Kami menggunakan cookies untuk memberi Anda pengalaman terbaik di situs web kami. Dengan terus menelusuri situs web ini, Anda memberi izin atas penggunaan cookies tersebut. Untuk detail lebih lanjut, termasuk cara mengubah preferensi Anda, silakan baca Kebijakan Privasi.
Info Selengkapnya Setuju

Enam Strategi Trading Terbaik di Tahun 2020

Agustus 27, 2020 08:15 UTC
Waktu membaca: 42 menit

Tahukah Anda bahwa memiliki strategi trading yang efektif pada pasar keuangan dapat sangat meningkatkan kinerja trading dan pengambilan keputusan Anda? Tetapi apakah yang membuat strategi trading menjadi efektif? Lebih penting lagi, bagaimana Anda bisa mendapatkan informasi mengenai strategi trading terbaik untuk tahun ini dan mencoba strategi tersebut tanpa harus menempatkan uang Anda dalam risiko?

Oleh karenanya untuk mencapai tujuan tersebu, dalam artikel ini kita akan membahas:

Pertama-tama, sebelum mengetahui enam strategi trading utama, Anda perlu mengetahui mengenai strategi trading secara umum.

Apa itu Strategi Trading?

Saat seorang trader melakukan trading pada pasar keuangan dunia, mereka akan dihadapkan pada situasi dimana mereka harus membuat keputusan pembelian atau penjualan terhadap sekuritas, ataupun juga keputusan untuk mempertahankan sekuritas tersebut.

Alat bantu trading yang tersedia untuk trader membuat keputusan sangatlah luas dan beragam mencakup berbagai hal mulai dari menganalisis faktor fundamental perusahaan sampai mengidentifikasi anomali statistik menggunakan data historis, ataupun hanya menggunakan analisis teknis untuk mempelajari perilaku masa lalu para pelaku pasar menggunakan grafik harga.

Strategi trading digunakan untuk memudahkan proses penyaringan informasi dengan membuat seperangkat aturan, atau metodologi, yang dapat membantu dalam membuat keputusan trading. Biasanya, teknik dan metode yang terlalu luas bisa jadi membingungkan bagi seorang trader, bahkan bagi mereka yang berpengalaman sekalipun.

Komponen strategi trading yang efektif dapat mencakup proses langkah demi langkah dalam memeriksa pengumuman berita fundamental, gambaran besar dan gambaran jangka pendek dari tren pasar, indikator trading tertentu yang dapat membantu dalam keputusan pembelian dan penjualan, aturan ukuran trading, atau manajemen risiko portofolio secara keseluruhan.

Komponen dari masing-masing hal tersebut akan bervariasi tergantung pada jenis metode dan strategi yang digunakan oleh trader, Anda akan menemukan sebagian contoh strategi lebih jauh pada bagian selanjutnnya dalam artikel ini.

Jenis Pasar Terbaik Untuk Menerapkan Strategi Trading Secara Efektif

Sebelum kita melihat beberapa jenis strategi trading yang dapat Anda gunakan, Anda mungkin berpikir tentang jenis pasar apakah yang terbaik untuk penerapan strategi trading. Karena strategi trading yang efektif pada dasarnya terdiri dari berbagai aturan dan kondisi yang dapat membantu Anda membuat keputusan trading, strategi trading dapat disesuaikan berdasarkan jenis pasar dimana Anda akan melakukan trading.

Inilah sebabnya mengapa banyak trader memilih untuk menggunakan strategi trading di berbagai jenis pasar berikut ini:

  • Forex
  • Stok
  • Komoditas
  • Indeks
  • Mata uang kripto

Meskipun ada berbagai produk keuangan yang dapat digunakan untuk bertransaksi di pasar-pasar tersebut, salah satu metode yang populer adalah melalui trading CFD, atau juga dikenal sebagai Contracts for Difference. Dengan menggunakan metode ini trader dapat membuat perkiraan pada kenaikan dan penurunan harga tanpa harus memiliki aset dasar. Selain itu ada juga beberapa keunggulan lainnya seperti:

  • Leverage - klien ritel dapat membuka posisi trading hingga tiga puluh kali jumlah deposit mereka. Seorang klien profesional dapat membuka posisi trading hingga lima ratus kali jumlah saldo mereka.
  • Kebebasan arah trading - Kemampuan membuka posisi long atau short menyesuaikan kondisi pasar yang berbeda dan selalu berubah.
  • Akses pada pasar global - trading pada pasar forex, pasar saham global, komoditas dan indeks pasar saham global.

Sebagian besar strategi dan metode trading yang akan Anda pelajari di bagian selanjutnya dapat diterapkan pada trading CFD. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang berbagai jenis akun CFD di sini. Untuk saat ini, mari kita lihat berbagai jenis strategi trading yang tersedia untuk Anda.

6 Jenis Strategi Trading Utama

Ada beberapa jenis metode dan strategi trading yang dapat Anda pilih. Walaupun jumlah metode strategi mungkin nampak menakutkan, hal ini juga merupakan salah satu alasan mengapa individu dari semua lapisan masyarakat berpartisipasi dalam pasar keuangan - karena selalu ada yang dapat ditawarkan bagi setiap orang!

Dari trading jangka pendek, jangka panjang, ataupun investasi, sebagian besar teknik dan metode akan berada dalam kategori strategi trading berikut:

1. Strategi Trading Harian

Trading harian adalah strategi trading di mana trader melakukan pembelian dan penjualan berbagai macam sekuritas dalam satu hari, biasanya posisi ditutup pada akhir hari. Sangat jarang bagi trader harian akan membuka posisi semalaman, apalagi beberapa hari. Kerangka waktu grafik yang paling umum digunakan dalam strategi trading harian adalah grafik empat jam, satu jam, tiga puluh menit dan lima belas menit.

Banyak dari trader pemula tertarik pada trading harian karena mereka tertarik dengan kemungkinan mendapatkan beberapa kali keuntungan, hanya dalam satu hari saja. Meskipun trading harian dapat sangat menguntungkan, namun hal itu juga adalah tantangan untuk dikuasai karena strategi ini juga dapat menghasilkan kerugian besar jika Anda bukanlah seorang trader yang terlatih.

Kenyataannya, sangat tidak dianjurkan untuk membuat beberapa keputusan keuangan berisiko tinggi dalam waktu singkat, kecuali Anda telah menerima pelatihan dan persiapan yang ekstensif.

Cara Melakukan Strategi Trading Harian

Meskipun trading harian itu menantang, disarankan untuk mempelajari teknik trading harian dan mempraktikkan strategi trading harian sampai Anda benar-benar menguasainya. Baik strategi trading saham harian atau strategi trading forex harian, ada beberapa elemen kunci untuk menyusun strategi trading harian, diantaranya:

  1. Di pasar mana Anda akan melakukan trading? Biasanya para trader berfokus pada trading saham harian, namun strategi trading harian dapat digunakan di pasar utama mana pun. Trader harian membuka banyak posisi trading untuk keuntungan jangka pendek, memiliki pasar yang menawarkan komisi rendah dan spread kecil sangatlah penting.
  2. Kerangka waktu apa yang akan menjadi fokus Anda? Ada beberapa time frame trading harian untuk dipilih. Pilih jangka waktu yang sesuai dengan ketersediaan Anda, sehingga Anda bisa terbiasa dengan pergerakan pasar.
  3. Alat perdagangan apa yang akan Anda gunakan untuk masuk dan keluar dari posisi trading? Saat mempelajari cara melakukan trading harian, ada berbagai macam indikator trading yang tersedia untuk Anda. Fokuslah pada satu atau dua untuk dapat benar-benar menguasai cara kerjanya.
  4. Seberapa besar risiko trading Anda? Ukuran trading dan manajemen risiko sangat penting dalam hal ini. Anda tidak ingin mengambil risiko terlalu banyak untuk setiap trading karena ada kemungkinan Anda juga dapat mengalami kerugian .

Contoh Strategi Trading Harian

Contoh Strategi Trading Harian

Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran trading atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu menjadi indikasi kinerja masa depan.

Grafik di atas menunjukkan perilaku harga pasar tertentu dalam periode trading dua hari. Memiliki catatan strategi trading harian sangat penting, karena trader harian kerap kali dihadapkan dengan banyak pergerakan harga acak yang dapat diartikan sebagai sebuah kondisi dan tren pasar (pergerakan harga ke atas, ke bawah dan ke samping). Masing-masing membutuhkan strategi trading harian yang berbeda.

Indikator trading yang telah banyak diketahui pedagang harian adalah moving average, di mana indikator ini berguna untuk dapat membuat perbandingan antara perubahan kondisi pasar. Mari kita lihat contoh indikator moving average untuk trader harian berdasarkan grafik harga di atas.

contoh indikator moving average

Garis biru mewakili moving average dua puluh periode dari harga penutupan dua puluh bar sebelumnya. Saat membuat strategi trading harian, trader dapat menggunakan garis ini untuk membuat aturan, atau kondisi dalam melakukan trading:

  • Aturan 1 : Saat harga berada di atas moving average, hanya mencari peluang untuk posisi long, atau pembelian.
  • Aturan 2 : Ketika harga di bawah moving average, hanya mencari peluang untuk posisi short, atau penjualan.

Dua aturan sederhana ini dapat membantu menyaring dan memfokuskan proses pengambilan keputusan trading harian. Jumlah aturan dalam strategi trading yang efektif akan bervariasi. Dalam contoh ini, moving average telah membantu untuk menyaring arah. Trader masih membutuhkan kondisi untuk waktu masuk dan keluar posisi, serta pengukuran risiko dan manajemen risiko portofolio secara keseluruhan.

Anda akan menemukan strategi trading yang lebih rinci ketika kami membahas strategi trading spesifik untuk forex, saham, komoditas, dan indeks. Kami akan membahas hal ini setelah pembahasan enam strategi trading utama pada bagian ini. Untuk sekarang, mari kita berfokus pada swing trading - tipe kedua dari strategi trading.

2. Strategi Trading Swing

Apa itu swing trading? Swing trading adalah metode di mana trader membeli dan menjual sekuritas dengan tujuan bertahan selama beberapa hari dan, dalam beberapa kasus, berminggu-minggu. Swing trader dikenal sebagai trader yang mengikuti tren. Trader jenis ini akan sering menggunakan grafik harian untuk membuka posisi trading yang sejalan dengan tren keseluruhan pasar.

Beberapa strategi swing trading hanya menggunakan analisis teknis dari grafik harga untuk membuat keputusan trading. Umumnya, strategi swing trading juga menggunakan informasi fundamental, atau berbagai analisis kerangka waktu, karena banyak detail yang diperlukan untuk membantu memutuskan untuk membuka posisi trading hanya untuk beberapa hari atau lebih.

Contoh Strategi Trading Swing

Salah satu teknik trading yang sering digunakan untuk swing trading adalah dengan menggunakan indikator trading. Ada banyak jenis indikator trading pada pasar dengan pro dan kontranya masing-masing. Jadi apakah indikator terbaik untuk swing trading? Banyak dari swing trader biasanya menggunakan Stochastic Oscillator, MACD atau Relative Strength Index (RSI) untuk mengidentifikasi petunjuk harga yang melanjutkan tren atau perubahan arah.

Pada dasarnya, indikator terbaik untuk swing trading adalah indikator yang telah Anda uji coba dan pelajari. Mari kita lihat contoh grafik swing trading:

Contoh Strategi Trading Swing

Sebagian besar grafik strategi swing trading memiliki tiga komponen:

  1. Grafik bar harian, atau lilin yang berarti setiap bar, atau lilin, mewakili nilai trading satu hari.
  2. Filter tren. Dalam grafik contoh di atas, moving average lima puluh periode digunakan sebagai filter tren dan dilambangkan dengan garis bergelombang merah yang bergerak melalui bar harga.
  3. Indikator overbought dan oversold. Dalam contoh grafik di atas, Stochastic Oscillator digunakan untuk mengidentifikasi kondisi kelebihan jual dan beli yang ditemukan di bagian bawah grafik.

Karena strategi trading hanyalah sebuah metodologi untuk membantu dalam proses pengambilan keputusan trader, strategi trading dapat dibuat dengan menggunakan tiga komponen yang tercantum di atas. Sebagai contoh:

  • Aturan 1 : Ketika harga trading di atas moving average, hanya membuka posisi long, atau beli. Ketika harga trading di bawah moving average, hanya membuka posisi short, atau jual.
  • Aturan 2 : Hanya membuka posisi long jika Stochastic Oscillator di bawah 20, karena ini mewakili wilayah oversold. Hanya membuka posisi short jika Stochastic Oscillator di atas 80, karena ini mewakili wilayah overbought..

Menggunakan dua aturan dasar ini akan membantu trader mengidentifikasi level entri dalam kotak emas yang dapat dilihat pada grafik di bawah ini:

aturan dasar trading swing

Aturan sederhana ini dapat berfungsi sebagai titik awal untuk membantu trader dalam melakukan trading sesuai tren dan mengatur waktu entri mereka. Tentu saja, strategi swing trading yang tepat akan mencakup aturan tambahan untuk mengatasi pola bar tertentu, atau level support dan resistance untuk harga masuk dan penempatan stop loss, serta analisis kerangka waktu yang lebih tinggi untuk mengidentifikasi level take profit - karena swing trader bertujuan untuk membuka posisi perdagangan untuk beberapa hari atau lebih.

Menggunakan indikator-indikator terbaik dalam swing trading dapat membantu Anda dalam penerapan strategi trading secara keseluruhan, sehingga Anda dapat membaca arti dari indikator tersebut. Persiapan adalah kunci keberhasilan dalam trading.

3. Posisi Strategi Trading

Posisi trading adalah sebuah strategi trading di mana para trader membeli dan menjual sekuritas dengan tujuan membiarkannya dalam posisi terbuka selama beberapa minggu atau bulan.

Trader posisi biasanya akan menggunakan kombinasi grafik harian, mingguan dan bulanan, di samping beberapa jenis analisis fundamental dalam keputusan trading mereka. Pada dasarnya, seorang trader posisi adalah seorang investor yang aktif, karena mereka tidak melihat fluktuasi jangka pendek di pasar dan lebih bertujuan untuk mempertahankan posisi trading dalam jangka yang lebih panjang.

Fokus utama untuk trader posisi adalah keuntungan dari trading berisiko. Biasanya, seorang trader posisi akan menahan posisi trading selama beberapa minggu atau bulan, mereka sering mengalami banyak kerugian yang sangat kecil sebelum akhirnya mendapatkan keuntungan. Trader posisi memiliki risiko yang kecil dalam setiap posisi trading untuk dapat meningkatkan frekuensi jumlah trading yang diambil sehingga mereka dapat memperbaiki portofolio mereka.

Contoh Posisi Strategi Trading

Contoh Posisi Strategi Trading

Sebagian besar grafik strategi trading posisi memiliki tiga komponen utama:

  1. Time frame grafik harian atau lebih tinggi (grafik mingguan atau bulanan).
  2. Filter tren, dalam contoh diagram di atas, moving average 100 periode digunakan sebagai filter tren dan dilambangkan dengan garis bergelombang oranye yang bergerak melalui grafik.
  3. Indikator momentum pembalikan tren, dalam grafik contoh di atas, MACD Oscillator digunakan untuk mengidentifikasi perubahan momentum dan ditemukan di bagian bawah grafik.

Karena strategi trading hanyalah seperangkat aturan dan ketentuan untuk membantu dalam proses pengambilan keputusan pedagang, strategi trading dapat dibuat dengan menggunakan tiga komponen yang tercantum di atas. Sebagai contoh:

  • Aturan 1 : Ketika harga trading di atas moving average, hanya buka posisi long atau beli. Ketika harga trading di bawah moving average, hanya buka posisi short, atau jual.
  • Aturan 2 : Hanya buka posisi long jika MACD Oscillator di atas 0, karena ini mewakili momentum yang berubah menjadi bullish. Hanya buka posisi short jika MACD Oscillator di bawah 0, karena ini mewakili momentum yang berubah menjadi bearish.

Dalam grafik di atas, periode di mana kedua aturan terpenuhi - harga di atas seratus moving average dan MACD Oscillator di atas 0 - juga merupakan periode tren terpanjang. Tentu saja, trader masih perlu menemukan waktu yang tepat untuk melakukan trading dan bahkan jika ini dilakukan dengan benar, momentum dapat berubah pada arah yang berlawanan dan mengakibatkan kerugian trading.

Namun demikian, kondisi tren jangka panjang inilah yang ingin coba diidentifikasi oleh trader posisi untuk kebutuhan trading.

4. Algoritma Strategi Trading

Trading algoritmik adalah metode di mana trader menggunakan program komputer untuk titik masuk dan keluar trading. Trader akan memberi seperangkat kode aturan dan ketentuan untuk dijalankan oleh program komputer. Trading algoritmik juga dikenal sebagai trading algo, trading otomatis, black-box trading, atau robot trading..

Sebagian besar algoritma strategi trading mencoba mengambil keuntungan dari pergerakan harga yang sangat kecil dengan frekuensi tinggi. Banyak trader baru tertarik memilki strategi trading algoritmik yang dapat masuk dan keluar dari pasar secara otomatis. Sayangnya, banyak iming-iming kekayaan dengan trading algoritmik cocok yang sering kali adalah penipuan dalam trading, jadi waspadalah.

Meskipun lebih banyak strategi trading algoritma yang mengalami kegagalan daripada kesuksesan, ada sejumlah trader yang berhasil memanfaatkan kekuatan trading algoritmik dengan trading manual. Banyak trader menggunakan algoritma investasi, atau algoritma pasar saham, untuk membantu mencari kondisi fundamental atau teknis tertentu yang membentuk bagian dari strategi trading mereka.

Sebagai contoh, algoritma bertindak sebagai pemindai pasar yang potensial dan kemudian trader hanya berfokus untuk menganalisis sisa grafik, menggunakan metode strategi dan teknik trading mereka sendiri.

5. Strategi Trading Musiman

Trading musiman melibatkan kemungkinan tren trading berulang dari tahun ke tahun. Banyak pasar sering menunjukkan karakteristik musiman karena pola cuaca yang berulang, pengumuman ekonomi pemerintah dan pendapatan perusahaan.

Trader musiman akan menggunakan pola musiman ini sebagai keunggulan statistik dalam trading. Jadi, trading musiman bukanlah mengenai sistem waktu beli, atau jual, namun trading musiman dapat memberikan trader konteks gambar yang lebih jelas dan mereka butuhkan dalam strategi dan metode trading mereka.

Strategi Trading dan Investasi Musiman

Strategi investasi musiman adalah salah satu jenis strategi yang lebih populer dibandingkan strategi trading saham. Ada pepatah lama dalam trading, 'jual di bulan Mei dan pergi'. Kecerdasan trading ini mewakili kelemahan musiman khas yang dialami pasar saham selama bulan-bulan musim panas antara Mei dan Oktober.

Menurut Financial Analyst Journal pada tahun 2013, sebuah studi yang mengamati fenomena ini menemukan bahwa memang di antara tahun 1998 dan 2012 dengan pengembalian saham memberikan pengembalian yang lebih tinggi pada periode November hingga April daripada periode Mei hingga Oktober.

Hal ini bukan berarti bahwa bulan-bulan pada musim panas secara keseluruhan memiliki hasil yang negatif. Namun, pengamatan tersebut terjadi dalam strategi trading saham musiman populer lainnya yaitu 'Santa Claus Rally'. Fenomena dimana kecenderungan pasar saham untuk melakukan trading besar-besaran selama lima hari trading terakhir pada akhir tahun dan dua hari pertama tahun baru.

Namun demiian juga, penting untuk diingat bahwa trading musiman hanya memiliki keunggulan lebih pada sebuah strategi trading. Trader musiman juga akan melihat indikator dan tools lain untuk dapat mengidentifikasi pasar yang memilki penawaran trading terbaik dan hanya mengandalkan satu ukuran analisis saja.

6. Strategi Investasi

Strategi investasi dan strategi trading dapat memiliki banyak kesamaan tetapi memiliki satu perbedaan besar. Strategi investasi dirancang bagi investor untuk memegang posisi jangka panjang, sementara strategi trading dirancang untuk mengeksekusi lebih banyak posisi jangka pendek.

Sebagian besar strategi investasi dirancang sebagai strategi investasi saham karena pembelian ke perusahaan yang menguntungkan dapat, secara teoritis, memiliki potensi naik tak terbatas. Ketika membeli saham di perusahaan fisik, kerugiannya tidak terbatas. Namun, jika perusahaan bangkrut maka bisa berarti investor akan kehilangan semua investasinya.

Ketika investor merumuskan aturan atau ketentuan untuk strategi investasi mereka, adalah umum untuk mencoba dan meniru metrik perusahaan yang menonjol seperti Amazon atau Facebook. Namun, ini bukan hal yang mudah, ada banyak perusahaan lain yang mencoba memposisikan diri mereka sesuai dengan gaya investasi tertentu, seperti berikut:

  • Growth Investing adalah metode strategi yang berfokus pada investasi pertumbuhan bertujuan untuk mengidentifikasi saham yang menunjukkan prospek 'pertumbuhan' terbaik. Secara umum, ini berarti mengidentifikasi perusahaan yang berada pada tahap matang dari siklus bisnis mereka. Sebagai contoh, saham teknologi menarik bagi banyak investor berbasis pertumbuhan karena jenis perusahaan ini biasanya dipublikasikan untuk meningkatkan modal, akan lebih memajukan perusahaan.
  • Value investing adalah metode strategi yang berfokus pada nilai investasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi saham yang menunjukkan 'nilai' terbaik untuk dibeli. Saham pertumbuhan biasanya dihargai tinggi karena mereka menawarkan prospek terbaik di masa depan. Saham berbasis nilai adalah perusahaan yang biasanya memiliki harga saham rendah karena pengumuman berita negatif terbaru atau manajemen yang buruk. Investor akan mencari kesempatan dalam keadaan perusahaan dan berinvestasi dalam kemungkinan perubahaan dari keadaan tersebut.

Jika Anda mempertimbangkan untuk berinvestasi di pasar saham untuk membangun portofolio Anda, Anda perlu memiliki akses ke produk-produk terbaik yang tersedia. Salah satu produk tersebut adalah Invest.MT5. Produk ini memungkinkan Anda untuk berinvestasi dalam saham dan ETF di 15 bursa efek terbesar di dunia dengan platform trading MetaTrader 5.

Keuntungan lainnya adalah data pasar real-time gratis, update pasar premium, gratis biaya pemeliharaan akun, komisi transaksi rendah, dan pembayaran dividen. Klik pada spanduk di bawah ini untuk memulai!

Ayo Trading ETF!

Sekarang setelah Anda telah mengetahui enam jenis strategi trading utama, sekarang kita dapat melihat strategi trading untuk tahun ini di seluruh pasar forex, saham, komoditas, indeks, dan CFD. Namun, sebelum Anda dapat mempelajari dan mulai menerapkan beberapa dari strategi trading ini secara online, penting untuk memiliki platform trading yang tepat sehingga Anda dapat mengakses tools trading terbaik untuk melakukan trading.

Untuk Strategi Trading Online

Memiliki kemampuan untuk mengakses platform trading yang stabil dan aman sangat penting di pasar yang selalu bergerak cepat. Platform trading terbaik memungkinkan Anda untuk melihat grafik harga historis dari instrumen trading Anda, serta memberikan Anda akses kepada tiket pemesanan yang Anda butuhkan untuk menempatkan dan mengelola trading Anda.

Berkat kemajuan teknologi yang signifikan, Anda sekarang dapat memiliki platform charting dan platform broker semua di satu tempat berkat paket platform trading Admiral Market MetaTrader yang meliputi:

Platform Trading Terbaik

Contoh tangkapan layar platform Admiral Markets MetaTrader 5, diakses pada 28 April 2019.

Melalui platform yang disebutkan di atas, Anda dapat melakukan trading pada semua jenis instrumen dan strategi trading strategi trading forex, strategi trading saham, strategi trading CFD, strategi trading komoditas dan strategi trading indeks. Bahkan, Anda dapat mengakses lebih dari 8.000 instrumen, serta pengumuman berita dan tools trading canggih.

Yang paling penting, dengan platform ini, Anda dapat memiliki akses kepada perpustakaan indikator trading yang dapat sangat membantu saat mengikuti dan mengembangkan berbagai strategi trading untuk jenis pasar yang berbeda. Beberapa indikator trading paling populer di dunia tersedia sepenuhnya gratis di semua platform trading MetaTrader Admiral Markets, diantaranya:

Admiral Markets menawarkan kepada para trader profesional kemampuan untuk secara signifikan meningkatkan pengalaman trading mereka dengan meningkatkan kemampuan platform MetaTrader dengan MetaTrader Supreme Edition.

Dapatkan akses ke fitur tambahan yang luar biasa seperti indikator trading canggih seperti matriks korelasi untuk membandingkan dan membedakan berbagai pasangan mata uang, bersama dengan berbagai alat perdagangan fantastis lainnya, seperti Jendela Mini Trader, yang memungkinkan Anda untuk melakukan trading di jendela yang lebih kecil saat Anda melakukan aktifikas lainnya pada komputer Anda.

Dapatkan semua keuntungan ini dan masih banyak lagi dengan mengklik tombol di bawah ini dan mulai unduh GRATIS Anda!

Unduh Platform MTSE hari ini!

Sekarang setelah Anda memiliki akses ke beberapa platform trading terbaik yang ditawarkan, mari kita lihat berbagai jenis strategi trading online di beberapa pasar trading paling aktif di dunia.

Strategi Trading di Tahun 2020

Di bagian ini, Anda akan menemukan berbagai strategi perdagangan untuk jenis-jenis pasar yang berbeda. Penting untuk diingat bahwa strategi trading yang efektif dirancang untuk menyaring proses informasi trading dengan membuat seperangkat aturan, atau metodologi, untuk membuat keputusan trading.

Kebanyakan trader pemula percaya bahwa strategi trading yang efektif adalah yang dapat memberikan kemenangan 100% dari waktu ke waktu, dan mereka akan menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk mencari strategi cawan suci yang sempurna. Sementara beberapa situs web akan memasarkan 'sistem cawan suci' ini kepada para trader pemula, perlu diingat bahwa strategi trading yang menjamin kemenangan 100% adalah belaka.

Strategi trading dengan prinsip manajemen risiko yang baik dapat memberikan keunggulan bagi trader, seiring berjalannya waktu. Namun, kemenangan trading juga dapat datang dengan diiringi dengan kerugian trading. Pada dasarnya, apa pun bisa terjadi di pasar kapan saja. Strategi di bawah ini dirancang untuk menunjukkan berbagai kemungkinan yang tersedia bagi trader, serta sebagai sebagai panduan titik awal untuk membuat serangkaian aturan yang lebih menyeluruh dan terperinci.

Mari kita mulai!

Strategi Trading Forex

Pasar forex sangat ideal untuk hampir semua jenis strategi yang berbeda seperti strategi trading harian, swing trading, trading otomatis, dan strategi trading lainnya. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa pasar forex buka 24 jam sehari, lima hari seminggu, menjadikannya salah satu pasar dengan likuidasi terbesar yang tersedia untuk diperdagangkan.

Strategi Trading Mata Uang EUR/USD

Karena pasar mata uang buka dari Senin hingga Jumat, instrumen seperti EUR/USD dapat menunjukkan berbagai jenis kondisi pasar dalam periode waktu yang singkat seperti tren naik, tren turun, dan kemungkinan pasar menjadi sideways (tanpa tren). Inilah sebabnya mengapa beberapa trader menggunakan Bollinger Band dalam strategi trading mata uang EUR/USD mereka.

Bollinger Band dapat digunakan untuk mengidentifikasi pasar yang tenang atau flat, serta pasar yang menunjukkan volatilitas yang meningkat dan memiliki kemungkinan tren dalam arah tertentu. Bollinger Band itu sendiri terdiri dari tiga garis. Garis tengah adalah 20 hari simple moving average (SMA) dan digunakan untuk menghitung nilai band atas dan bawah. Bollinger Band tersebut adalah dua deviasi standar dari SMA periode 20 hari.

Karena standar deviasi adalah ukuran volatilitas, banyak aturan di sekitar Bollinger Band yang berfokus fokus pada pergerakan band atas dan bawah, seperti:

  • Aturan 1 : Ketika band melebar, maka pasar lebih tidak stabil dan tren dapat terjadi.
  • Aturan 2 : Ketika band-band berkontraksi, pasar menjadi kurang stabil dan bisa bergerak menjadi pasar sideways.

Mari kita lihat pada grafik per jam dari EUR/USD dengan indikator Bollinger Band.

Strategi Trading Mata Uang EURUSD

Grafik harga EUR/USD menunjukkan kontraksi Bollinger Band. Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran trading atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Pada grafik di atas, tiga garis hijau mewakili indikator Bollinger Band. Kotak-kotak berwarna emas mewakili periode waktu di mana Bollinger Band berkontraksi. Dalam kebanyakan kasus, price action pasar bergerak dalam perkiraan sideways pasar tetapi dalam waktu yang berbeda. Ada periode waktu lain di mana pasar bergerak dalam kisaran sideways tetapi Bollinger Band belum berkontraksi, yang berarti indikator sering dapat tertinggal dari harga langsung.

Sekarang mari kita lihat periode ketika Bollinger Band berkembang.

Grafik harga EURUSD menunjukkan Bollinger Band berkembang

Grafik harga EUR/USD menunjukkan Bollinger Band berkembang.

Dalam grafik di atas, kotak biru menunjukkan waktu ketika Bollinger Band berkembang. Dalam kebanyakan kasus, breakout dari price action yang terjadi pada volatilitas yang tinggi dan bergerak dalam tren jangka pendek, dengan beberapa pergerakan naik dan turun. Karena pergerakan berbasis tren ini menawarkan pergerakan harga yang lebih besar, menggunakan perkembangan Bollinger Band sebagai aturan dalam strategi trading terbukti lebih efektif.

Ketika Bollinger Band dapat mengukur volatilitas daripada arah tren, beberapa trader menambahkan filter tren, seperti moving average jangka panjang, dalam strategi trading forex Bollinger Band mereka. Hal ini mereka lakukan karena moving average menunjukkan harga rata-rata untuk sejumlah bar historis - membuatnya sangat berguna untuk dengan cepat mengidentifikasi arah harga secara keseluruhan. Sebagai contoh:

  • Aturan 3 : Hanya beli, atau membuka posisi long, ketika harga di atas 200 moving average eksponensial (EMA 200).
  • Aturan 4 : Hanya menjual, atau membuka posisi short, ketika harga di bawah 200 moving average eksponensial (EMA 200).

Garis oranye pada grafik di bawah ini menunjukkan 200 moving average eksponensial (200 EMA), yang menunjukkan harga rata-rata dari 200 bar terakhir. Grafik menunjukkan moving average eksponensial bergerak ke bawah, yang berarti bahwa rata-rata harga bergerak ke bawah. Dengan cara ini trader dapat mengidentifikasi tren keseluruhan secara cepat.

Kotak hijau menunjukkan dan mengalami breakout harga di bawah posisi Bollinger Band yang lebih rendah, dan ke arah moving average jangka panjang.

periode waktu breakout Bollinger Band

Grafik harga EUR/USD menunjukkan Bollinger Band berkembang dan harga menembus band yang lebih rendah ke arah filter tren moving average eksponensial periode 200.

Aturan tambahan dapat menghasilkan jumlah peluang trading yang lebih rendah, karena tujuannya adalah sebagai strategi trading yang efektif, yaitu untuk menyaring proses pengambilan keputusan bagi trader. Pada tahap ini, trader dapat melanjutkan untuk menambahkan lebih banyak aturan mengenai harga entri spesifik, harga stop loss, harga target dan ukuran trading untuk lebih dapat menyaring pengambilan keputusan mereka untuk setiap peluang trading yang berlangsung.

Ingin menguji strategi trading Anda? Admiral Markets menawarkan trader profesional kemampuan untuk berdagang melalui CFD dengan 80+ mata uang, termasuk mata uang utama, mata uang asing, pasangan mata uang eksotik dan masih banyak lagi! Buka akun trading Anda hari ini dengan mengklik tombol di bawah ini!

Buka Akun

Strategi Trading Saham

Pasar saham sangat ideal untuk hampir semua jenis strategi yang berbeda seperti strategi swing trading, strategi trading posisi, strategi mengikuti tren, strategi moving average dan strategi price action dibandingkan jenis pasar lainnya. Hal ini dikarenakan investor dan manajer dana cenderung membeli perusahaan untuk jangka panjang - dengan ekspektasi apresiasi harga saham - tren cenderung bertahan lebih lama di pasar saham.

Baik trader ataupun investor yang berpartisipasi dalam pasar juga memiliki strategi seperti yang dipaparkan di atas. Sementara seorang investor akan membeli saham fisik dalam suatu perusahaan, seorang trader dapat memperkirakan pergerakan harga suatu saham menggunakan CFD yang memiliki keuntungan tertentu seperti memiliki kemampuan untuk melakukan trading jangka panjang dan pendek.

Posisi Strategi Trading Netflix

Meskipun ada ribuan perusahaan untuk Anda melakukan trading, tetaplah bertahan pada perusahaan yang Anda kenal. Produk dari perusahaan yang Anda gunakan setiap hari dapat menjadi tempat paling sederhana untuk memulai - seperti trading di saham Apple, Amazon, Facebook, Tesla atau Netflix. Meskipun ada beberapa perbedaan dalam setiap tren saham, namun ada lebih banyak kesamaan. Hal ini membuat penggunaan satu strategi saham, seperti strategi posisi trading, dapat digunakan di berbagai saham global.

Grafik harga Netflix

Grafik harga Netflix 2015 - 2019. Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Meskipun grafik harga di atas adalah dari Netflix, grafik tersebut bisa mewakili harga saham lainnya. Karena harga saham suatu perusahaan sering dapat tren untuk beberapa waktu - jika ada banyak permintaan - banyak trader memanfaatkan kekuatan moving average eksponensial untuk mencoba dan memanfaatkan periode tren.

Salah satu cara paling populer untuk menggunakan moving average eksponensial dalam strategi saham adalah untuk mencari fast moving average (rata-rata bergerak cepat) melewati slow moving average (rata-rata bergerak lambat), atau sebaliknya. Fast moving average adalah yang didasarkan pada nilai bar historis yang lebih kecil daripada rata-rata bergerak lambat, yang didasarkan pada nilai bar historis yang lebih tinggi. Serangkaian aturan dapat dimulai dengan yang berikut ini:

  • Aturan 1 : Buka posisi long ketika moving average eksponensial 8 berada di atas moving average eksponensial 21.
  • Aturan 2 : Buka posisi short ketika 8 moving average eksponensial berada bawah 21 moving average eksponensial.

Dalam hal ini, rata-rata bergerak cepat adalah rata-rata bergerak 8-periode dan rata-rata bergerak lambat adalah rata-rata bergerak 21-periode. Kedua angka tersebut adalah angka Fibonacci yang sangat populer dalam trading pasar keuangan. Mari kita lihat seperti apa ini pada grafik harga Netflix:

Grafik harga Netflix dengan 8 moving average

Grafik harga Netflix dengan 8 moving average eksponensial (garis biru) dan 21 moving average eksponensial (garis kuning).

Dalam grafik di atas ada beberapa kejadian dari moving average yang melintas ke atas maupun ke bawah. Dalam beberapa kasus, harga memang terus tren untuk beberapa waktu, sementara dalam kasus lain itu harga berbalik ke arah yang berlawanan. Mari kita tandai crossover moving average eksponensial untuk studi lebih lanjut:

trading netflix strategy

Grafik harga Netflix menunjukkan 8 moving average eksponensial (garis biru) melintasi 21 moving average eksponensial (garis kuning).

Garis vertikal merah menunjukkan contoh di mana moving average cepat melintasi di bawah rata-rata bergerak lambat. Garis vertikal hijau menunjukkan contoh di mana rata-rata bergerak cepat melintasi di atas rata-rata bergerak lambat. Apa yang bisa kita pelajari dari hal ini?

  • Pada lima kesempatan di mana 8 moving average eksponensial melintasi di bawah moving average 21 eksponensial, hanya dua kali pasar terus tren untuk waktu yang lama ke arah downside. Satu masalah dengan crossover moving average adalah bahwa mereka mungkin membuat Anda terlambat dalam membuka posisi dan juga memberikan sinyal palsu.
  • Pada lima kesempatan di mana 8 moving average eksponensial melintasi di atas moving average 21 eksponensial, pasar terus tren lebih tinggi sebagian besar waktu. Dalam situasi inilah trader mencoba untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi relatif terhadap risiko yang mereka tetapkan.

Crossover moving average pada dasarnya adalah strategi trading posisi yang sangat cocok untuk strategi pasar saham mengikuti tren. Sementara level penempatan stop loss dan take profit bersifat diskresioner, penting untuk memahami strategi jenis ini yang akan menghasilkan lebih banyak perdagangan yang kalah daripada perdagangan yang menang. Namun, tujuannya adalah agar perdagangan yang menang memiliki keuntungan berkali lipat daripada kekalahan yang ada.

Oleh karena itu, penting untuk menggunakan teknik manajemen risiko yang baik untuk menjaga risiko per trading tetap kecil untuk memungkinkan beberapa kerugian trading sebelum mendapatkan kemenangan trading yang besar.

Strategi Trading CFD

CFD, atau Contract for Difference, memungkinkan trader untuk membuat prediksi tentang naik turunnya pasar tanpa harus memiliki aset. Saat melakukan trading CFD ada dua pihak yang terlibat - trader dan broker. Pada dasarnya, ketika trader membuka posisi long ataupun short, mereka mengadakan perjanjian dengan broker untuk membayar perbedaan antara harga pembukaan dan penutupan sekuritas yang mereka pilih.

Kemudahan masuk dan keluar pasar, dibandingkan dengan produk trading lainnya, hanyalah salah satu alasan mengapa banyak trader memilih trading CFD untuk melakukan trading di berbagai pasar seperti pasar saham, indeks, komoditas, obligasi, ETF, dan mata uang kripto. Salah satu pasar yang paling banyak diminati dalam perdagangan CFD adalah membuka posisi short pada Bitcoin.

Pada umumnya untuk menjual Bitcoin, penjual harus meminjam Bitcoin yang bukan milik mereka dan kemudian menjualnya di pasar terbuka dengan harga pasar. Penjual kemudian akan membeli kembali Bitcoin tersebut dengan harga lebih rendah di masa depan dan keuntungan mereka akan menjadi selisih dari apa yang mereka jual dengan biaya pembelian kembali. Dengan perdagangan CFD, prosesnya sekarang jauh lebih sederhana karena penjual dapat melakukannya hanya dengan membuka platform mereka dan mengklik jual.

Strategi Trading Bitcoin dan CFD

Mata uang kripto seperti Bitcoin cenderung memiliki perubahan harga yang besar karena sifat volatilitas pasar yang masih relatif baru. Situasi ini menjadi sangat baik untuk banyak jenis strategi trading forex, seperti swing trading, trading posisi, trading harian, dan trading price action, dan juga strategi trading bitcoin.

Trading price action sendiri juga cukup populer di seluruh pasar lain yang menyediakan trading CFD. Jadi apa itu trading price action? Pada dasarnya trading price action adalah studi tentang pola harga untuk mengidentifikasi apa yang terjadi sekarang, untuk kemudian membuat perkiraan tentang apa yang bisa terjadi selanjutnya. Mari kita lihat bagaimana Anda dapat menggunakan strategu price action pada trading CFD bitcoin, termasuk cara menempatkan posisi short pada mata uang kripto ini.

bitcoin cfd trading

Bitcoin terhadap grafik harga dolar AS (BTC/USD). Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran trading atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Grafik Bitcoin di atas terhadap dolar AS (BTC/USD) menunjukkan moving average eksponensial 34-periode (34 EMA) berdasarkan harga. Seperti yang telah kita pelajari dari strategi trading di atas, kita dapat menggunakan moving average sebagai filter tren dalam aturan trading kita:

  • Aturan 1 : Buka posisi long ketika harga di atas EMA 34.
  • Aturan 2 : Buka posisi short saat harga di bawah EMA 34.

Sementara moving average memberikan arah yang bias, trader masih membutuhkan beberapa aturan untuk mengatur waktu trading. Di sinilah trading price action menjadi berguna. Ada banyak pola yang dapat digunakan dalam trading price action, dua pola yang paling umum adalah pola 'hammer'' dan 'shooting star'.

pola hammer

Pola hammer dari trading price action , seperti yang ditunjukkan di atas, adalah sinyal bullish yang menandakan kegagalan penjual untuk menutup pasar pada level rendah baru dan pembeli melonjak kembali ke pasar, untuk menutup dekat harga tertinggi.

pola shooting star

Pola shooting star dari trading price action, seperti yang ditunjukkan di atas, adalah kebalikan dari pola hammer. Ini adalah sinyal bearish yang menandakan kegagalan pembeli untuk menutup pasar pada ketinggian harga yang baru, dan penjual melonjak kembali ke pasar, untuk menutup dekat harga terrendah. Sekarang kita dapat menguraikan aturan lebih lanjut:

  • Aturan 1 : Buka posisi long ketika harga di atas EMA 34 dan pola hammer action price terbentuk.
  • Aturan 2 : Buka posisi short ketika harga di bawah EMA 34 dan pola shooting start action price terbentuk.
Grafik harga BTCUSD

Grafik harga BTC/USD menyoroti pola harga shooting star (kotak merah) dan pola harga hammer (kotak hijau) dengan 34 EMA (garis ungu).

Grafik di atas menyoroti kedua aturan, aturan satu dan aturan dua. Dalam kebanyakan kasus, pasar terus akan bergerak ke arah moving average dan saran dari pola price action. Akan ada saat-saat di mana aturan trading yang Anda pilih akan kurang efektif, itulah sebabnya manajemen risiko dan menggunakan stop loss akan terbukti bermanfaat untuk jangka panjang.

Salah satu alasan price action trading populer adalah karena pola price action itu sendiri memberikan trader kesempatan untuk mengidentifikasi tingkat harga masuk dan menghentikan tingkat kerugian. Misalnya, harga masuk bisa jadi adalah ketika pasar menerobos tingginya pola harga hammer atau rendahnya pola harga shooting star. Level stop loss kemudian bisa berada di sisi lain dari pola harga dengan level target satu, atau dua kali risiko trading lebih besar - yang merupakan harga masuk dikurangi harga stop loss.

Melalui penggunaan pola price action trading dan trading CFD ini, trader dapat membeli dan juga menjual Bitcoin, sehingga memberikan peluang yang berbeda dalam kondisi pasar yang berbeda.

Admiral Markets memungkinkan trader profesional untuk berdagang 24 jam sehari, 7 hari seminggu dengan EUR dan mata uang kripto, serta kemampuan untuk mengambil posisi long atau short pada CFD mata uang kripto, tanpa harus memiliki aset crypto aktual yang diperlukan untuk melakukan trading. Mulai trading CFD dengan BTC/EUR, ETH/EUR, XRP/EUR, BTC/USD, dan banyak lagi lainnya! Klik banner di bawah ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang CFD mata uang kripto!

Trading Mata Uang Kripto

Strategi Trading Komoditas

Trading komoditas seperti emas, perak, dan minyak sangat populer di kalangan trader karena trading jenis ini sering memiliki tren yang terarah untuk beberapa waktu. Semua jenis pasar akan memiliki situasi dan kondisi pasar yang berbeda setiap saat. Namun, pasar komoditas sangat dipengaruhi oleh masalah penawaran dan permintaan yang disebabkan oleh pola cuaca, ketegangan geopolitik, dan sentimen ekonomi.

Jenis strategi yang cenderung cocok untuk trading komoditas biasanya adalah strategi swing trading, strategi trading musiman, dan strategi trading posisi. Banyak trader menggabungkan elemen swing trading dan trading harian untuk melakukan trading di pasar komoditas. Hal ini memungkinkan trader untuk menggunakan beberapa time frame yang lebih rendah, seperti grafik empat jam, untuk mengidentifikasi tren untuk peluang trading.

Strategi Trading Komoditas Minyak Mentah Brent

Indikator MACD dan RSI adalah dua indikator trading populer yang dapat membantu trader untuk menemukan pasar yang sedang tren, pasar yang akan berubah arah, dan pasar dengan kondisi overbought dan oversold. Berikut tampilan kedua indikator pada grafik empat jam minyak mentah Brent:

Strategi Trading Komoditas Minyak Mentah Brent

Minyak mentah Brent, grafik harga empat jam dengan indikator MACD dan RSI. Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran trading atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Untuk trader pemula, grafik harga mungkin tampak acak dan membingungkan. Inilah mengapa strategi trading sangat penting - mereka dapat membantu trader menyaring proses informasi untuk membantu dalam pengambilan keputusan mereka. Jadi mari kita mulai dengan seperangkat aturan untuk memproses apa yang digambarkan oleh grafik:

  • Aturan 1 : Posisi long ketika MACD berada di atas garis nol.
  • Aturan 2 : Posisi short saat MACD di bawah garis nol.

Pada dasarnya, MACD bertindak sebagai filter tren yang luas untuk memberikan trader gambaran bias arah trading. Langkah selanjutnya adalah mencari petunjuk kondisi overbought dan oversold karena ini bisa menawarkan waktu terbaik untuk melakukan trading. Untuk melakukannya kita dapat menggunakan RSI (pengaturan 4 periode):

  • Aturan 3 : Posisi long saat RSI di bawah 30 (garis hitam bawah di jendela indikator RSI).
  • Aturan 4 : Posisi short saat RSI di atas 70 (garis hitam atas di jendela indikator RSI).

Trader dapat menambahkan aturan lebih lanjut untuk tingkat harga entri tertentu dan menghentikan tingkat harga kerugian. Misalnya, menambahkan aturan tambahan untuk mencari pola action price seperti pola hammer ataupun lilin shooting star dapat berguna. Beberapa trader dapat mengeksplorasi menggunakan indikator lain seperti Average True Range (ATR) untuk mengidentifikasi tingkat harga untuk stop loss. Untuk saat ini, mari kita mengidentifikasi area di mana aturan satu hingga empat dari atas telah terjadi:

grafik harga empat jam minyak mentah brent

Minyak mentah Brent, grafik harga empat jam dengan indikator MACD dan RSI dan contoh trading.

Dalam grafik harga di atas, kotak hijau mewakili kejadian di mana kedua aturan satu dan aturn tiga telah terpenuhi; MACD di atas garis nol dan indikator RSI di bawah garis 70. Kotak merah mewakili kejadian di mana kedua aturan dua dan aturan empat telah dipenuhi; MACD di bawah garis nol dan indikator RSI di atas garis 30.

Penting untuk dicatat bahwa kondisi ini paling cocok untuk pasar yang menunjukkan tren yang sangat, seperti yang ditunjukkan grafik harga empat jam di atas. Sebaiknya pertimbangkan juga untuk menambahkan lebih banyak aturan, moving average, untuk mencoba dan mengidentifikasi kondisi pasar kedepannya. Tentu saja, tidak dapat dihindari untuk mendapatkan kerugian ketika terjadi perubahan arah atau kondisi pada pasar. Inilah sebabnya mengapa menggunakan stop loss dan teknik manajemen risiko yang tepat adalah sangat penting.

Strategi Trading Indeks

Trading indeks banyak disukai oleh trader jangka pendek dan jangka panjang karena kemampuannya untuk menunjukkan kondisi tren yang kuat pada time frame yang lebih rendah dan juga time frame yang lebih tinggi. Inilah sebabnya mengapa strategi trading indeks sering kali mencakup strategi trading harian, strategi swing trading, strategi trading posisi, strategi investasi musiman, dan bahkan strategi hedging.

Karena indeks global menarik minat semua jenis trader, indikator perdagangan seperti indikator RSI, osilator MACD, osilator Stochastic, dan Bollinger Band bisa sangat efektif jika trader melakukan trading dalam kondisi pasar yang tepat.

Meskipun Anda dapat memperdagangkan 19 indeks saham global yang berbeda, trader jangka pendek lebih memilih untuk fokus pada indeks utama dunia yang meliputi DAX30, FTSE100, SP500, NQ100, DJI30 dan JP225. Indeks saham global mencakup indeks-indeks utama dari Eropa, Asia dan Amerika Serikat. Sekarang mari kita fokus pada strategi trading indeks untuk DAX30 menggunakan strategi trading harian.

Strategi Trading DAX30

Sementara beberapa trader berfokus pada trading saham harian, banyak yang memilih untuk menggunakan teknik trading harian pada indeks pasar saham karena jumlah spread dan komisi yang lebih rendah. Sebagai contoh, Admiral Markets menawarkan trading CFD 24 jam di DAX30, dengan nol komisi dan spread ketat di seluruh platform trading paling populer di dunia.

Saat Anda mempelajari cara trading indeks DAX30 CFD hari ini, penting untuk diingat bahwa trading harian itu sendiri melibatkan beberapa posisi trading dalam satu harinya.

Hal ini penting untuk diketahui karena frekuensi trading yang lebih tinggi berarti memperbanyak jumlah keuntungan dan juga jumlah kerugian. Karena itu Anda harus memiliki manajemen risiko sebagai landasan strategi trading Anda. Untuk saat ini, kami akan fokus menggunakan beberapa indikator dan teknik yang telah kami gunakan dalam strategi sebelumnya, yang telah dipaparkan di bagian sebelumnya.

Grafik harga lima menit CFD DAX30

Grafik harga lima menit CFD DAX30 dengan Bollinger Band, MACD dan EMA 50. Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran trading atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masalalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Grafik di atas menunjukkan grafik lima menit dari indeks DAX30 CFD selama periode waktu tertentu. Dengan menggunakan berbagai indikator trading, gambaran tersebut dapat membantu trader untuk mengidentifikasi tren pasar serta cara menghitung waktu trading mereka. Sebagai contoh:

  • Aturan 1 : Membuka posisi long ketika harga di atas 50 EMA + MACD di atas garis nol + harga telah menolak garis Bollinger Band yang lebih rendah.
  • Aturan 2 : Membuka posisi short ketika harga di bawah 50 EMA + MACD di bawah garis nol + harga telah menolak garis Bollinger Band atas.

Grafik di bawah ini menunjukkan beberapa aturan satu dan dua yang muncul dalam trading:

Grafik harga lima menit DAX30 CFD dengan Bollinger Band

Grafik harga lima menit DAX30 CFD dengan Bollinger Band, MACD, 50 EMA dan contoh trading.

Identifikasi volatilitas siklus harga di setengah bagian awal grafik terlihat sangat jelas. Kombinasi penggunaan moving average eksponensial dan persamaan MACD membantu menghindari kondisi perubahan ekstrem tersebut pada situasi di atas.

Bagian tengah dari grafik adalah di mana siklus harga mulai menetap, dan moving average eksponensial dan persamaan MACD membantu mengidentifikasi tiga peluang trading yang mungkin ditandai dengan warna merah. Sementara moving average di kotak merah pertama bergerak dari Bollinger Band atas ke Bollinger Band yang lebih rendah (target harga yang berguna ketika Anda melakukan posisi short), kotak merah kedua dan ketiga tidak bergerak sesuai perkiraan dan menerobos Bollinger Band atas - kemungkinan besar menghasilkan dua kekalahan trading berturut-turut.

Pada akhir grafik, siklus harga mulai tren lebih tinggi membawa moving average eksponensial dan MACD sejajar untuk melakukan posisi buy. Trading pada lonjakan Bollinger Band yang lebih rendah menghasilkan dua peluang trading yang memungkinkan trader untuk mencapai Bollinger Band atas (target harga yang berguna melakukan trading pada posisi long).

Trader dapat menambahkan lebih banyak aturan untuk memeriksa time frame yang lebih tinggi untuk mengidentifikasi tren terbaik, serta manajemen trading yang tepat dan teknik manajemen risiko untuk memaksimalkan jumlah kemenangan trading dan meminimalkan jumlah kekalahan. Salah satu cara terbaik untuk mengoptimalkan strategi trading adalah membuka akun demo dan memulai trading di lingkungan yang bebas risiko sehingga Anda dapat mulai berlatih dan mengembangkan strategi trading pada indeks DAX30. Anda dapat membaca lebih lanjut tentang trading bebas risiko, di bawah ini.

Faktanya, tahukah Anda bahwa Admiral Markets memberi trader profesional syarat dan ketentuan trading paling kompetitif pada indeks DAX30? Anda dapat melakukan trading CFD pada indeks DAX30 tanpa komisi, kemampuan untuk mendiversifikasi eksposur pasar Anda di berbagai perusahaan dan industri, dan banyak lagi lainnya! Klik spanduk di bawah ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang DAX30 CFD hari ini!

Trading indeks DAX30

Cara Memulai Strategi Trading Bebas Risiko

Dalam artikel ini, kita telah menjelajahi berbagai strategi trading dan teknik tradng yang berbeda. Cara terbaik untuk mewujudkan teori ini adalah melalui praktik trading pada lingkungan yang bebas risiko sehingga Anda melatih keterampilan Anda, mengoptimalkan strategi Anda, dan belajar mengelola emosi saat melakukan trading.

Untuk memulai trading di lingkungan yang bebas risiko hari ini, hanya dibutuhkan beberapa klik untuk membuka akun trading demo. Setelah memasukkan nama dan email Anda, Anda dapat mulai menikmati manfaat seperti:

  • Kemampuan untuk melakukan trading di perangkat apa pun (Windows, Mac, Android, iOS, dll) di lebih dari 8.000 instrumen, di seluruh dunia
  • Pengalaman pasar langsung yang sepenuhnya dengan platform trading paling populer di dunia
  • Data pasar gratis dan berita real-time
  • Akses gratis 30 hari, atau akses seumur hidup saat membuka akun trading langsung

Dengan kemampuan akses pada akun trading bebas risiko inilah saatnya Anda bergabung dengan komunitas trading dunia? Buka akun trading demo GRATIS Anda hari ini dengan mengklik tombol di bawah ini!

Buka Akun Demo

Artikel lainnya yang mungkin menarik bagi Anda

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker Forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 8.000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

***

Data yang diberikan memberikan informasi tambahan mengenai semua analisis, perkiraan, tinjauan pasar, ramalan mingguan atau penilaian dan informasi serupa lainnya (selanjutnya disebut "Analisis") yang diterbitkan di situs Admiral Markets. Sebelum membuat keputusan investasi, perhatikan hal-hal berikut:

  1. Artikel ini adalah komunikasi pemasaran. Artikel ini dipublikasikan hanya untuk tujuan informatif dan sama sekali tidak dapat ditafsirkan sebagai saran atau rekomendasi investasi. Artikel ini tidak disusun sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mempromosikan kemandirian penelitian investasi, dan bahwa itu tidak tunduk pada larangan berurusan sebelum penyebaran penelitian investasi.
  2. Setiap keputusan investasi dibuat oleh masing-masing klien saja sedangkan Admiral Markets AS (Admiral Markets) tidak akan bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari keputusan tersebut, baik berdasarkan analisis atau tidak.
  3. Dengan tujuan untuk melindungi kepentingan klien kami dan objektivitas Analisis, Admiral Markets telah menetapkan prosedur internal yang relevan untuk pencegahan dan pengelolaan konflik kepentingan.
  4. Analisis ini disusun oleh analis independen (selanjutnya disebut "Penulis") pribadi Kyle Martin, Trader dan Analis Profesional.
  5. Sementara setiap upaya yang wajar diambil untuk memastikan bahwa semua sumber analisis dapat diandalkan dan bahwa semua informasi disajikan, sebanyak mungkin, dengan cara yang dapat dimengerti, tepat waktu, tepat dan lengkap, Admiral Market tidak menjamin keakuratan atau kelengkapan setiap informasi yang terkandung dalam Analisis.
  6. Segala jenis kinerja instrumen keuangan masa lalu atau model yang ditunjukkan dalam analisis tidak boleh ditafsirkan sebagai janji tersurat atau tersirat, jaminan atau implikasi oleh Admiral Markets untuk kinerja di masa depan. Nilai instrumen keuangan dapat meningkat dan menurun dan pelestarian nilai aset tidak dijamin.

Produk leverage (termasuk kontrak untuk perbedaan) bersifat spekulatif dan dapat mengakibatkan kerugian atau keuntungan. Sebelum Anda memulai perdagangan, pastikan Anda memahami risikonya.

CFD adalah instrumen kompleks yang membawa risiko tinggi terjadinya kerugian dengan cepat karena penggunaan leverage.