Saham Microsoft: Apakah Saya Harus Membeli Saham Microsoft?

September 16, 2021 07:02 UTC
Waktu membaca: 13 menit

Dengan pertumbuhan saham teknologi yang fenomenal seperti Tesla selama setahun terakhir ini, banyak investor yang menunggu hal besar berikutnya. Keinginan untuk menemukan saham dengan pertumbuhan yang sempurna ini mengartikan bahwa perusahaan yang mapan dan matang sering diabaikan. Benar bila, jenis perusahaan ini telah melalui periode pertumbuhan yang tinggi dan, oleh karena itu, sangat sulit untuk mengungguli pasar dalam jangka panjang. Namun, tidak berarti bahwa saham tersebut tidak memiliki apa pun untuk ditawarkan kepada investor.

Dalam artikel ini, kami akan membahas secara terperinci prospek berinvestasi pada saham Microsoft. Kami akan melihat sekilas sejarah perusahaan yang panjang dan populer, meneliti kinerja keuangannya baru-baru ini, menganalisis evolusi harga saham Microsoft dan masih banyak lagi! Jadi, jika Anda pernah bertanya pada diri sendiri, “Haruskah saya membeli saham Microsoft?” Anda berada di tempat yang tepat!

Microsoft – Sejarah Singkat

Microsoft Corporation didirikan pada tahun 1975 oleh Bill Gates dan Paul Allen. Hingga saat ini saham bill gates di Microsoft juga masih cukup banyak. Teknologi raksasa ini mungkin paling terkenal dengan sistem operasinya, yang pertama kali dinamakan, MS-DOS pada 1980-an dan kemudian, lebih dikenal dengan Microsoft Windows.

Versi pertama Microsoft Windows dirilis pada tahun 1985 dan pada tahun-tahun berikutnya, Windows mendominasi pasar sistem operasi komputer pribadi.

Pada tahun 1986, Microsoft go public melalui pelelangan umum perdana pada Nasdaq Exchange. Berkat dominasi Windows, harga saham Microsoft meningkat pesat di sepanjang akhir 1980-an dan 1990-an. Kenaikan mulai meroket dalam harga saham dan Microsoft tercatat telah menciptakan tiga orang miliarder serta lebih dari 10.000 jutawan di antara para karyawannya, yang dengan bijak menerima opsi saham sebagai bagian dari kompensasi mereka pada hari-hari awal perusahaan dibangun.

Sejak debutnya di bursa saham, Microsoft telah melakukan diversifikasi di luar sistem operasi dan memperkenalkan berbagai aplikasi komputer, termasuk Microsoft Office dan Internet Explorer yang populer (belum lama ini digantikan oleh Microsoft Edge), konsol game Xbox, Bing, mesin pencarian berbasis internet, dan, yang paling baru, layanan komputasi awan, Azure.

Laporan Keuangan Microsoft

Dalam perusahaan teknologi, Microsoft tentu saja merupakan bagian dari garda lama. Sebagai sebuah perusahaan, yang telah mengalami masa pertumbuhan tinggi dan berhasil menjadikan dirinya sebagai pemimpin pasar serta salah satu perusahaan terbesar di dunia.

Namun, Microsoft terus mencatat kinerja keuangan yang mengesankan setiap tahun dan terus berkembang. Tidak terkecuali tahun ini.

Pada tabel di bawah, kami telah membahas beberapa indikator utama dari hasil akhir per 30 Juni 2021 dan membandingkannya dengan hasil dari dua tahun sebelumnya.

Sumber: Microsoft Corporation - Form 10-K – Untuk Tahun Anggaran per 30 Juni 2021. 
  2021 2020 2019

Pendapatan Produk

$71,074 juta

$68,041 juta

$66,069 juta

Layanan dan Pendapatan Lainnya

$97,014 juta

$74,974 juta

$59,774 juta

Total pendapatan

$168,088 juta

$143,015 juta

$125,843 juta

Pendapatan Bersih

$61,271 juta

$44,281 juta

$39,240 juta

Laba per Saham

$8.12

$5.82

$5.11

Melihat data di atas, angka-angka itu sebenarnya sudah berbicara sendiri. Kita dapat dengan jelas melihat bahwa semuanya telah meningkat dari tahun ke tahun dengan keadaan tahun akhir yang sangat mengesankan.

Namun, jika kita melihat lebih rinci, kita dapat membuat asumsi bahwa kesuksesan tahun lalu sebagian besar diperoleh dari peningkatan besar dalam perihal layanan dan untuk pendapatan lainnya meningkat sebesar 29% dari tahun sebelumnya. Sedangkan, pendapatan produk, tercatat hanya mengalami peningkatan sebesar 4,5%.

Pendapatan produk lebih mengacu pada pendapatan yang dihasilkan oleh penjualan sistem operasi, perangkat keras, aplikasi, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk pelayanan dan pendapatan lainnya sebagian besar dihasilkan oleh penjualan dan langganan produk berbasis cloud seperti Office 365 dan Azure.

Peningkatan besar dalam pendapatan layanan ini terutama disebabkan oleh perubahan kondisi kinerja yang disebabkan oleh peraturan Covid-19 tahun lalu, dengan banyaknya perusahaan yang mencari layanan berbasis cloud untuk memfasilitasi karyawan mereka bekerja dari rumah.

Kemungkinan kenaikan ini akan terkoreksi karena karyawan diperbolehkan untuk kembali ke kantor. Namun, kita juga dapat menyaksikan awal babak baru dalam kehidupan kerja, di mana karyawan dapat lebih leluasa bekerja, di mana, dalam hal ini, pendapatan dari layanan berbasis cloud selanjutnya akan terus meningkat.

Jadi bagaimana dengan saham Microsoft sendiri? Pada bagian selanjutnya, kita akan meliha perubahan terbaru dari harga saham Microsoft.

Webinar Live Trading Gratis Dengan Admirals

Apakah Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang trading dan investasi? Dengan Admirals (sebelumnya Admirals Market), kami menyediakan webinar harian dari Senin sampai Jumat yang akan membahas beragam topik yang luas. Webinar-webinar ini dibawakan oleh trader profesional dan tentunya benar-benar gratis! Klik spanduk di bawah ini untuk melihat jadwal mendatang dan mendaftar hari ini:

Evolusi Harga Saham Microsoft

Sumber: Admirals MetaTrader 5 - Grafik Mingguan Microsoft Saham. Rentang Tanggal: 22 November 2015 – 16 Agustus 2021. Tanggal Pengambilan: 16 Agustus 2021. Kinerja masa tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

 

Gambar di atas adalah grafik mingguan harga saham Microsoft, yang menunjukkan perubahan sejak November 2015. Sejak Agustus 2016, saham Microsoft mengalami tren naik dan, dalam beberapa tahun terakhir, tren kenaikan ini telah meningkat pesat. Di bawah ini kami tampilkan grafik harian untuk mengamati periode pertumbuhan selama dua tahun ini yang cukup pesat.

 

Sumber: Admirals MetaTrader 5 – Grafik Harian Microsoft Saham. Rentang Tanggal: 1 April 2019 – 12 Agustus 2021. Tanggal Pengambilan: 12 Agustus 2021. Kinerja masa tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

 

Kita dapat melihat dari grafik ini bahwa – sejak penurunan pasar yang disebabkan oleh pandemi coronavirus, yang disorot dengan warna merah – harga saham Microsoft telah mengikuti tren kenaikan yang jelas, mencapai tingkat tertinggi di sepanjang masa sebesar 290,42 dollar pada 9 Agustus 2021. Sejauh ini pada tahun 2021, harga saham Microsoft telah meningkat sebesar hampir 30% (per 11 Agustus).

Selain dampak dari pandemi Covid-19, kami telah mengamati dan memberi tanda untuk beberapa tanggal penting lainnya saham Microsoft selama beberapa bulan terakhir, yang telah ikut mengambil bagian pada tren kenaikan.

Tanggal pertamanya adalah perilisan konsol game Xbox terbaru pada 10 November 2020, ini memungkinkan Microsoft untuk mendapatkan banyak keuntungan dari konsumen yang memiliki banyak waktu luang karena pembatasan sosial yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Perilisan konsol baru ini adalah pendukung utama di balik pendapatan gim Microsoft yang meningkat hingga 3,8 miliar dollar, atau sebesar 33%, per 30 Juni 2021.

Pada 12 April 2021, Microsoft mengumumkan pendapatan Nuance Communications yang bernilai 19,7 miliar dollar – perusahaan perangkat lunak cloud dan AI. Perolehan ini menunjukkan ambisi Microsoft untuk terus mengembangkan bagian layanannya dari bisnis mereka yang berbasis cloud.

Pada 24 Juni 2021, Microsoft mengumumkan bahwa Windows 11 akan dirilis pada akhir tahun. Pada hari yang sama, didukung oleh peningkatan permintaan untuk produk dan layanan mereka selama pandemi, kapitalisasi pasar Microsoft menutup sesi lebih dari 2 triliun dollar untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan. Angka ini menjadi semakin melonjak ketika Anda mempertimbangkan bahwa kapitalisasi pasar Microsoft hanya melewati 1 triliun dollar pada dua tahun sebelumnya. Dalam dua tahun yang singkat perusahaan telah berhasil menggandakan nilainya.

Hal ini menjadikan Microsoft sebagai perusahaan yang paling bernilai kedua di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar. Pada posisi pertama di tempati oleh pesaing lama, Apple. Tapi seperti apa masa depan saham Microsoft?

Apakah Saya Harus Membeli Saham Microsoft?

Di bawah masa jabatan CEO Satya Nadella, Microsoft telah menyokong masa depan dan mengalihkan fokus pada produk berbasis cloud. Telah lewat sudah hari-hari membayar biaya satu kali untuk Microsoft Office, sekarang konsumen harus membayar langganan tahunan untuk Office 365. Dalam hal pasar saham, produk komputasi awan Microsoft, Azure, adalah yang kedua setelah Amazon Web Services dalam bidang yang bertumbuh dengan pesat ini.

Terlepas dari kapitalisasi pasar sebesar 2 triliun dollar Microsoft yang melonjak seperti yang telah kita lihat, perusahaan terus bertumbuh. Ketika Anda melihat kinerja keuangan Microsoft baru-baru ini, terdapat sedikit alasan untuk meragukan bahwa saham Microsoft akan terus meningkat di masa depan. Namun selain pertumbuhan di masa depan, saham Microsoft akan menawarkan lebih banyak penawaran lain kepada investor.

Pemegang saham Microsoft memiliki risiko yang lebih kecil daripada membeli saham pada perusahaan yang lebih kecil dan kurang mapan. Bukan berarti tanpa risiko, karena semua investasi memiliki risiko. Namun, Anda dapat mengharapkan volatilitas yang lebih sedikit dan memiliki saham Microsoft, yang ideal untuk investasi jangka panjang.

Selain itu, tidak seperti banyak perusahaan teknologi yang lebih muda, Microsoft telah membayar dividen setiap tiga bulan yang dapat diandalkan yang saat ini berkisar 0,56 dollar per saham. Harga saham Microsoft saat ini mewakili hasil dividen tahunan sekitar 0,8%. Ini mungkin tidak terlihat banyak, tetapi ini adalah sumber pendapatan yang terus berkembang. Dividen yang dibayar setiap tiga bulan naik sebesar 0,31 dollar per saham pada tahun 2015.

Kelemahan berinvestasi pada saham Microsoft? Sulit untuk dipungkiri bahwa harga saham saat ini sedang naik-naiknya setelah satu tahun boomingnya saham-saham. Pada harga ini, saham Microsoft mungkin terlalu mahal bagi banyak investor.

Namun, perlu diingat bahwa Microsoft memiliki sejarah pemecahan sahamnya ketika harga saham sedang tinggi, dan telah melakukan sembilan kali pemecahan saham sejak dipublikasikan. Oleh karena itu, jika pada tingkat saat ini harga saham terus meningkat, jangan heran jika Microsoft mengumumkan pemecahan saham pada beberapa saat di masa depan.

Trading Saham CFD Dengan Admirals

Merasa kurang paham dengan saham Microsoft? Dengan akun Trade.MT5 dari Admirals, Anda dapat melakukan trading Contracts For Difference (CFD) pada Microsoft dan pada lebih dari 3.300 saham lainnya! CFD memungkinkan trader untuk mendapatkan keuntungan dari kenaikan dan penurunan harga, selain itu penggunaan leverage juga memberikan banyak manfaat. Klik spanduk di bawah ini untuk mendaftar akun hari ini!

 

Cara Membeli Saham Microsoft Melalui Admirals

Jika Anda ingin tahu cara untuk Anda dapat mulai beraksi dan berinvestasi dengan Microsoft, Anda mungkin tertarik untuk mengetahui bahwa Anda dapat melakukannya dengan Admirals!

Pada bagian akhir ini, kami akan memberikan panduan yang berisi langkah-langkah cara membeli saham Microsoft dengan Admirals!

  1. Daftar akun Invest.MT5 
  2. Mengunduh paltform trading MetaTrader 5
  3. Buka MetaTrader 5 dan masuk dengan data akun investasi Anda.
  4. Tekan Control + U untuk membuka jendela Symbols, seperti di bawah ini. Pada bagian ini, cari Microsoft dan klik ‘Tampilkan Simbol’

Sumber: Admirals MetaTrader 5 - Symbols

  1. Buka tab Market Watch pada sisi kiri layar, temukan simbol saham Microsoft yang telah Anda tambahkan pada langkah sebelumnya, klik kanan dan pilih 'Jendela Grafik' untuk membuka grafik harga
  2. Tekan tombol 'Order Baru' pada bagian atas layar untuk membuka jendela pesanan, di mana Anda dapat memilih jumlah saham Microsoft yang ingin Anda beli, serta mengatur take profit dan stop loss jika dibutuhkan.

Sumber: Admirals MetaTrader 5 – Grafik Harian Microsoft Saham. Rentang Tanggal: 8 Juni 2020 – 13 Agustus 2021. Tanggal Pengambilan: 13 Agustus 2021. Kinerja masa tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

 

Pemikiran Akhir – Haruskah Membeli Saham Microsoft?

Jawaban apakah Anda harus membeli saham Microsoft atau tidak benar-benar bergantung pada apa yang Anda butuhkan untuk investasi Anda. Jika Anda mencari investasi yang akan lepas landas, memiliki pertumbuhan yang cepat, fenomenal, dan membuat Anda kaya, maka saham Microsoft mungkin bukanlah pilihan yang tepat.

Namun, untuk menemukan saham yang sesuai dengan tagihan itu sangatlah tidak mungkin. Walaupun terdapat perusahaan yang mencatat pertumbuhan harga saham yang cepat dan luar biasa, seperti Tesla, terdapat juga seratus perusahaan lain yang harga sahamnya tidak bergerak ke mana-mana dan seratus lebih lagi yang harga sahamnya dapat anjlok.

Jadi, bagi mereka yang sedang mencari investasi jangka panjang di perusahaan mapan yang memimpin pasar, dengan keunggulan kompetitif yang cukup besar dan yang membayar dividen yang dapat diandalkan serta teratur, saham Microsoft tentu saja merupakan prospek yang menarik.

Berinvestasi Dengan Admirals

Selain saham Microsoft, akun Invest.MT5 dari Admirals mengizinkan Anda untuk berinvestasi dengan 4,300 jenis saham dan dengan lebih dari 200 Exchange-Traded Funds (ETFs). Kegunaan lain dari akun ini termasuk:  

  • Kemampuan untuk membuka akun hanya dengan setoran minimum sebesar €1
  • Akses gratis ke paltform trading multi-asset nomor satu di dunia, MetaTrader 5
  • Akses eksklusif alat Analisis Premium kami, berita pasar terbaru, sentimen serta wawasan teknis dan tanpa biaya tambahan!

Untuk membuat akun hari ini, klik spanduk di bawah ini: 

 

Artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

Tentang Admirals

Admirals adalah broker Forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan secara global, dan telah menawarkan lebih dari 8,000 trading instrumen keuangan melalui platform trading paling bergengsi di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

INFORMASI TENTANG MATERI ANALITIS:

Data yang diberikan memberikan informasi tambahan mengenai semua analisis, perkiraan, prognosis, perkiraan, ulasan pasar, pandangan mingguan atau penilaian atau informasi serupa lainnya (selanjutnya disebut "Analisis") yang dipublikasikan di situs web perusahaan investasi Admiral Markets yang beroperasi di bawah merek dagang Admiral Markets (selanjutnya “Admiral Markets”) Sebelum membuat keputusan investasi, harap perhatikan baik-baik hal-hal berikut:

  1. Ini adalah komunikasi pemasaran. Konten diterbitkan hanya untuk tujuan informatif dan sama sekali tidak dapat ditafsirkan sebagai saran atau rekomendasi investasi. Itu belum disiapkan sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mempromosikan independensi penelitian investasi, dan tidak tunduk pada larangan berurusan sebelum diseminasi penelitian investasi.
  2. Setiap keputusan investasi dibuat oleh masing-masing klien sendiri sedangkan Admiral Markets tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari keputusan tersebut, baik berdasarkan konten atau tidak.
  3. Dengan tujuan untuk melindungi kepentingan klien kami dan objektivitas Analisis, Admiral Markets telah menetapkan prosedur internal yang relevan untuk pencegahan dan pengelolaan konflik kepentingan.
  4. Analisis disiapkan oleh analis independen Roberto Rivero, Kontributor Freelance (selanjutnya disebut "Penulis") berdasarkan perkiraan pribadi.
  5. Sementara setiap upaya yang wajar diambil untuk memastikan bahwa semua sumber konten dapat diandalkan dan bahwa semua informasi disajikan, sebanyak mungkin, dengan cara yang dapat dimengerti, tepat waktu, tepat dan lengkap, Admiral Markets tidak menjamin keakuratan atau kelengkapan dari setiap informasi yang terkandung dalam Analisis.
  6. Segala jenis kinerja instrumen keuangan masa lalu atau model yang ditunjukkan dalam konten tidak boleh ditafsirkan sebagai janji, jaminan, atau implikasi tersurat maupun tersirat oleh Admiral Markets untuk kinerja apa pun di masa mendatang. Nilai instrumen keuangan dapat meningkat dan menurun dan pelestarian nilai aset tidak dijamin.
  7. Produk dengan leverage (termasuk kontrak untuk perbedaan) bersifat spekulatif dan dapat mengakibatkan kerugian atau keuntungan. Sebelum Anda memulai trading, harap pastikan bahwa Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat .
Roberto Rivero
Roberto Rivero Penulis Keuangan, Admirals, London

Roberto menghabiskan 11 tahun merancang sistem trading dan pengambilan keputusan untuk trader dan manajer investasi, serta 13 tahun lagi di S&P, bekerja dengan investor profesional.