CFD adalah instrumen kompleks yang membawa risiko tinggi terjadinya kerugian dengan cepat karena penggunaan leverage.

expand_more

Bagaimana New Normal Corona Mempengaruhi Pasar Saham?

Februari 25, 2021 13:56 UTC
Waktu membaca: 19 menit

Dampak pasar saham virus corona pada tahun 2020 kemungkinan besar akan tercatat dalam buku sejarah karena berbagai alasan. Covid-19 tidak hanya mendatangkan malapetaka di pasar keuangan di seluruh dunia, tetapi juga secara signifikan mengubah cara orang berpikir dan berperilaku. Perubahan konsumen ini, bersama dengan bisnis yang mencoba beradaptasi dengan lockdown (pembatasaan kegiatan masyarakat), jarak sosial dan mobilitas yang lebih sedikit diperkirakan akan bertahan untuk beberapa waktu lamanya. Mempelajari cara berinvestasi dalam 'new normal' ini sekarang menjadi lebih penting dari sebelumnya.

new normal indonesia

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari:

  • Apa yang dimaksud new normal dan dampaknya terhadap strategi investasi
  • Bagaimana virus corona memengaruhi saham dan cara Anda memanfaatkannya
  • Mengapa berinvestasi dalam sector tertentu merupakan hal yang penting dalam menavigasi pasar saham dan virus corona
  • Bagaimana new normal telah menciptakan kategori saham dan saham baru yang perlu Anda ketahui! Termasuk:
    • Saham ‘stay at home’ (tinggal di rumah) terbaik
    • Saham ‘work from home’ (kerja dari rumah) terbaik
    • Saham vaksin virus corona terbaik
  • Bagaimana Admiral Markets UK Ltd dapat membantu Anda melakukan trading dan berinvestasi dalam kondisi new normal dan cara memulainya sekarang juga!

Apa itu New Normal?

Apa yang dimaksud dengan new normal? Awalnya, istilah ini mengacu pada bisnis dan kondisi ekonomi baru setelah krisis keuangan 2008. Para ekonom percaya bahwa bisnis harus mengubah perilaku mereka untuk mendapatkan kembali kepercayaan dari konsumen setelah praktik pemberian pinjaman yang longgar menyebabkan gelembung perumahan di Amerika Serikat, yang memicu resesi keuangan.

Pada tahun 2020, dampak new normal corona memaksa perubahan besar pada bisnis dan konsumen. New normal adalah perubahan-perubahan yang terjadi saat ini akibat virus corona yang diyakini banyak orang akan berlangsung lama. Hal ini termasuk jarak sosial dan bekerja jarak jauh yang merupakan kondisi bisnis dan ekonomi baru yang harus diadaptasi oleh perusahaan.

Menariknya, perubahan perilaku konsumen dan bisnis telah meninggalkan beberapa pola yang sangat menarik di pasar keuangan dengan melonjak dan anjloknya harga saham di industri dan sektor tertentu. Kombinasi ini telah menghasilkan beberapa peluang trading dan investasi yang sangat menarik bagi banyak investor, yang mana Anda akan mengetahui lebih lanjut dalam artikel ini.

Tahukah Anda bahwa dengan akun Admiral Markets Invest.MT5 Anda dapat berinvestasi di saham dan ETF (Exchange Traded Funds) dari 15 bursa saham terbesar di dunia? Dan bukan itu saja, antara lain:

  • Anda dapat membuka akun hanya dengan setoran minimum € 1
  • Anda dapat berinvestasi hanya dari $ 0,01 per saham (biaya transaksi minimum hanya $1 pada saham AS).
  • Dapatkan data pasar waktu nyata secara gratis.
  • Bangun aliran pendapatan pasif dengan mengumpulkan dividen.

Anda dapat memulai sekarang dengan mengklik spanduk di bawah ini dan mulai menikmati semua fitur di atas dan masih banyak lagi!

Dampak kebijakan new normal Coronavirus pada pasar saham

Sejak wabah pertama virus corona di China, penyakit ini telah menginfeksi banyak orang di lebih dari 180 negara. Dampak ekonominya sangat besar di seluruh dunia. Pasar saham global merosot dengan beberapa indeks mencatat penurunan kuartalan terbesar mereka sejak 1987. Trader dan investor lari keluar karena takut virus menyebar, merugikan keuntungan perusahaan dan menghancurkan pertumbuhan ekonomi, seperti yang ditunjukkan dalam grafik harga mingguan S&P 500 indeks pasar saham (SP500) di bawah ini:

Grafik SP500

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5SP500, Mingguan - Rentang data: dari 30 Juni 2013 hingga 23 Juni 2020, diakses pada 23 Juni 2020 pukul 12:18 GMT. - Harap diperhatikan: Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Untuk memerangi virus tersebut, bank sentral di seluruh dunia memangkas suku bunga dan memulai kembali program pelonggaran kuantitatif seperti yang mereka lakukan pada resesi keuangan 2008. Untuk mendukung pekerja dan bisnis, Senat Amerika Serikat menyetujui paket stimulus virus corona senilai $2 triliun. Bank sentral lain juga mengambil tindakan besar, seperti Bank of Japan yang menyetujui paket stimulus virus corona sebesar 110 triliun Yen.

Karena bank sentral seperti Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa berjanji untuk melakukan 'apa pun' untuk mendukung perekonomian, investor kembali masuk ke pasar saham global pada akhir bulan Maret. Banyak indeks saham mengalami pemulihan yang sangat mengesankan. Namun, keuntungan telah terfragmentasi di berbagai sektor pasar saham.

Meskipun terdapat banyak jawaban yang berbeda untuk pertanyaan: “bagaimana tentang new normal corona memengaruhi pasar saham?” terdapat satu dampak yang besar. Investor menjadi jauh lebih selektif dalam pendekatan investasi mereka dengan memilih untuk fokus pada industri dan sektor yang dapat mengambil keuntungan dari new normal sambil menghindari yang lainnya. Jenis investasi sektor ini dapat dibagi menjadi tiga kategori utama sebagai berikut:

  • Saham ‘stay at home’
  • Saham ‘work from home’
  • Saham vaksin virus corona

Mari kita lihat masing-masing kategori sektor ini secara individual dan saham investor yang paling disukai di masing-masing kategori. Pada tahap ini, mungkin akan bermanfaat bagi Anda untuk mengunduh platform trading MetaTrader 5 GRATIS Anda yang disediakan oleh Admiral Markets. Ini akan memungkinkan Anda untuk mengikuti contoh dan grafik saham yang dibahas di sisa artikel ini.

Untuk memulai unduh gratis Anda, cukup klik pada spanduk di bawah ini:

Unduh MetaTrader 5

Saham ‘stay at home’ dalam situasi new normal

Selama virus corona, pemerintah di seluruh dunia memberlakukan lockdown untuk menghentikan orang menyebarkan virus tersebut. Beberapa orang juga dipaksa keluar dari pekerjaannya dan diperintahkan untuk tinggal di rumah, sementara banyak lainnya yang mulai bekerja dari rumah. Mentalitas 'stay at home' ini menyebabkan sekeranjang saham tertentu menjadi sangat menarik bagi investor.

#1 Netflix Inc (#NFLX)

Netflix menerima 16 juta pelanggan baru selama lockdown saat orang-orang beralih ke streaming online acara TV dan film untuk mengisi waktu. Jumlah pelanggan baru hampir dua kali lipat dari pertumbuhan pengguna yang terlihat pada kuartal terakhir di tahun 2019. Sementara lockdown menutup produksi pembuatan film, harga saham perusahaan melonjak lebih tinggi karena investor memperkirakan semakin banyak orang yang akan tinggal atau bekerja dari rumah.

Grafik Netflix

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5, #NFLX, Mingguan - Rentang data: dari 2 Juni 2013 hingga 23 Juni 2020, diakses pada 23 Juni 2020 pukul 13:18 GMT. - Harap diperhatikan: Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Dalam grafik mingguan jangka panjang harga saham Netflix di atas, jelas terlihat bahwa kenaikan baru-baru ini lebih tinggi. Faktanya, harga saham perusahaan terus meningkat sejak pertengahan tahun 2019. Sementara saat ini Netflix menghadapi lebih banyak persaingan dari Disney dan layanan streaming Apple, investor yakin perusahaan ini berada dalam posisi yang baik untuk mengatasi dampak virus corona – oleh karena itu terjadi peningkatan harga saham.

#2 GrubHub Inc (#GRUB)

GrubHub menyediakan layanan pengiriman ke lebih dari 350.000 restoran di Amerika Serikat. Layanan ini termasuk rantai besar seperti Subway, McDonald's dan Wendy's, serta restoran lokal yang lebih kecil yang menguasai lebih dari 80% bisnisnya. Investor mulai memposisikan diri mereka sejak awal di perusahaan perbankan dengan fakta bahwa orang akan memesan lebih banyak takeaway dari rantai favorit mereka selama lockdown.

Grafik GrubHub

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5, #GRUB, Mingguan - Rentang data: dari 30 Maret 2014 hingga 23 Juni 2020, diakses pada 23 Juni 2020 pukul 14:18 GMT. - Harap diperhatikan: Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Pada awal Februari 2020, Uber mulai mengambil langkah untuk mengakuisisi saingannya dari AS. Sementara mereka kalah dalam persaingan karena masalah peraturan, Just Eat Takeaway, aplikasi pengiriman makanan Eropa, mencapai kesepakatan untuk membeli GrubHub yang berbasis di Chicago seharga $7,3 miliar yang ditetapkan untuk menciptakan pemimpin dunia dalam pengiriman makanan online.

Dalam grafik mingguan jangka panjang di atas harga saham GrubHub, terlihat jelas bahwa lonjakan belakangan ini lebih tinggi di tahun 2020. Sebelumnya, harga saham berada dalam tren turun yang jelas. Dampak pasar saham virus corona telah membuat investor kembali menyukai saham GrubHub yang dapat menjadi pembalikan keuntungan bagi perusahaan.

Perusahan-perusahaan penting lainnya di sektor ‘stay at home’ termasuk:

  • Facebook (#FB) yang saat ini memiliki pengguna aktif lebih dari 2,6 miliar orang mengalahkan ekspektasi pasar lebih dari 10% pada waktu yang sama satu tahun lalu.
  • Amazon (#AMZN) memiliki berbagai layanan berbeda yang cocok untuk mereka yang tinggal di rumah. Ini tidak hanya mencakup pengiriman online untuk makanan dan kebutuhan rumah tangga tetapi juga layanan streaming online Amazon Prime dan layanan Audible dan Kindle-nya.
  • Activision Blizzard (#ATVI) juga mendapatkan manfaat dari orang-orang yang tinggal di rumah karena lebih banyak orang beralih ke video game yang sekarang dimainkan pada level rekor. Perusahaan tidak hanya mengalahkan ekspektasi pendapatan pada Mei 2020, tetapi semua karyawannya juga telah bekerja dari rumah, yang membawa kita ke kategori berikutnya.

Sebelum kita beralih ke kategori berikutnya, tahukah Anda bahwa Anda dapat mengunduh versi terbaru dari platform trading MetaTrader 5 dengan mengunduh plugin Admiral Markets MetaTrader Supreme Edition? Ini sepenuhnya GRATIS untuk melakukannya dan memungkinkan Anda mengakses untuk menerima analisis teknis yang dapat ditindaklanjuti dan ide trading pada berbagai macam instrumen keuangan dari Trading Central.

Untuk memulai, cukup klik pada spanduk di bawah ini dan mulai unduh GRATIS Anda!

MetaTrader Supreme Edition

Saham ‘work from home’ dalam situasi new normal

Metode kerja jarak jauh telah melonjak lebih tinggi selama virus corona karena perusahaan sangat ingin kembali kepada bisnisnya. Banyak perusahaan yang sekarang telah menemukan cara untuk sepenuhnya pindah ke karyawan yang bekerja jarak jauh dalam keadaan new normal. Sementara perusahaan yang paling jelas terlihat seperti Zoom telah banyak dibahas di media keuangan, terdapat perusahaan lainnya yang berkinerja lebih baik. Mari kita lihat.

#1 Microsoft Corp (#MSFT)

Microsoft telah menjadi pelopor dalam menyediakan solusi IT dan perangkat lunak untuk perusahaan global. Namun, dalam sepuluh tahun terakhir, perusahaan telah mengalami transformasi radikal dalam lini produknya. Transisi dari produk Office ke penawaran cloudnya di bawah Office 365 telah membantu, serta pengenalan produk Microsoft Teams. Ini adalah perusahaan yang mapan dan kemungkinan besar akan berhasil terlepas dari situasi ekonomi.

Grafik Saham Microsoft

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5, #MSFT, Mingguan - Rentang data: dari 23 Januari 2013 hingga 23 Juni 2020, diakses pada 23 Juni 2020 pukul 16:18 GMT. - Harap diperhatikan: Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Dalam jangka panjang, grafik harga mingguan harga saham Microsoft di atas terlihat jelas untuk tren naik. Meskipun terdapat beberapa penurunan kecil, daya tahan perusahaan sangat kuat dengan sebagian besar perusahaan dan pengguna rumahan yang akrab dengan produk Microsoft. Sekarang di saat para pengguna dapat mengakses produk-produk perusahaan di cloud, perusahaan juga telah mendapatkan posisi yang baik dalam solusi kerja jarak jauh.

#2 DocuSign Inc (#DOCU)

DocuSign adalah pemimpin dalam teknologi tanda tangan elektronik dan memungkinkan perusahaan untuk mempersiapkan dan melaksanakan perjanjian dan kontrak. Solusi yang disediakan oleh perusahaan semuanya berbasis cloud yang membuatnya ideal bagi mereka yang bekerja dari rumah. IPO perusahaan baru saja go public pada tahun 2018. Sejak saat itu, harga sahamnya melonjak lebih tinggi, seperti yang terlihat pada grafik di bawah ini:

Grafik DocuSign

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5, #DOCU, Mingguan - Rentang data: dari 22 April 2018 hingga 23 Juni 2020, diakses pada 23 Juni 2020 pukul 15:18 GMT. - Harap diperhatikan: Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Dalam grafik harga mingguan jangka panjang dari harga saham DocuSign di atas, jelas terlihat perusahaan berkinerja baik bahkan sebelum dampak Covid-19. Namun, sejak virus corona, harga saham perusahaan telah melonjak lebih tinggi dan diperdagangkan pada level tertinggi baru sepanjang masa.

Perusahaaan-perushaaan penting lainnya dari sector ‘work from home’ termasuk:

  • Dropbox (#DBX) adalah salah satu perusahaan asli yang menawarkan penyimpanan cloud dan layanan berbagi file. Sementara persaingan dari Microsoft, Google, dan Amazon telah mengikis pangsa pasarnya, perusahaan tersebut masih memiliki lebih dari 600 juta pengguna, meskipun dengan harga saham yang mengalami kesulitan.
  • Atlassian (#TEAM) berbasis di Australia dan menawarkan alat pelacak proyek dan produktivitas yang digunakan oleh berbagai perusahaan. Perusahaan ini terkenal dengan platform Trello dan JIRA-nya. Dengan pertumbuhan pendapatan tahunan sekitar 38% selama lima tahun terakhir, ini merupakan saham dengan posisi yang baik untuk kerja jarak jauh.
  • Citrix Systems (#CTXS) menyediakan perangkat lunak yang memungkinkan pekerja mengakses sistem perusahaan dari jarak jauh. Produk ini mencakup server pribadi virtual, berbagi file, dan solusi penyimpanan. Harga saham perusahaan sudah berkinerja baik sebelum virus corona. Namun, berbagai peristiwa telah memperkuat posisi mereka sebagai pemimpin pasar dalam kerja jarak jauh.

Tahukah Anda bahwa dengan akun trading live Anda dapat memperdagangkan berbagai jenis saham, serta kelas aset lainnya, menggunakan Contracts for Difference (CFD)? Produk ini memungkinkan Anda untuk melakukan trading long dan short menggunakan leverage, serta mengakses alat trading, pendidikan, dan penelitian tingkat lanjut.

Untuk membuka akun trading live hari ini, cukup klik pada spanduk di bawah ini:

Daftar Akun Live

Saham vaksin virus corona

Sementara keadaan new normal telah memaksa orang untuk tinggal di rumah dan bekerja dari rumah, terdapat orang-orang yang keadaan new normal barunya adalah menemukan vaksin virus corona. Saat artikel ini ditulis, terdapat lebih dari 50 potensi vaksin virus corona yang berada pada tahapan pengujian yang berbeda.

Perusahaan farmasi dan perusahaan bioteknologi telah diminati oleh investor karena perlombaan untuk menemukan vaksin virus corona. Namun, perlu dicatat bahwa sektor ini bisa sangat tidak stabil. Faktanya, beberapa perusahaan seperti Inovio Pharmaceuticals memulai tahun ini sebagai saham penny belaka sebelum nilainya menjadi dua kali lipat pada tahun 2020 saja. Manajemen risiko akan menjadi penting saat memperdagangkan saham dengan volatilitas tinggi. Mari kita lihat beberapa di antaranya.

#1 Inovio Pharmaceuticals (#INO)

Inovio Pharmaceuticals' harga saham memulai tahun trading pada sekitar $3 per tanda saham. Ini merupakan perjalanan rollercoaster bagi investor karena perusahaan mengumumkan ambisi besarnya untuk memberikan satu juta dosis vaksin pada akhir tahun. Saham melonjak lebih jauh pada tanggal 23 Juni menjadi hampir $18, setelah perusahaan mengumumkan $71 juta dana dari Departemen Pertahanan untuk memproduksi perangkat genggam untuk mengelola vaksin Covid-19 eksperimental perusahaan, yang saat ini sedang dalam uji klinis fase satu.

Saham Ivonio

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5, #INO, Bulanan - Rentang data: dari 1 Februari 2002 hingga 23 Juni 2020, diakses pada 23 Juni 2020 pukul 16:18 GMT. - Harap diperhatikan: Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Perusahaan-perusahaan penting lainnya di sektor vaksin virus corona termasuk:

  • Regeneron Pharmaceuticals (#REGN) pada awal Februari mengumumkan pengembangan vaksin baru dan kandidat pengobatan. Perusahaan tersebut memulai kolaborasi dengan Sanofi dan sejak itu telah meluncurkan uji coba fase dua dan tiga di Jerman, Spanyol, Kanada, dan Rusia.
  • Moderna Inc (#MRNA) sangat cepat menemukan kandidat vaksin potensial setelah memproduksinya dalam dua hari setelah rangkaian genetik Covid-19 dirilis. Sementara perusahaan memulai uji coba fase satu di AS paling awal Februari 2020, uji coba akan memakan waktu setidaknya satu tahun.

Bagaimana cara melakukan trading dalam situasi new normal

Sekarang Anda mungkin telah mengunduh platform trading MetaTrader 5 GRATIS yang disediakan oleh Admiral Markets. Jika Anda belum selesai, mulai unduh gratis Anda dengan mengklik disini. Setelah Anda melakukan ini, trading dalam mode new normal hanya memerlukan beberapa langkah, seperti yang dijelaskan di bawah ini:

  1. Buka platform trading MetaTrader 5 Anda yang disediakan gratis oleh Admiral Markets.
  2. Buka jendela Market Watch dengan memilih View dari menu atas platform. Atau, tekan Ctrl + M pada keyboard Anda. Ini kemudian akan membuka daftar simbol yang berpotensi untuk Anda perdagangkan.
  3. Untuk menemukan simbol, atau pasar, yang ingin Anda perdagangkan cukup dengan klik kanan di jendela Amati Pasar dan pilih Symbols. Jendela Symbols kemudian akan terbuka.
  4. Anda dapat mencari pasar yang ingin Anda perdagangkan di kotak pencarian atau memilih dari kategori di sebelah kiri, seperti yang ditunjukkan di bawah ini. Setelah Anda memilih simbol yang ingin Anda perdagangkan, klik OK.

Unduh MetaTrader 5

Tangkapan layar dari platform trading MetaTrader 5 yang disediakan oleh Admiral Markets yang menunjukkan jendela symbol.

Untuk menempatkan posisi trading di pasar ini, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Tarik simbol dari jendela Market Watch ke grafik.
  2. Klik kanan pada grafik dan pilih Trading, New Order.
  3. Tiket trading akan terbuka bagi Anda untuk mengatur parameter Anda sendiri seperti arah (beli atau jual), eksekusi pasar, volume, dan lainnya.

Tangkapan Layar MetaTrader 5

Tangkapan layar dari platform trading MetaTrader 5 yang disediakan oleh Admiral Markets yang menunjukkan tiket trading.

Mengapa melakukan trading dengan Admiral Markets dalam situasi new normal?

Lakukan trading dengan percaya diri dengan perusahaan mapan yang disahkan dan diatur oleh Financial Conduct Authority (FCA).

  • Dapatkan keuntungan dari kebijakan perlindungan saldo negatif, yang dapat melindungi Anda dari pergerakan merugikan di pasar.
  • Lakukan trading dari platform trading online populer MetaTrader untuk sistem operasi PC, Mac, Web, Android dan iOS.
  • Buka akun investasi untuk membeli saham, saham, dan ETF dari 15 bursa saham terbesar di dunia.
  • Buka akun trading Admiral.Markets atau Trade.MT5 untuk menempatkan posisi trading melalui CFD, memungkinkan Anda untuk membeli dan menjual pasar dan berpotensi mendapat keuntungan dari pasar naik dan turun.

Tahukah Anda bahwa Anda dapat menguji coba semua layanan ini dengan membuka akun trading demo GRATIS? Dengan membuka akun ini, Anda akan dapat melakukan trading di lingkungan trading virtual sampai Anda siap untuk menggunakan akun langsung! Untuk membaca lebih lanjut Anda dapat membaca artikel tentang new normal Indonesia

Mengapa tidak menguji ide dan teori Anda hari ini? Klik pada spanduk di bawah ini untuk memulai!

Buka Akun Demo

Artikel lainnya yang mungkin menarik bagi Anda:

INFORMASI MATERI ANALITIS:

Data yang diberikan memberikan informasi tambahan tentang semua analisis, perkiraan, prakiraan, prakiraan, tinjauan pasar, pandangan mingguan atau evaluasi lain atau informasi serupa (selanjutnya disebut "Analisis") yang dipublikasikan di situs web badan investasi Admiral Markets yang beroperasi di bawah merek dagang Admiral Markets (selanjutnya disebut "Admiral Markets"). Sebelum membuat keputusan investasi, perhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Ini adalah komunikasi pemasaran. Konten tersebut diposting hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat atau rekomendasi investasi. Ini belum disiapkan sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mempromosikan kemandirian penelitian investasi, dan tidak tunduk pada larangan pra-diseminasi penelitian investasi.
  2. Setiap keputusan investasi dibuat oleh setiap klien sendiri, sementara Admiral Markets tidak akan bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari keputusan tersebut, baik berdasarkan konten atau tidak.
  3. Untuk melindungi kepentingan klien kami dan objektivitas Analisis, Admiral Markets telah menetapkan prosedur internal yang relevan untuk pencegahan dan pengelolaan konflik kepentingan.
  4. Analisis tersebut disiapkan oleh analis independen, Jitan Solaki, pelaksana SEO (selanjutnya disebut "Penulis") berdasarkan perkiraan pribadi.
  5. Meskipun semua upaya yang wajar telah dilakukan untuk memastikan bahwa semua sumber konten dapat diandalkan dan bahwa semua informasi disajikan, sebanyak mungkin, dengan cara yang dapat dimengerti, tepat waktu, akurat, dan lengkap, Admiral Markets tidak menjamin keakuratan. atau integritas informasi apa pun yang terkandung dalam Analisis.
  6. Setiap kinerja masa lalu atau pemodelan instrumen keuangan yang ditunjukkan dalam konten tidak boleh ditafsirkan sebagai janji, jaminan, atau implikasi tersurat maupun tersirat dari Admiral Markets untuk kinerja di masa mendatang. Nilai instrumen keuangan dapat naik dan turun, dan pelestarian nilai aset tidak dijamin.
  7. Produk dengan leverage (termasuk kontrak untuk perbedaan) bersifat spekulatif dan dapat menghasilkan keuntungan atau kerugian. Sebelum Anda mulai berdagang, pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya.
Avatar-Admirals
Admirals
Solusi lengkap untuk membelanjakan, berinvestasi, dan mengelola uang Anda

Lebih dari sekadar broker, Admirals adalah pusat keuangan, menawarkan berbagai macam produk dan layanan keuangan. Kami memungkinkan pendekatan keuangan pribadi melalui solusi lengkap untuk berinvestasi, membelanjakan, dan mengelola uang.