4 Saham Cybersecurity Terbaik untuk Diperhatikan Saat Ini

Juli 28, 2021 17:42 UTC
Waktu membaca: 15 menit

Setelah serangan ransomware yang terjadi baru-baru ini pada sistem pipa minyak terbesar di AS, yaitu Colonial Pipeline dan produsen daging terbesar di dunia, yaitu JBS. Menyebabkan minat terhadap perusahaan cybersecurity telah meningkat secara drastis.

Jika Anda tertarik untuk mencari beberapa saham keamaan siber terbaik dan reksa dana ETF (exchange traded funds) untuk berinvestasi dan mengetahui cara untuk melakukannya dengan biaya yang kompetitif, maka Anda ada di halaman yang sangat tepat! Mari kita bahas.

4 Saham Cybersecurity Terbaik untuk Diperhatikan Saat Ini

Terdapat sejumlah besar perusahaan keamaaan siber yang menyediakan bantuan dan layanan penting untuk bisnis-bisnis yang beroperasi secara daring dan melalui jaringan komunikasi eletronik.

Berikut ini merupakan daftar singkat beberapa saham keamaaan siber untuk diperhartikan tahun ini. Pastikan untuk terus membaca lebih lanjut agar dapat mempelajari cara berinvestasi di dalamnya dengan biaya yang sangat rendah dan cara mengakses alat penelitian saham premium dengan gratis.

  1. Zscaler (ZSUS) 
  2. Fortinet (FTNT) 
  3. Palo Alto Networks (PANW) 
  4. CrowdStrike (CRWD) 

Semua perusahaan cybersecurity adalah perusahaan dengan spesialisasi dalam bidang keamaan siber yang berbeda-beda. Pada dasarnya, mereka semua berfokus pada pengamanan data dan sistem dari pengguna yang tidak sah.

Semakin banyak perusahaan yang bergerak secara daring, maka semakin banyak pula peningkatan ancaman dari penjahat siber. Inilah salah satu alasan mengapa investor tertarik untuk mencari dan berinvestasi pada saham keamaan siber terbaik yang tersedia.

Beberapa saham keamanan siber teratas tercantum di atas dan akan menjadi titik awal yang bagus untuk penelitian dan analisis lebih lanjut. Dalam beberapa bagian selanjutnya, Anda akan mempelajari beberapa rincian penting dari perusahaan-perusahaan ini untuk membantu Anda membuat portofolio saham keamanan siber.

Cara Berinvestasi dalam Saham Cybersecurity

Jika Anda siap untuk mulai berinvestasi atau ingin meningkatkan keadaan Anda saat ini, tahukah Anda bahwa Anda dapat berinvestasi saham dan ETF dengan beberapa komisi terendah dalam industri melalui akun Admirals Invest.MT5?

Dengan akun ini, Anda dapat:

  • Berinvestasi berbagai saham dan ETF dari 15 bursa saham di seluruh dunia
  • Mulai berinvestasi dengan komisi rendah mulai dari $0.02 per saham dari saham AS.
  • Nikmati biaya transaksi dengan minimum rendah sebesar $1 dan TIDAK ADA biaya perawatan bulanan.
  • Akses penawaran pasar saham real-time gratis dan riset pasar eksklusif
  • Kumpulkan pembayaran dividen untuk membangun arus pendapatan pasif

Anda hanya perlu €1 untuk membuat akun! Lihat semua fitur dan manfaatnya secara langsung dengan membuka akun gratis hari ini!  

4 Saham Cybersecurity Terbaik untuk Dibeli: Riset & Analisis

Jika Anda sedang memikirkan kapan dan apa yang dapat diinvestasikan sekarang, maka saham keamanan siber dapat menjadi urutan teratas dari pertimbangan Anda.

Di bawah ini kami akan membahas beberapa saham keamanan siber terbaik untuk dipertimbangkan tahun ini. Sebagaimana ini menjadi sektor saham yang diminati, harga saham masing-masing perusahaaan mungkin menunjukkan lebih banyak volalitas dibandingkan dengan saham blue-chip lainnya.

Pastikan sudah melakukan penelitian mendasar atau analisis teknis dan selalu ingat risiko untuk berinvestasi dalam apa pun!  

Anda bisa memulai dengan akun trading demo gratis dari Admirals untuk berinvestasi dalam lingkup virtual sampai Anda sudah siap untuk ditayangkan. Ini adalah cara yang bagus untuk melihat manfaat dari semua fitur dan layanan akan Anda terima.

1. Zscaler (ZSUS) 

Zscaler didirikan pada tahun 2007 dan menjadi saham keamanan siber publik pada tahun 2018. Sekarang terdaftar dalam bursa saham Nasdaq. Tahun ini, perusahaan keamanan siber berbasis cloud ini memiliki kapasitas pasar sebesar lebih dari $25 miliar dengan lebih dari 100 pusat data di seluruh dunia, yang melayani pelanggan di 185 negara.

Pelayanan dari perusahaaan ini popularitasnya juga meningkat. Lebih dari 450 perusahaan yang terdapat pada daftar 2,000 Forbes menggunakan Zscaler dan mereka adalah mitra resmi untuk Microsoft Office 365. Statistik ini kemungkinan akan meningkat seiring dunia menghadapi semakin banyaknya ancaman dari kejahatan siber.

Sumber: Grafik Mingguan Admirals MetaTrader 5, ZSUS – Rentang data: dari 11 Maret 2018 s/d 10 Juni 2021, diakses pada 10 Juni 2021 pukul 13:30 GMT. Catatan: Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk hasil pada masa depan. Data lima tahun terakhir tidak tersedia.

Dalam beberapa bulan terakhir, Zscaler telah mencapai angka pendapatan sebesar lebih dari $125 juta. Di bulan terakhir, pendapatan meningkat hingga 60% tahun di angka $176.4 juta. Namun, kerugian bersih perusahaan telah melebar tetapi hal ini dikarenakan perusahaaan lebih berfokus pada pertumbuhan daripada profitabilitas.

Hal ini berarti perusahaan akan terus-menerus mengeluarkan uang dalam pemasaran, pertumbuhan dan akuisi – strategi jangka panjang yang jelas. Hal ini juga tercermin dari harga saham perusahaan yang ditampilkan di atas saat ini berada di bawah harga tertinggi sepanjang masa.

2. Fortinet (FTNT) 

Fortinet adalah salah satu. perusahaan keamanan siber tertua di dunia dan sudah ada sejak tahun 2000, meraih kapitalisasi pasar sebesar lebih dari $35 miliar. Perusahaan ini mengembangkan dan menjual berbagai macam produk dan layanan keamanan siber. Termasuk firewall, proteksi anti virus, komponen keamanan endpoint dan masih banyak lagi.

Para investor telah menikmati pendapatan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir saat mereka mencetak rekor peningkatan dalam pendapatan dan peningkatan dalam bimbingan untuk kedepannya. Perusahaan ini juga sedang merencanakan perluasan dengan lebih dari 65 penawaran di tahun kemarin. termasuk investasi senilai $75 juta kepada Linksys.

Sumber: Grafik Bulanan Admirals MetaTrader 5, FTNT – Rentang data: dari 1 September 2013 s/d 11 Juni 2021, diakses pada 11 Juni 2021 pukul 13:30 GMT. Catatan: Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan. Data lima tahun terakhir tidak tersedia.

Peningkatan mendasar oleh perusahaan dan rencana perluasan yang agresif telah membantu Fortinet menjadi saham keamanan siber terbaik untuk para investor. Data di atas menunjukkan tren jangka panjang dari harga saham Fortinet.

Telah jelas terlihat bahwa harga trend yang agresif sejak 2016 terus menaik di saat pandemi 2020. Dengan adanya kenaikan harga, sebagian investor mungkin akan mengambil langkah dengan lebih hati-hati. Jenis tren yang kuat di dalam situasi pasar ini mungkin lebih ideal untuk para investor menunggu momentum.

Sumber: Grafik Harian Admirals MetaTrader 5, FTNT – Rentang data: dari 28 Januari 2021 s/d 12 Juni 2021, diakses pada 12 Juni 2021 pukul 13:30 GMT. Catatan: Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk hasil pada masa depan. Data lima tahun terakhir tidak tersedia.

Grafik di atas adalah harga saham harian Fortinet - kerangka waktu yang lebih umum di antara pedagang aktif. Dari perspektif analisis teknis, kerangka waktu ini menyediakan lebih banyak informasi untuk titik masuk dan keluar. 

Sebagai contoh, harganya jelas memiliki tinggi yang lebih tinggi dan formasi tinggi siklus yang rendah – penentu utama dari tren analisis teknis – serta beberapa lonjakan dari moving average eksponensial pada 20 periode (biru), 50 periode (merah), dan 100 periode (hijau).

Apakah Anda tahu bahwa dengan Premium Analytics Anda dapat menemukan peluang investasi saham yang berguna pada ribuan pasar termasuk saham, indeks, komoditas, dan mata uang?  

Alat eksklusif ini GRATIS untuk pemegang akun demo dan live dan Anda dapat mengaksesnya melalui Ruang Trader.

Sumber: Premium Analytics, 11 Juni 2021 

Tangkapan gambar di atas dari indikator alat Premium Analytics Technical Insight Lookup menunjukkan semua peristiwa analisis teknis yang berbeda-beda pada harga saham Fortinet. Pada saat penulisan, ini telah mencakup sepuluh peristiwa teknis yang mencakup jangka pendek (2 – 6 minggu), jangka menengah (6 – 9 minggu) dan jangka panjang (lebih dari 9 bulan).

Ini adalah alat yang hebat untuk membantu Anda menemukan ide trading yang berguna pada pasar yang Anda ingin investasikan. Ini juga membantu Anda mempelajari lebih lanjut tentang analisis teknis dan titik masuk dan keluar pada saham atau kelas aset lainnya.

Dapatkan akses GRATIS hari ini dengan membuka akun gratis:

3. Palo Alto Networks (PANW) 

Palo Alto Networks adalah perusahaan keamanan siber multinasional yang didirikan pada tahun 2005. Penghasilan tahun lalu mencapai $3 miliar sebagai perusahaan yang melayani 70.000 bisnis di lebih dari 150 negara. Perusahaan juga terdata sebagai perusahaan terbaik urutan ke-8 oleh 100 daftar Forbes Digital dan mereka menghitung 85 perusahaan dari 100 daftar Fortune sebagai klien.

Fokus inti dari produk yang ditawarkan oleh perusahaan adalah keamanan jaringan, firewall yang canggih, keamanan cloud, proteksi endpoint dan lain-lain. Palo Alto Networks juga mengoperasikan Unit 42 yang merupakan tim intelijen dengan ancaman tingkat lanjut yang berfokus untuk menemukan ancaman siber terbaru dan berkerja sama dengan FBI.

Source: Admirals MetaTrader 5, PANW, Monthly - Data range: from 1 Jul 2011 to 11 Jun 2021, performed on 11 Jun 2021 at 1:30 pm GMT. Please note: Past performance is not a reliable indicator of future results.  

Palo Alto Networks memiliki rekam jejak yang mengesankan dalam mewujudkan penjualan yang konsisten, seperti pengembalian pemegang saham. Sebagai pemain tertua dalam bidangnya, perusahaan ini juga populer di kalangan para investor. Hal ini terutama benar disebabkan oleh dividen dan pembelian kembali yang luar biasa yang perusahaan berikan kepada investor selama beberapa tahun terakhir.

Dalam grafik jangka panjang harga saham perusahaan di atas, jelas terlihat bahwa tren naik yang telah dipercepat dari titik terendah pandemi pada tahun 2020. Dengan daftar klien yang mengesankan dan platform yang dibuat khusus di sekitar produknya sendiri, tentu saja ini merupakan saham yang harus diperhatikan untuk jangka panjang.

4. CrowdStrike (CRWD) 

Crowdstrike didirikan pada tahun 2011, berfokus pada respons dan layanan yang proaktif. Produknya mencakup sistem cloud untuk ancaman pengintaian, keamanan endpoint, dan masih banyak lagi. Perusahaan ini, dengan mantan pejabat FBI debagai salah satu pendirinya, telah aktif di dalam serangan siber Sony Pictures pada tahun 2014 dan Komite Nasional Demokrat (DNC) pada tahun 2016.

Perusahaan telah menampilkan kinerja yang mengesankan dalam tiga bulan terakhir yang menurut para analis mendukung penilaiannya yang tinggi. Menariknya, ini merupakan perusahaan yang masih memiliki potensi pertumbuhan yang besar karena  dapat memasuki pasar internasional.

Sumber: Grafik Mingguan Admirals MetaTrader 5, CRWD – Rentang data: dari 9 Juni 2019 s/d 11 Juni 2021, ditampilkan pada 11 Juni 2021 pukul 13:30  GMT. Catatan: Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk hasil pada masa depan. Data lima tahun terakhir tidak tersedia

Sejak peluncuran penawaran saham perdana (IPO) pada tahun 2019, perusahaan telah menjadi pemimpin pasar di ruang keamanan siber. Crowdstrike diposisikan dengan sangat baik untuk menghadapi masalah bisnis saat ini. Berurusan dengan ancaman yang datang di saat mereka tidak lagi layak. Perusahaan harus membangun infrastruktur yang tepat untuk mengurangi ancaman sejak awal.

Pada saat inilah Crowdstrike bersinar sebagai platform yang berbasis cloud. Para investors tampaknya juga setuju. Harga saham juga diperdagangkan lebih tinggi daripada saat peluncuran pertama kali pada tahun 2019, seperti yang ditampilkan pada grafik di atas.

Karena harga saat ini masih diperdagangkan di bawah titik harga tertinggi sepanjang masa, ada potensi saham untuk bergerak kembali pada titik ini, menjadikannya saham keamanan siber yang harus diperhatikan untuk tahun ini.

Kesimpulan: Saham Keamanan Siber Terbaik

Apakah Anda tahu bahwa permintaan ransomware hampir mencapai angka $20 miliar di tahun lalu? Secara signifikan, ini merupakan jumlah yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan angka $11 miliar di tahun sebelumnya dan diharapkan untuk berlanjut. Hal ini menaruh banyak tekanan pada perusahaan yang tidak hanya mengurus keamanan siber namun mereka juga harus membangun infrastruktur yang tepat sebelum adanya ancaman.

Hal ini juga menjadi penyebab sektor keamanan siber menjadi sangat kompetitif. Potensi pertumbuhan saham keamanan siber menjadi sangat menarik. Ini menjadi penyebab para investor menjadi sangat tertarik untuk fokus pada sektor ini dan perusahaan yang memimpin persaingan kedepannya. Beberapa saham keamanan siber terbaik telah disebutkan dalam artikel ini.   

Dengan Admirals, Anda bisa berinvestasi saham keamanan siber dan ribuan jenis saham lainnya dari seluruh dunia dengan biaya yang relatif rendah dan dengan fitur-fitur yang eksklusif seperti, indikator Premium Analytics Technical Insight Lookup.

Selain itu, Anda bisa melakukan uji coba semua layanan dan produk secara GRATIS dengan cara membuat akun saham demo!

Daftar akun GRATIS hari ini dan lihat sendiri!

Artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 8.000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

INFORMASI TENTANG MATERI ANALITIS:

Data yang diberikan memberikan informasi tambahan mengenai semua analisis, perkiraan, prognosis, prakiraan, tinjauan pasar, pandangan mingguan atau penilaian atau informasi serupa lainnya (selanjutnya disebut "Analisis") yang dipublikasikan di situs web firma investasi Admiral Markets yang beroperasi di bawah merek dagang Admiral Markets (selanjutnya "Admiral Markets") Sebelum membuat keputusan investasi, harap perhatikan hal-hal berikut:

  1. Ini adalah komunikasi pemasaran. Konten tersebut diterbitkan hanya untuk tujuan informatif dan sama sekali tidak dapat ditafsirkan sebagai nasihat atau rekomendasi investasi. Ini belum disiapkan sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mempromosikan kemandirian penelitian investasi, dan tidak tunduk pada larangan berurusan sebelum diseminasi penelitian investasi.
  2. Setiap keputusan investasi dibuat oleh setiap klien sendiri sedangkan Admiral Markets tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari keputusan tersebut, baik berdasarkan konten atau tidak.
  3. Dengan maksud untuk melindungi kepentingan klien kami dan objektivitas Analisis, Admiral Markets telah menetapkan prosedur internal yang relevan untuk pencegahan dan pengelolaan konflik kepentingan.
  4. Analisis disiapkan oleh analis independen, Jitan Solaki (analis), (selanjutnya disebut "Penulis") berdasarkan estimasi pribadi mereka.
  5. Sementara setiap upaya yang wajar diambil untuk memastikan bahwa semua sumber konten dapat diandalkan dan bahwa semua informasi disajikan, sebanyak mungkin, dengan cara yang dapat dimengerti, tepat waktu, tepat dan lengkap, Admiral Markets tidak menjamin keakuratan atau kelengkapan dari setiap informasi yang terkandung dalam Analisis.
  6. Segala jenis kinerja instrumen keuangan masa lalu atau model yang ditunjukkan dalam konten tidak boleh ditafsirkan sebagai janji, jaminan, atau implikasi tersurat maupun tersirat oleh Admiral Markets untuk kinerja di masa mendatang. Nilai instrumen keuangan dapat naik dan turun dan pelestarian nilai aset tidak dijamin.
  7. Produk dengan leverage (termasuk kontrak untuk perbedaan) bersifat spekulatif dan dapat mengakibatkan kerugian atau keuntungan. Sebelum Anda memulai perdagangan, harap pastikan bahwa Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat.
Jitanchandra Solanki
Jitanchandra Solanki Penulis Pasar Keuangan, Admirals London

Jitanchandra adalah penulis pasar keuangan dengan pengalaman lebih dari 15 tahun memperdagangkan mata uang, indeks, dan ekuitas AS. Dia adalah Teknisi Pasar terakreditasi dengan gelar BA Hons.