuangan, dengan reformasi Undang-Undang Dodd-Frank untuk melonggarkan regulasi entitas menengah dan kecil. Pengendalian entitas besar terus menjadi lebih ketat untuk mencegah terulangnya krisis keuangan 2008, namun, dengan kedatangan Trump ke Gedung Putih, perusahaan-perusahaan besar ini, seperti JP Morgan, diuntungkan dari pemotongan pajak perusahaan, jika Trump menang dalam pemilihan kembali, mereka akan dapat terus mengandalkan tekanan fiskal yang rendah.

Mari kita lihat bagaimana saham JP Morgan telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir dengan grafik jangka panjang:

grafik saham JP Morgan

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5. Grafik CFD Bulanan JP Morgan Chase. Rentang data: Februari 2013 hingga September 2020. Digambarkan pada 24 September 2020 pukul 15.3 Perlu diingat bahwa performa di masa lalu tidak menjamin performa di masa depan.

Seperti yang dapat kita lihat pada grafik di atas, kedatangan Trump di Gedung Putih (ditandai dengan garis merah vertikal) mewakili momentum kenaikan yang lebih konsisten untuk JP Morgan, yang mencatat rekor tertinggi sepanjang masa di awal tahun 2020. Pandemi virus korona pada Februari 2020 akhirnya mendorong saham ke posisi terendah sejak Agustus 2017. Antara April dan September 2020 trennya praktis adalah lateral di antara $90 dan $100, meskipun volatilitas yang melonjak di bulan Maret terus meningkat saat pemilihan presiden mendekat, seperti yang ditunjukkan oleh yang Indikator Average True Range (ATR).

2. Energi - Chevron

Bukanlah rahasia bahwa Donald Trump adalah seorang skeptis terhadap perubahan iklim, pada kenyataannya, begitu dia tiba di Gedung Putih, dia mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan meninggalkan Perjanjian Paris. Saat ini hal tersebut masih dalam proses, jadi jika Trump menang, kemungkinan besar hal tersebut akan menjadi kenyataan.

Mengenai kebijakan energinya, Trump telah membatalkan hampir semua peraturan lingkungan dari pendahulunya Barack Obama, menurunkan batasan emisi gas rumah kaca, memungkinkan lebih banyak pengeboran minyak dan gas, serta melonggarkan peraturan polusi terkait pertambangan. .

Pembelaan Trump atas bahan bakar fosil dan energi tradisional akan menguntungkan daftar perusahaan seperti Chevron Corp, jika Trump memenangkan pemilihan dalam US election 2020. Mari kita lihat dalam grafik di bawah ini bagaimana kinerja perusahaan minyak di pasar saham dalam empat tahun terakhir:

grafik saham Chevron

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5. Grafik CFD Chevron Mingguan. Rentang data: dari 7 Juni 2015 hingga 25 September 2020. Digambarkan pada 25 September 2020 pukul 14.00 Perlu diingat bahwa performa di masa lalu tidak menjamin performa di masa depan.

Seperti yang bisa kita lihat di grafik, sejak Trump tiba di Gedung Putih pada November 2016, saham Chevron terus mempertahankan kenaikan hingga di bulan Februari 2020, hingga saat pandemi wabah virus Corona terjadi. Saat ini, posisi saham mendekati dukungan psikologis di angka $70, kemungkinan kemenangan Trump kembali akan menjadi dorongan yang dibutuhkan perusahaan.

3. Pertahanan - Lockheed Martin

Pada bulan Februari lalu, sebelum pandemic virus korona terjadi dan pasar mengalami guncangan yang lebih besar daripada krisis keuangan terakhir, Donald Trump mempresentasikan anggaran fiskal untuk tahun 2021 (per Oktober) yang mencakup pemotongan masalah sosial dan peningkatan pengeluaran militer. Terlepas dari kenyataan bahwa virus korona telah mengubah semua rencana pemerintah sebagai negara ekonomi terkemuka dunia, proyek yang disajikan Trump 8 bulan lalu ini dapat menjadi dasar bagi beberapa investor untuk berinvestasi pada perusahaan terkait Pertahanan jika Trump memenangkan pemilu Amerika Serikat.

Salah satu pilihannya adalah Lockheed Martin, yang sahamnya, seperti yang kita lihat, telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di era kepemimpinan Trump.

grafik saham Lockheed Martin

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5. Grafik CFD Mingguan Lockheed Martin. Rentang data: dari 15 Juni 2014 hingga 25 September 2020. Digambarkan pada 25 September 2020 pukul 15.00 Perlu diingat bahwa performa di masa lalu tidak menjamin performa di masa depan.

Harga saham Lockheed Martin telah meningkat hampir dengan stabil selama lima tahun terakhir, hingga terjadi penurunan akibat pandemi virus corona. Pada musim panas 2020, saham mengalami volatilitas kembali dan pada bulan September posisinya berada di sekitar $380.

4. Konsumsi - Walmart

Raksasa supermarket Walmart telah berkinerja dengan baik ditengah wabah pandemi Covid-19 dan persaingan ketatnya dengan Amazon. Kebijakan Trump dapat menguntungkan WalMart terutama dalam masalah ketenagakerjaan , karena kecil kemungkinan untuk Trump menyetujui langkah-langkah seperti menaikkan upah minimum atau menuntut peningkatan tunjangan sosial dan kesehatan.

Grafik saham walmart

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5. Grafik CFD Mingguan Walmart. Rentang data: dari 28 September 2014 hingga 25 September 2020. Disiapkan pada 25 September 2020 pukul 15.30

5. Farmasi - Eastman Kodak

Sektor farmasi juga dapat memperoleh keuntungan dari Administrasi Trump, yang telah berjanji akan mengalokasikan dana yang signifikan untuk membeli vaksin melawan virus corona. Dalam hal ini kami memilih Kodak karena baru-baru ini, pada musim panas tahun 2020, Trump telah mencapai kesepakatan dengan perusahaan tersebut sehingga ia dapat mulai meluncurkan produk farmasi. Berdasarkan perjanjian ini, Kodak akan menerima pinjaman sebesar $765 juta untuk memproduksi aset farmasi generik.

Berita ini memicu kenaikan saham Kodak yang sebelumnya hancur, seperti yang dapat kita lihat di bawah ini:

grafik saham kodak

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5. Grafik Mingguan Kodak. Rentang data: 21 Mei 2017 hingga 25 September 2020. Disiapkan pada 25 September 2020 pukul 16.30 Perlu diingat bahwa performa di masa lalu tidak menjamin performa di masa depan.

Jika Anda ingin melihat grafik seperti contoh-contoh di atas dan melakukan analisis secara mandiri dengan Admiral Markets UK Ltd, Anda dapat mengunduh platform perdagangan multi-aset MetaTrader 5 secara GRATIS. Anda hanya perlu mengklik tombol berikut:

Unduh MT5

Dampak Kemenangan Biden pada Saham

Seperti disebutkan di atas, Joe Biden adalah kandidat yang lebih fokus pada kebijakan sosial dan mendukung energi terbarukan. Berdasarkan hal-hal tersebut, kami telah menyoroti lima perusahaan yang dapat mengalami kenaikan dari kebijakan kandidat Demokrat ini. Berikut hanyalah contoh dan sama sekali tidak mewakili nasihat investasi.

1. Energi Terbarukan - Brookfield Renewable

Terlepas dari mayoritas yang dia capai di Kongres dan Senat, yang akan memberi Biden lebih banyak atau lebih sedikit kebebasan untuk menyetujui kebijakannya, kandidat Demokrat ini kemungkinan besar akan mengalokasikan lebih banyak dana untuk energi hijau. Hal ini akan menguntungkan perusahaan seperti Brookfield Renewable Partners, anak perusahaan dari Brookfield Asset Management.

Mari kita lihat bagaimana kinerja perusahaan ini dalam beberapa tahun terakhir:

grafik saham Brookfield Renewable

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5. Grafik mingguan yang dapat diperbarui Brookfield. Rentang data: dari 9 November 2014 hingga 27 September 2020. Disiapkan pada 27 September 2020 pukul 19:00 Perlu diingat bahwa performa di masa lalu tidak menjamin performa di masa depan.

Seperti yang bisa kita lihat di grafik, perusahaan tetap berada dalam kisaran lateral hingga akhir 2018. Mulai tahun 2019, kenaikan yang sangat mencolok dimulai bertepatan dengan akuisisi beberapa perusahaan, yang memungkinkan Brookfield Renewable melipatgandakan aset hijaunya. Hingga akhirnya, pandemi virus korona menenggelamkan saham yang kemudian segera menguat dan saat ini mencoba mengatasi resistensi di angka $48.

2. Mobil Listrik - Tesla

Masih melanjutkan dengan tema energi bersih, Tesla juga bisa mendapatkan keuntungan dari kebijakan Biden dan ketertarikannya dalam mempromosikan mobil listrik sehingga Amerika Serikat menjadi kekuatan di bidang ini. Meskipun Tesla telah melakukannya dengan sangat baik selama bertahun-tahun masa jabatan Trump, bahkan harus melakukan pembagian saham untuk membuat harga saham lebih murah, dengan demikian jika pemerintahan Demokrat menang, hal itu dapat menjadi sebuah konsolidasi yang pasti.

grafik saham tesla

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5. Grafik mingguan Tesla. Rentang data: dari 28 Januari 2018 hingga 27 September 2020. Disiapkan pada 27 September 2020 pukul 19.30 Perlu diingat bahwa kinerja masa lalu bukan jaminan kinerja di masa mendatang.

Dalam grafik di atas kita dapat melihat bagaimana hari-hari terakhir bulan September saham Tesla mengalami penurunan yang cukup mencolok. Namun demikian, masih harus dilihat bagaimana perkembangannya dalam beberapa minggu mendatang, dengan mempertimbangkan peningkatan volatilitas yang biasanya terjadi sebelum pemilihan presiden Amerika Serikat 2020.

3. Cannabis – Canopy Growth

Perusahaan mariyuana legal yang diperdagangkan secara publik telah kehilangan sebagian besar nilainya dalam dua tahun terakhir di tengah perselisihan hukum dan politik yang mengakibatkan kebingungan hukum mariyuana AS yang berbeda. Perusahaan seperti Canopy Growth tidak bisa mendapatkan cukup dari pasar Kanada dan telah menunggu selama bertahun-tahun untuk undang-undang yang menguntungkan di Amerika Serikat. Dengan Donald Trump di Gedung Putih, mereka belum menemukan sekutu untuk perjuangan mereka dan hanya kemenangan Biden yang dapat mengubah skenario ini.

Mengapa? Musim panas lalu, Senator Kamala Harris, yang dipilih oleh Biden sebagai calon wakil presiden, memperkenalkan undang-undang yang memungkinkan komersialisasi mariyuana dan penghapusan sanksi terkait penggunaan mariyuana. Persetujuan undang-undang ini tidak hanya akan bergantung pada penyewa Gedung Putih, tetapi juga mayoritas di Senat.

grafik saham Canopy Growth

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5. Grafik Pertumbuhan Kanopi Mingguan. Rentang data: dari 31 Mei 2015 hingga 27 September 2020. Disiapkan pada 27 September 2020 pukul 19.30 Perlu diingat bahwa performa di masa lalu tidak menjamin performa di masa depan.

4. Kesehatan - UnitedHealth Group

Biden tidak pernah menjanjikan persetujuan Medicare secara keseluruhan, sistem kesehatan untuk semua, tetapi dia telah menjanjikan model yang membuat asuransi swasta lebih terjangkau. Oleh karena itu, jika kandidat Demokrat memenangkan pemilihan 3 November, perusahaan asuransi kesehatan dapat menerima dorongan di pasar saham, seperti UnitedHealth Group, yang juga berspesialisasi dalam rencana tambahan untuk sistem publik.

grafik saham UnitedHealth

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5. Grafik mingguan UnitedHealth Group. Rentang data: 8 Februari 2015 hingga 27 September 2020. Disiapkan pada 27 September 2020 pukul 20.00 Perlu diingat bahwa performa di masa lalu tidak menjamin performa di masa depan.

Seperti yang kita lihat di grafik, perusahaan ini telah bekerja dengan sangat baik selama Pemerintahan Trump, jadi ini bisa menjadi opsi untuk dimasukkan ke dalam portofolio kami apakah terpilih kembali atau jika Biden menang.

5. Real Estat - REIT

REIT (Real Estate Investment Trust) adalah perusahaan yang memiliki aset real estate dan hipotek, dan publik. Perusahaan-perusahaan ini memiliki kebijakan pajak yang sangat menguntungkan karena mereka tidak diharuskan membayar pajak jika mereka membagikan setidaknya 90% dari pendapatan mereka dalam bentuk dividen. Selama Pemerintahan Trump, mereka menjadi kurang menarik untuk investasi karena pajak perusahaan yang lebih rendah.

Jika Biden memenangkan pemilu Amerika Serikat dan menaikkan pajak real estate, REIT akan sekali lagi menarik investasi karena keuntungan pajaknya. Contoh REIT adalah Apple Hospitality REIT, yang terdaftar di Bursa Efek New York dan berspesialisasi dalam hotel dan motel.

grafik saham REIT

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5. Grafik mingguan REIT Apple Hospitality. Rentang data: dari 17 Mei 2015 hingga 27 September 2020. Disiapkan pada 27 September 2020 pukul 20.00 Perlu diingat bahwa performa di masa lalu tidak menjamin performa di masa depan.

Seperti yang kita lihat di grafik, harga REIT ini belum terlalu positif. Kami akan melihat apakah ada perubahan haluan jika Biden berhasil mencapai Gedung Putih.

Hasil US Election Terhadap Pergerakan Saham

Hanya ada beberapa minggu tersisa untuk mengetahui hasil pemilu Amerika Serikat, penunjukan yang ditandai tahun ini oleh banyak faktor: pandemi Covid-19 dan krisis ekonomi yang ditimbulkannya, gerakan Black Lives Matter, keraguan yang dimiliki Trump. tentang pemberian suara melalui surat atau kematian Hakim Agung progresif Ruth Bader Ginsburg yang memungkinkan presiden saat ini untuk memiliki mayoritas konservatif di pengadilan ini.

Jika Anda ingin mengambil posisi sebelum tanggal pemilihan AS, baik sebelum atau sesudah pemilihan, dan Anda telah berlatih sebelumnya dengan akun demo, dengan Admiral Markets Anda dapat membuka akun perdagangan langsung dan menikmati keamanan dari broker teregulasi. Klik pada spanduk berikut untuk informasi lebih lanjut:

Trading Kapan Saja dengan Admiral Markets!

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker Forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 8.000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5.

Artikel lain yang mungkin juga menarik bagi Anda:

***

Data yang diberikan memberikan informasi tambahan mengenai semua analisis, perkiraan, tinjauan pasar, ramalan mingguan atau penilaian dan informasi serupa lainnya (selanjutnya disebut "Analisis") yang diterbitkan di situs Admiral Markets. Sebelum membuat keputusan investasi, perhatikan hal-hal berikut:

  1. Artikel ini adalah komunikasi pemasaran. Artikel ini dipublikasikan hanya untuk tujuan informatif dan sama sekali tidak dapat ditafsirkan sebagai saran atau rekomendasi investasi. Artikel ini tidak disusun sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mempromosikan kemandirian penelitian investasi, dan bahwa itu tidak tunduk pada larangan berurusan sebelum penyebaran penelitian investasi.
  2. Setiap keputusan investasi dibuat oleh masing-masing klien saja sedangkan Admiral Markets AS (Admiral Markets) tidak akan bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari keputusan tersebut, baik berdasarkan analisis atau tidak.
  3. Dengan tujuan untuk melindungi kepentingan klien kami dan objektivitas Analisis, Admiral Markets telah menetapkan prosedur internal yang relevan untuk pencegahan dan pengelolaan konflik kepentingan.
  4. Analisis ini disusun oleh analis independen (selanjutnya disebut "Penulis") pribadi Jitan Solanki, Trader dan Analis Profesional.
  5. Sementara setiap upaya yang wajar diambil untuk memastikan bahwa semua sumber analisis dapat diandalkan dan bahwa semua informasi disajikan, sebanyak mungkin, dengan cara yang dapat dimengerti, tepat waktu, tepat dan lengkap, Admiral Market tidak menjamin keakuratan atau kelengkapan setiap informasi yang terkandung dalam Analisis.
  6. Segala jenis kinerja instrumen keuangan masa lalu atau model yang ditunjukkan dalam analisis tidak boleh ditafsirkan sebagai janji tersurat atau tersirat, jaminan atau implikasi oleh Admiral Markets untuk kinerja di masa depan. Nilai instrumen keuangan dapat meningkat dan menurun dan pelestarian nilai aset tidak dijamin.

Produk leverage (termasuk kontrak untuk perbedaan) bersifat spekulatif dan dapat mengakibatkan kerugian atau keuntungan. Sebelum Anda memulai perdagangan, pastikan Anda memahami risikonya.

CFD adalah instrumen kompleks yang membawa risiko tinggi terjadinya kerugian dengan cepat karena penggunaan leverage.