Tiga Saham Maskapai Penerbangan yang Harus Diperhatikan di 2021

Juli 26, 2021 01:56 UTC

Hampir semua usaha industri termasuk industri penerbangan mengalami kesulitan yang sama akibat adanya pandemi virus corona ini. Setelah berhasil melalui masa masa sulit setahun belakang ini, vaksinasi seluruh dunia mendorong optimisme terhadap industri yang mengalami kesusahan pada musim panas di belahan bumi utara.

Saham maskapai penerbangan, yang mengalami penurunan tajam di tahun 2020, mungkin kini menjadi peluang bagi sebagian investor. Pada artikel ini, kita akan melihat tiga saham maskapai penerbangan yang harus diperhatikan pada tahun 2021, dengan harapan kita dapat melihat kedepannya dunia kembali normal.

Covid-19, Pembatasan Perjalanan and Masa Depan

Industri penerbangan sempat terhambat pada tahun 2020 di tengah berbagai pembatasan perjalanan yang diberlakukan di seluruh dunia dalam menghadapi pandemi virus corona. Saham maskapai pun mendapat akibatnya dan jatuh karena menurunnya permintaan untuk penerbangan

Pada saat penulisan, upaya vaksinasi global sedang berlangsung di sebagain negara maju, dengan tingkat keberhasilan yang bermacam-macam. Khususnya Israel, Amerika Serikat dan Inggris yang telah membuat kemajuan yang baik dalam persentase populasi yang sudah divaksinasi

Perkembangan positif ini meningkatkan harapan orang-orang terhadap kembalinya normalitas yang sudah sebentar lagi dan, mungkin, penerbangan internasional akan segera berjalan kembali.

Namun, penting untuk dicatat bahwa, seperti yang sudah kita lihat berkali-kali selama setahun terakhir, disaat pandemi, banyak hal dapat berubah dengan cepat. Jadi, dalam jangka pendek, kita dapat mengharapkan saham penerbangan menjadi lebih sensitif terhadap berita apa pun yang dapat menyebabkan penundaan lebih lanjut atau kelonggaran pembatasan perjalanan.

Hal ini meningkatkan volalitas dalam jangka pendek yang kemungkinan akan memberikan peluang bagi sebagian investor untuk mendapatkan profit dari naik maupun turunnya saham maskapai penerbangan. Namun, dalam artikel ini, kami akan fokus pada prospek jangka panjang dari saham maskapai penerbangan.

Saham Maskapai Penerbangan IAG

International Consolidated Airlines Group (IAG) didirikan pada tahun 2011 setelah penggabungan antara Bristish Airways dan Iberia – masing-masing adalah maskapai penerbangan utama di Inggris dan Spanyol.

Sejak awal, IAG telah menjadi pemilik empat maskapai lainnya - British Midland International (BMI), Vueling, Aer Lingus dan, yang terbaru, Air Europa.

IAG melewati tahun 2020 yang sulit, dengan pendapatan yang menurun hampir 70% dan laba bersih yang mengalami kerugian sebesar lebih dari 6.5 miliar Euro, menurut hasil akhir tahun.

Pada bulan Maret 2020, ketika wabah Covid-19 menyebar keseluruh dunia dan menyebabkan lockdown ekonomi, harga saham IAG anjlok, dan terus menurun hingga bulan Mei. Bulan September, IAG mengalami peningkatan sebesar lebih dari 2.7 milyar Euro, sehingga menciptakan hampir 3 miliar saham baru dan, dengan demikian, menyebabkan harga saham mencapai titik terendah sejak perusahaan berdiri.

Sumber: Admirals (sebelumnya Admiral Markets) MetaTrader 5 – Grafik Harian IAG. Tanggal: 10 Februari 2020 - 15 April 2021. Tanggal Pengambilan: 15 April 2021. Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Namun, sejak mencapai level terendah di 88.46 GBX pada akhir Oktober, harga saham kembali pulih dan sekarang diperjualkan di atas level 200 GBX.

Berkat uang yang terkumpul pada bulan September, IAG mampu untuk bertahan dengan aman, akan tetapi, kesuksesan masa depan dan kemampuan untuk memperoleh kembali level saat sebelum pandemi sangat bergantung pada pelonggaran pembatasan perjalanan di bulan-bulan musim panas.

Sumber: Admirals MetaTrader 5 - Grafik Harian IAG. Tanggal: 26 Juli 2015 - 15 April 2021. Tanggal Pengambilan: 15 April 2021. Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Saham Maskapai Penerbangan EasyJet

EasyJet, yang didirikan pada tahun 1995, adalah organisasi maskapai berbiaya rendah yang berbasis di Inggris dan beroperasi ke seluruh Eropa. Organisasi ini menawarkan layananan “tanpa embel-embel”, yang mengizinkan penumpang untuk mendapatkan penawaran tarif rendah dengan cara, menghilangkan, atau membebankan biaya tambahan, untuk semua layanan yang tidak terlalu diperlukan.

Berdasarkan laporan tahunannya, pendapatan turun 49% pada tahun 2020 dan perusahaan memposting kerugian laba bersih sebesar 1 miliar poundsterling dibandingkan dengan laba bersih tahun sebelumnya sebesar 349 miliar poundsterling.

Menanggapi pandemi, perusahaan memotong biaya operasi dan mengumpulkan dana dari penjualan dan penyewaan kembali sejumlah pesawatnya. Selain itu, seperti IAG, easyJet mengeluarkan right issue untuk lebih menopang cadangan kasnya sehingga membantu maskapai mengatasi dampak pandemi.

Sumber: Admirals MetaTrader 5 - Grafik Harian EasyJet PLC. Tangal: 10 Februari 2020 - 15 April 2021. Tanggal Pengambilan: 15 April 2021. Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Setelah jatuh ke level terendah dari sepanjang masa di 403.90 GBX pada Maret 2020, saham EasyJet saat ini diperjualkan di sekitar level 1,000 GBX.

Seperti IAG, keberuntungan EasyJet bergantung pada pelonggaran pembatasan perjalanan di Eropa selama bulan-bulan musim panas.

Tetapi, berbeda dari IAG, EasyJet hanya melayani penerbangan jarak pendek, yang permintaanya, jika pembatasan perjalankan dilonggarkan, maka dapat diharapkan lebih cepat pulih daripada penerbangan jarak jauh. Selain itu, biaya rendah yang ditawarkan oleh EasyJet lebih menarik di mata pelanggan setelah melewati tahun yang berat akan ekonomi secara global.

Sumber: Admirals MetaTrader 5 – Grafik Mingguan EasyJet PLC. Tanggal: 26 Juli 2015 - 15 April 2021. Tanggal: 15 April 2021. Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Saham Maskapai Penerbangan United Airlines

Delta Air Lines, yang didirikan pada 1968, adalah maskapai penerbangan utama AS dan salah satu yang disebut “pembawa warisan”. Beroperasi secara domestik maupun internasional dan salah satu maskapai penerbangan terbesar di dunia dalam konteks pendapatan dan penumpang yang diterbangkan.

Hasil keuangannya di tahun 2020 menujukan penurunan sebesar hampir 65% dari pendapatan dan kerugian laba bersih sebesar 7 miliar dollar dibandingankan dengan keuntungan laba bersih sebesar 3 miliar dollar yang diperoleh tahun lalu. Pada saat perilisan hasil tahun lalu, United Airlines menyatakan bahwa mereka mengharapkan 2021 menjadi tahun transisi, yang akan berfokus pada pemulihan dalam beroperasi.

Berdasarkan data yang sama, sejak awal pandemi, United Airlines telah mencapai angka likuiditas sebesar lebih dari 26 miliar dollar, untuk melewati badai Covid 19.

Sumber: Admirals MetaTrader 5 - Grafik Harian UAL. Tanggal: 6 Februari 2020 - 15 April 2021. Tanggal Pengambilan: 15 April 2021. Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Setelah mencapai penurunan sebesar 17.73 dollar pada Maret 2020, harga saham United Airlines telah pulih dan kembali meningkat sejak awal 2021, saat ini diperdagangkan di sekitar 55 dollar.

Berbeda dengan negara-negara Eropa, pembatasan Covid-19 belum seketat di Amerika Serikat. Sementara permintaan untuk perjalanan internasional akan sangat bergantung pada pembatasan yang berlaku di luar negeri seperti di AS, United Airlines juga mendapat keuntungan dari pasar domestik yang besar yang memungkinan pemulihan lebih cepat.

Sumber: Admirals MetaTrader 5 – Grafik Mingguan UAL. Tanggal: 19 Juli 2015 - 15 April 2021. Tanggal Pengambilan: 15 April 2021. Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Investasi Saham Maskapai Penerbangan Dengan Admirals

Dengan akun Invest.MT5 dari Admirals, Anda dapat berinvestasi di ketiga saham yang telah dibahas di artikel ini dan juga di lebih dari 4.300 saham lainnya!

Untuk membuat akun, Anda perlu mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Daftar dengan Admirals
  2. Masuk ke akun Trader’s Room Anda
  3. Tekan ‘Open Live Account’ dan isi formulir pendaftaran. Di antara informasi lainnya, Anda juga perlu memberikan rincian kontak, informasi pajak, dan nomor paspor Anda
  4. Verifikasi identitas Anda dengan megunggah dokumen yang diminta ke akun Anda.

Setelah Anda telah memenuhi langkah di atas, dokumen Anda akan diperiksa oleh Admirals dan Anda akan diberitahu hasilnya melalui email. Jika permohonan Anda diterima, Anda juga akan mendapat rincian akun Invest.MT5 Anda melalui email.

Untuk memulai membeli saham penerbangan, Anda perlu:

  1. Mengunduh MetaTrader 5
  2. Membuka platform trading dan masuk menggunakan akun Invest MT5 Anda.  
  3. Tekan Control + U dan cari saham penerbangan yang Anda minati untuk beli di halaman yang terlihat, seperti di bawah ini. Saat ditemukan, tekan ‘Show Symbol’ dan ‘OK’

Depicted: Admirals MetaTrader 5 - Symbols

  1. Cari simbol trading di tab 'Market Watch', klik kanan padanya dan tekan 'Chart Window' untuk membuka grafik harganya
  2. Di bagian atas layar, pilih 'Order Baru' untuk melakukan pemesanan

Sumber: Admirals MetaTrader 5 - IAG - New Order. Tanggal: 14 Februari 2020 - 15 April 2021. Tanggal Pengambilan: 15 April 2021. Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Pertimbangan Akhir

Semua investasi pasti mempunyai risiko tetapi, untuk saat ini, investasi saham maskapai penerbangan mungkin menggambarkan risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan industri lain.

Kesuksesan masa depan industri dan masing-masing maskapai sangat bergantung dengan perkembangan dari pandemik pada bulan-bulan berikutnya. Ini sebelum memperhitungkan pertimbangan lain, seperti harga minyak untuk bahan bakar pesawat.

Tiga saham maskapai penerbangan yang telah dibahas dalam artikel ini adalah beberapa contoh diluar saham maskapai penerbangan Indonesia, yang menderita selama pandemi dan berpotensi pulih ketika lockdown dilonggarkan. Penting untuk diingat, sebelum menginvestasikan modal, Anda harus membuat penelitian pribadi terhadap perusahaan dibalik saham tersebut.

Berinvestasi Dengan Admirals

Akun Invest.MT5 Akun Invest.MT5 mengizinkan Anda untuk berinvestasi melalui saham, REITs dan ETFs dari 15 bursa indeks saham terbesar di dunia! Kegunaan lain dari akun ini termasuk:  

  • Menggunakan platform trading nomor satu di dunia, MetaTrader 5 tanpa biaya tambahan.
  • Akses eksklusif alat Analisis Premium kami yang canggih dan bekerjasama dengan Dow Jones untuk membantu menganalisis potensi investasi Anda!
  • Kemampuan untuk membuka akun hanya dengan setoran minimum sebesar €1

Untuk mempelajari lebih lanjut dan membuat akun hari ini, klik spanduk di bawah ini: 

Artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 8.000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

INFORMASI TENTANG MATERI ANALITIS:

Data yang diberikan memberikan informasi tambahan mengenai semua analisis, perkiraan, prognosis, prakiraan, tinjauan pasar, pandangan mingguan atau penilaian atau informasi serupa lainnya (selanjutnya disebut "Analisis") yang dipublikasikan di situs web firma investasi Admiral Markets yang beroperasi di bawah merek dagang Admiral Markets (selanjutnya "Admiral Markets") Sebelum membuat keputusan investasi, harap perhatikan hal-hal berikut:

  1. Ini adalah komunikasi pemasaran. Konten tersebut diterbitkan hanya untuk tujuan informatif dan sama sekali tidak dapat ditafsirkan sebagai nasihat atau rekomendasi investasi. Ini belum disiapkan sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mempromosikan kemandirian penelitian investasi, dan tidak tunduk pada larangan berurusan sebelum diseminasi penelitian investasi.
  2. Setiap keputusan investasi dibuat oleh setiap klien sendiri sedangkan Admiral Markets tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari keputusan tersebut, baik berdasarkan konten atau tidak.
  3. Dengan maksud untuk melindungi kepentingan klien kami dan objektivitas Analisis, Admiral Markets telah menetapkan prosedur internal yang relevan untuk pencegahan dan pengelolaan konflik kepentingan.
  4. Analisis disiapkan oleh analis independen, Jitan Solaki (analis), (selanjutnya disebut "Penulis") berdasarkan estimasi pribadi mereka.
  5. Sementara setiap upaya yang wajar diambil untuk memastikan bahwa semua sumber konten dapat diandalkan dan bahwa semua informasi disajikan, sebanyak mungkin, dengan cara yang dapat dimengerti, tepat waktu, tepat dan lengkap, Admiral Markets tidak menjamin keakuratan atau kelengkapan dari setiap informasi yang terkandung dalam Analisis.
  6. Segala jenis kinerja instrumen keuangan masa lalu atau model yang ditunjukkan dalam konten tidak boleh ditafsirkan sebagai janji, jaminan, atau implikasi tersurat maupun tersirat oleh Admiral Markets untuk kinerja di masa mendatang. Nilai instrumen keuangan dapat naik dan turun dan pelestarian nilai aset tidak dijamin.
  7. Produk dengan leverage (termasuk kontrak untuk perbedaan) bersifat spekulatif dan dapat mengakibatkan kerugian atau keuntungan. Sebelum Anda memulai perdagangan, harap pastikan bahwa Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat.
Roberto Rivero
Roberto Rivero Penulis Keuangan, Admirals, London

Roberto menghabiskan 11 tahun merancang sistem trading dan pengambilan keputusan untuk trader dan manajer investasi, serta 13 tahun lagi di S&P, bekerja dengan investor profesional.