Strategi Swing Trading Forex Terbaik

Waktu membaca: 30 menit

swing trading vs day trading

Anda mungkin pernah mendengar tentang istilah swing trading, namun mungkin Anda tidak yakin dengan apa yang dimaksud dengan istilah tersebut. Apakah swing trading adalah sebuah jenis strategi? Salah satu fitur paling penting dari swing trading adalah kebebasan yang memungkinkan Anda dalam melakukan trading tanpa harus menghabiskan waktu sepanjang hari duduk di belakang layar komputer Anda!

Dalam artikel ini kami akan membahas mengenai swing trading secara mendalam, termasuk strategi utama swing trading dalam dunia forex. Beberapa hal yang akan Anda pelajari termasuk:

  • Pengertian Swing Trading
  • Cara Kerja Swing Trading Pada Pasar Forex
  • Cara Melakukan Operasi Swing Trading
  • Instrumen dan Alat Terbaik Untuk Swing Trading
  • Berbagai Strategi Swing Trading

Jadi, apa itu swing trading?

Pengertian Swing Trading

Untuk memiliki definisi yang jelas tentang swing trading, pertama-tama kita perlu membahas kerangka waktu di mana trader akan melakukan trading.

Pasar keuangan adalah pasar yang sangat beragam, terdapat banyak cara berbeda untuk menghasilkan keuntungan dari pasar keuangan. Tidak hanya memiliki berbagai macam strategi trading, namun pasar keuangan juga memiliki variasi gaya trading yang berbeda. Salah satu variasi utama dalam gaya trading adalah kerangka waktu di mana seorang trader akan melakukan trading.

Trader jangka panjang contohnya, akan memilih kerangka waktu akhir. Trader jangka panjang adalah trader yang memiliki tujuan untuk mengikuti tren jangka panjang (yang dapat berlangsung berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun, dalam beberapa kasus). Salah satu keuntungan utama dari trading jangka panjang adalah potensi keuntungan besar yang ditawarkan. Namun, seperti jenis trading lainnya, trading jangka panjang juga memiliki potensi kerugian. Jika seorang trader berhasil mengikuti dan mendapatkan keuntungan dari tren misalnya selama beberapa bulan, biasanya hasil keuntungan akan jumlah yang bisa dicapai oleh trading jangka pendek.

Namun kelebihan trading jangka panjang tidak berhenti sampai di situ. Sistem trading jangka panjang seringkali tidak membutuhkan banyak perhatian, selain pemantauan setiap hari dengan skala kecil. Tetapi trading jangka panjang memang membutuhkan banyak kesabaran, dan kemungkinan tidak akan memberikan Anda banyak kesempatan untuk melakukan trading.

Kerangka waktu yang paling singkat pada trading biasanya dipilih orang trader dengan metode scalping trading. Mereka dikenal sebagai scalper, yang melakukan trading sangat singkat, seringkali hanya berlangsung beberapa menit. Para scalper hanya mencari keuntungan yang kecil dari setiap operasi trading mereka.

Tujuan dari para scalper adalah untuk mendapatkan keuntungan kecil dari sebanyak mungkin operasi trading yang dapat mereka lakukan. Keuntungan untuk seorang scalper adalah operasi tradingnya yang sangat singkat. Dengan trading yang sangat singkat, maka eksposur trader ke pasar juga akan menjadi lebih rendah. Tidak hanya itu, mereka juga memiliki banyak peluang untuk melakukan trading karena scalper hanya melakukan trading pada pergerakan harga yang sangat kecil.

Namun, kerugian dari scalping trading meliputi:

  • Memerlukan komitmen besar dalam hal waktu dan perhatian
  • Persyaratan kemampuan manajemen untuk keluar pasar yang dikelola dengan sangat baik dan disiplin
  • Biaya transaksi dapat menjadi signifikan karena tingginya jumlah trading

Satu langkah lebih maju dari scalper adalah trader harian, yang memegang posisi selama beberapa jam. Trader harian tidak akan pernah memiliki posisi menggantung di akhir hari. Trader harian menghindari pergerakan harga semalam yang dapat menembus harga.

Di antara trading harian dan trading jangka panjang, ada juga metode yang akan kita bahas dalam artikel ini, yang dikenal sebagai swing trading. Swing trading dapat berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Trader yang menerapkan swing trading strategy atau swing trader pada dasarnya mencari pola grafik multi-day untuk mendapatkan keuntungan dari ayunan atau pergerakan harga yang lebih besar daripada yang mereka dapat capai dari trading harian.

Banyak trader menemukan kenyamanan dalam swing trading karena kompromi yang ditawarkan dapat diterima antara frekuensi trading, dan tuntutan waktu dibebankan kepada trader.

Join Admiral Markets today!

Swing Trading 101 - Apa Itu Swing Trader?

Swing trader adalah trader yang melakukan trading dalam kerangka waktu multi-day hingga multi-week. Swing trader umumnya melakukan analisa terhadap grafik empat jam (H4) dan harian (D1). Swing trader pada umumnya menggunakan kombinasi analisis fundamental dan analisis teknis untuk memandu trading keputusan mereka.

Tren jangka panjang maupun rentang pembalikan pasar yang besar tidak akan menjadi terlalu penting bagi swing trader. Hal ini dikarenakan seorang swing trader tidak akan mempertahankan posisi untuk waktu yang cukup lama untuk memperhitungkan kondisi tersebut.

Sebaliknya, volatilitas adalah kunci utama bagi para swing trader. Semakin besar volatilitas pasar, maka semakin besar jumlah pergerakan harga jangka pendek, dan hal ini akan menciptakan lebih banyak peluang untuk melakukan swing trading.

Apa Saja Kelebihan Dari Swing Trading?

Ada sejumlah keuntungan melakukan swing trading, terutama untuk para trader pemula.



Swing Trading Tidak Membutuhkan Banyak Waktu

Seperti yang sudah disebutkan, trading jangka pendek sangat membutuhkan pemantauan Anda secara konstan. Di sisi lain, trading jangka panjang mungkin tidak cukup aktif untuk kebanyakan orang, dan membutuhkan komitmen disiplin trading yang sangat tinggi.

Swing trading cenderung menarik bagi pola pikir seorang trader pemula, hanya karena trading jenis ini menggunakan kerangka waktu yang lebih ramah pengguna. Dengan metode ini, seorang swing trader tidak menghabiskan waktu untuk menganalisis dan melakukan trading karena pada dasarnya mereka akan melakukan operasi trading yang lebih sedikit daripada seorang scalper dalam periode yang lebih lama. Kelebihan ini akan memberikan mereka lebih banyak waktu untuk menganalisis penempatan posisi trading mereka dan juga kebebasan waktu, karena swing trader hanya membutuhkan beberapa menit dalam sehari untuk melakukan trading.

Swing Trading Memberikan Peluang Keuntungan Trading Jangka Panjang

Sementara scalping trading dan trading harian bergantung pada volatilitas jangka pendek, swing trading memungkinkan trader untuk mengambil keuntungan dari tren dengan jangka yang lebih panjang, dari mingguan, bulanan, hingga tahunan.

Oleh karena itu swing trading dapat menawarkan keuntungan yang lebih besar daripada trading harian, karena hasil analisisnya akan lebih relevan. Analisis yang dilakukan pada satuan waktu yang lebih besar seringkali merupakan analisis yang lebih kuat, sedangkan trading jangka pendek lebih rentan terhadap sinyal palsu.

Hal ini juga berarti bahwa setiap operasi trading yang dilakukan akan memiliki lebih banyak waktu untuk menghasilkan keuntungan, karena trading mengikuti pergerakan harga dengan jangka waktu yang lebih panjang.

Swing Trading Lebih Hemat Biaya

Salah satu biaya utama yang dapat dihemat oleh swing trading adalah spread, atau perbedaan antara harga beli dan jual suatu aset. Walaupun spread biasanya ditawarkan dalam jumlah yang sangat kecil, mereka akan terus dikenakan setiap kali Anda membuka operasi trading. Hal ini berarti jika Anda melakukan trading dengan jangka waktu yang sangat pendek seperti scalping, maka Anda akan harus membayar biaya spread setiap kali dan potongan terhadap keuntungan Anda yang cukup signifikan.

Swing trader tidak perlu pusing untuk memikirkan spread yang harus dibayar terus menerus karena trading akan berlangsung dengan skala waktu yang luas. Dengan skala waktu yang lebih luas maka harga spread yang dibayarkan tidak akan secara signifikan memotong keuntungan yang akan dihasilkan.

Swing Trading Dapat Menggunakan Berbagai Jenis Indikator

Unit waktu yang dapat digunakan dalam swing trading sangat beragam. Swing trader dapat menggunakan kerangka waktu empat jam, harian, dan mingguan. Kebebasan dalam pilihan kerangka waktu memungkinkan swing trader untuk memaksimalkan penggunaan indikator yang paling sederhana sekalipun.

Sederhananya, jika kita mengambil contoh penutupan candlestick harian di atas rata-rata pergerakan selama 20 periode (20-period moving average), contoh tersebut akan jauh lebih representatif daripada penutupan candlestick yang sama di atas rata-rata pergerakan pada grafik 5 menit. Pada akhirnya, kerangka waktu yang lebih tinggi selalu lebih akurat, dan swing trader dapat mengambil manfaat dari hal tersebut.

Menggunakan MetaTrader 4 dan 5 Supreme Edition memberikan kemudahan untuk menganalisis beberapa unit waktu dalam satu atau beberapa grafik trading, di mana indikator Grafik Mini akan memungkinkan Anda untuk menampilkan dua atau lebih unit waktu dari satu instrumen pada waktu yang bersamaan.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang MetaTrader Supreme Edition, dan mengunduhnya secara GRATIS, klik banner di bawah ini!

Download MetaTrader Supreme Edition

Swing Trader Dapat Memanfaatkan Pergerakan Harga Yang Lebih Besar Pada Swing Trading

Swing trader dapat mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga yang lebih signifikan atau osilasi yang akan sulit diperoleh dari trading harian. Semakin besar volatilitas pasar, maka semakin besar peluang swing trading yang dapat dilakukan.

Kekurangan Swing Trading

Walaupun swing trading memiliki beragam kelebihan, swing juga memiliki beberapa kekurangan, diantaranya adalah:

  • Akumulasi biaya swap : Swap adalah suku bunga harian yang dibebankan pada posisi trading yang menggantung semalaman. Meskipun hal ini bukanlah masalah bagi scalper atau trader harian, biaya ini adalah beban untuk trading jangka panjang.
  • Risiko fundamental : Peristiwa ekonomi dan politik selama akhir pekan dapat mempengaruhi pergerakan harga pembukaan pasar keuangan, hal ini kadang dapat merubah tren dan mengganggu strategi trading Anda.

Instrumen Swing Trading Terbaik

Jadi di pasar manakah sebaiknya Anda melakukan swing trading? Berita baiknya adalah gaya trading mungkin dilakukan di semua pasar dan pada semua instrumen CFD, termasuk saham, forex, komoditas, dan bahkan indeks.

Pada pasar forex, swing trading memberikan trader kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari likuiditas dan volatilitas yang cukup baik untuk mendapatkan pergerakan harga yang menarik dalam jangka waktu yang relatif singkat. Beberapa mata uang paling populer untuk trading swing forex adalah:

  • Euro : Pasangan mata uang meliputi AUD/EUR, EUR/CAD, EUR/JPY dan EUR/GBP
  • Yen Jepang : Pasangan mata uang meliputi USD/JPY, JPY/CAD dan JPY/GBP
  • Pound Inggris : Pasangan mata uang meliputi GBP/AUD, GBP/CAD dan GBP/CHF
  • Dolar AS : Pasangan mata uang meliputi NZD/USD, USD/CAD, AUD/USD dan EUR/USD

Untuk swing trading pada pasar saham, indeks juga merupakan instrumen yang sangat menarik. Beberapa diantaranya adalah:

  • CFD DAX30
  • CFD CAC40
  • CFD Dow Jones 30
  • CFD Nasdaq 100
  • CFD Nikkei 225

Beberapa indeks pada pasar saham memiliki spread yang lebih besar daripada instrumen lainnya. Namun, seperti pasangan mata uang forex, indeks merupakan aset yang baik untuk swing trading, karena Anda hanya perlu membayar spread satu kali saja. Hal yang sama juga berlaku untuk pasangan mata uang eksotis, seperti USD/CZK.

Bagaimana Cara Memulai Swing Trading?

Apakah Anda ingin memulai melakukan swing trading? Berita baiknya adalah Anda dapat memulai dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka akun trading: Anda dapat melihat proses lengkap untuk membuka akun di artikel kami "MetaTrader 5 - Panduan Lengkap"
  2. Unduh dan pasang platform trading Anda : MetaTrader 4 atau MetaTrader 5.
  3. Buka platform dan lakukan trading pertama Anda : Sekarang, Anda dapat memilih aset dan membuka operasi trading pertama Anda. Anda dapat melihat proses lengkap untuk melakukannya pada video tutorial di bawah ini.

Setelah Anda telah memiliki akun, platform trading Anda dan mengetahui cara melakukan trading, langkah selanjutnya adalah menetapkan strategi swing trading yang sesuai untuk Anda. Kami akan membagikan strategi swing trading favorit kami di bagian berikutnya.

Strategi Trading Swing Forex

Swing trading adalah gaya trading dan bukan merupakan strategi trading. Kerangka waktu mendefinisikan gaya swing trading dan di dalamnya, terdapat banyak strategi trading yang dapat kita gunakan untuk melakukan swing trading. Swing trading adalah gaya operasi trading dalam jangka waktu pendek hingga menengah. Hal itu dapat dilihat di antara kerangka waktu trading harian yang sangat singkat, dan kerangka waktu trading dengan jangka waktu yang lebih lama.

Swing trading membutuhkan waktu yang tidak terlalu singkat untuk Anda melakukan pemantauan pada pasar, namun gaya ini memberikan banyak peluang trading dalam waktu yang singkat. Strategi-strategi yang akan dibahas pada bagian berikutnya tidaklah eksklusif dan sama halnya dengan sebagian besar strategi teknis, faktor support dan resistance adalah konsep utama yang mendasarinya.

Konsep-konsep berikut akan memberi Anda dua pilihan dalam strategi swing trading Anda yang meliputi, trading dengan mengikuti tren, atau melawan tren. Strategi counter-trend atau melawan tren bertujuan untuk mendapatkan keuntungan saat level support dan resistance bertahan. Strategi mengikuti tren bertujuan untuk mendapatkan keuntungan saat harga berhasil menembus level support dan resistance.

Untuk kedua strategi trading berikut, akan membantu jika Anda memiliki kemampuan dan pemahaman untuk mengenali aksi harga (price action) atau pergerakan aset pada grafik secara visual.

Strategi Swing Trading 1: Trend Trading

Saat mengidentifikasi tren, penting untuk mengetahui bahwa pasar tidak cenderung bergerak dalam garis lurus. Bahkan ketika akhirnya tren terjadi, grafik tetap memiliki pergerakan ke atas dan ke bawah secara bertahap. Pada contoh berikut, kami mengidentifikasi uptrend dengan menetapkan harga tertinggi dan harga tertinggi lebih rendah, dan downtrend dengan menetapkan harga terendah dan harga terendah yang lebih tinggi. Banyak dari strategi swing trading melibatkan upaya untuk mengidentifikasi dan mengikuti tren singkat.

Lihatlah grafik harian EUR/USD di bawah ini.

swing trading vs trend trading

Sumber: EUR/USD, Grafik D1, MT5 Admiral Markets. Rentang data: dari 9 Juli 2019 hingga 2 Desember 2019. Dilakukan pada 2 Desember 2019. Perlu diingat bahwa kinerja masa lalu bukan indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa mendatang.

Grafik candlestick Jepang ini menunjukkan tren menurun yang berlangsung selama tiga bulan, dari tanggal 25 Juni 2019 hingga 30 September 2019. Grafik bergerak dengan pola berliku yang khas, dengan harga terendah dan harga terendah lebih tinggi.

Setelah tanggal 30 September terjadi pullback atau pembalikan harga. Selama periode ini, pasar tidak menetapkan posisi terendah baru, sementara harga tertinggi bergerak lebih tinggi dan lebih tinggi hingga 21 Oktober.

Kapankah pullback atau pembalikan harga akan terjadi? Kami tidak tahu. Sebaliknya kami mencari konfirmasi jika pasar telah kembali kepada tren semula.

Berikut beberapa hal yang kami lakukan:

  • Mencari tren
  • Menunggu momen counter-trend
  • Kembali memasuki pasar setelah momen counter-trend telah terjadi

Sinyal yang kita ingin dapatkan adalah sinyal pembukaan kembali di pasar yang akan menetapkan posisi terendah lebih tinggi. Pada saat penulisan, agak dini untuk melihat jika harga EUR/USD telah kembali kepada tren menurun, hanya berdasarkan harga tertinggi pada bulan November yang lebih rendah, dimana harga terendah kedua tidak lebih rendah dari harga yang pertama. Kami harus menunggu untuk posisi terendah lebih rendah dan terendah lebih tinggi untuk mengkonfirmasi tren.

Namun, jika melihat kembali kepada bulan Juni, kita bisa menempatkan posisi penjualan EUR/USD pada titik 1,14018, menempatkan kerugian tertinggi di titik tertinggi dari counter-trend sebelumnya pada titik 1,13484. Risiko dari penempatan ini adalah 53 pips dan strategi memiliki rasio-keuntungan 1:2.

Dengan risiko 53 pips, penempatan take profit swing trading harus ditempatkan 106 pips lebih rendah dari titik awal trading jangka pendek, atau pada titik 1,12958. Harga ini telah dicapai pada tanggal 1 Juli, ketika pasar mencapai titik terendah 1,12808. Jika titik tercapai, maka posisi trading Anda kemudian akan ditutup, dan Anda akan mendapatkan keuntungan sebesar 106 pips.

Mulai Trading Kapan Saja!

Bentuk kedua dari strategi ini adalah dengan mencoba mendapatkan keuntungan lebih jauh. Dalam strategi swing trading ini, kami tidak menetapkan batasan. Mengapa kita tidak menggunakan batasan? Karena kami ingin mendapatkan keuntungan sebanyak yang mungkin. Kami tidak mengetahui berapa lama tren akan bertahan, dan kami tidak mengetahui seberapa tinggi pasar dapat bergerak. Jadi kami tidak akan mencoba membuat prediksi dengan menetapkan target keuntungan, namun kami tahu pasti bahwa harga tidak akan naik dengan garis lurus.

Hal tersebut menandakan bahwa kami harus membiarkan pasar untuk bergerak sampai kepada tingkat tertentu, sehingga tren dapat ditentukan. Namun hal ini juga berarti bahwa ketika tren bergerak tidak sesuai rencana, maka Anda akan menerima sebagian keuntungan yang dari posisi trading yang belum Anda tutup. Daripada menggunakan batasan, kami akan menempatkan stop loss pada periode waktu 20 jam terakhir.

Kami tidak pernah memindahkan stop loss lebih jauh: namun jika harga 20 jam terakhir menjadi lebih tinggi dari stop loss yang telah kami tempatkan, maka kami akan memindahkan stop loss 20 jam terakhir menjadi lebih tinggi. Secara umum, hal ini berarti tingkat pemberhentian kami akan mengikuti tren.

Titik terendah 20 jam terakhir yang menjadi titik pemberhentian kami saat ini ada pada 1,13059. Kami menempatkan posisi penjualan pada 1,14018, dan jika dihentikan pada 1,13059. Kami tetap mendapat untung 96 pips. Keuntungan ini lebih sedikit dari yang dapat diraih oleh bentuk pertama dari strategi ini. Namun strategi ini bertujuan untuk melindungi keuntungan Anda dan mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi jika tren berlanjut.

Ingin tahu kabar baiknya?

Dalam tren jangka panjang: dengan manajemen risiko yang tepat, keuntungan akan selalu melebihi kerugian yang timbul akibat tren yang berbalik.

Jika Anda siap untuk mencoba strategi ini di pasar keuangan secara langsung, pasar forex adalah salah satu pasar terbaik untuk mencoba swing trading. Mengapa? Sangat sederhana - pasar buka 24 jam sehari, 5 hari seminggu, yang berarti Anda bisa melakukan trading menyesuaikan dengan ketersediaan waktu Anda. Pasar forex juga merupakan pasar yang sangat fluktuatif, yang berarti ada banyak peluang trading. Dengan Admiral Markets Anda dapat mengakses 80+ pasangan mata uang pada pasar forex secara gratis!

Cari tahu lebih lanjut dengan mengklik banner di bawah ini

Mulai Trading Forex & CFD

Strategi Swing Trading 2: Counter-trend Trading

Strategi swing trading merupakan strategi trading yang melawan arah tren, dan karenanya akan melakukan kebalikan dari strategi pertama. Pada dasarnya, kami menggunakan prinsip yang sama dalam mengenali tren jangka pendek, namun kami mencoba mencari keuntungan dari frekuensi pembalikan dari tren yang sedang terjadi.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya:

  • Uptrend = Harga tertinggi dan harga tinggi terendah
  • Downtrend = Harga terendah dan harga rendah tertinggi

Kami juga melihat bagaimana bagian awal tren dapat diikuti oleh periode penelusuran kembali sebelum tren dilanjutkan. Trader yang menggunakan strategi counter-trend akan mencoba melakukan swing trading dalam periode pembalikan. Untuk melakukannya, kami mencoba mengenali pembalikan pada tren. Dalam uptrend, hal ini akan ditandai ketika harga tertinggi baru yang diikuti oleh serangkaian kegagalan untuk menembus harga tertinggi baru tersebut - maka dalam situasi tersebut swing trader akan menempatkan posisi jual dengan harapan adanya momen pembalikan tren menurun.

Dalam menerapkan strategi counter-trend, sangat penting untuk memiliki kedisiplinan yang kuat jika harga bergerak melawan Anda. Jika pasar melanjutkan trennya terhadap Anda, Anda harus siap untuk mengakui bahwa Anda salah, dan menutup posisi trading.

Strategi Swing Trading 3: Strategi Swing Trading Serbaguna

Jika Anda ingin terjun lebih dalam ke swing trading, bersama dengan mempelajari strategi serbaguna yang bahkan dapat digunakan oleh trader pemula, lihat webinar terbaru kami mengenai topik ini!

Webinar swing trading adalah bagian dari seri Spotlight Trading kami , di mana tiga trader profesional membagikan pengetahuan mereka secara LANGSUNG, tiga kali dalam seminggu. Dalam webinar ini, trader ahli Paul Wallace membagikan wawasannya tentang swing trading, dengan menggunakan pasar langsung sebagai contoh:

Meningkatkan Strategi Swing Trading Anda

Apa yang dapat dilakukan trader untuk dapat mengembangkan strategi mereka? Ada beberapa hal yang dapat Anda coba. Yang pertama adalah mencoba melihat jika strategi trading sesuai dengan tren jangka panjang. Meskipun dalam contoh di atas kami melihat grafik per jam, mungkin akan dapat membantu jika Anda juga melihat grafik jangka panjang - untuk lebih memahami tren jangka panjang. Coba dan lakukan trading hanya ketika arah pasar sesuai dengan apa yang Anda analisis sebagai tren jangka panjang.

Cara lain untuk mengembangkan strategi Anda adalah dengan menggunakan indikator teknis sekunder untuk mengonfirmasi analisis Anda. Misalnya: jika Anda menggunakan strategi counter-trend, dan ingin melakukan penjualan, periksa RSI (Relative Strength Index) dan lihat apakah sinyal pasar berada pada kondisi overbought.

MA (moving average) adalah indikator lain yang bisa Anda gunakan untuk membantu mengkonfirmasi hasil analisis Anda. MA dapat memberikan pandangan yang lebih jelas tentang tren. MA dapat menggunakan data harga yang terdahulu sehingga Anda dapat dengan mudah melakukan perbandingan terhadap harga saat ini dan harga terdahulu.

Anda dapat melihat indikator-indikator tersebut pada grafik pasangan mata uang GPB/USD berikut:

swing trading vs day trading forex

Sumber: GBP/USD, Grafik D1, MT5 Admiral Markets. Rentang data: dari 9 Juli 2018 hingga 2 Desember 2019. Dilakukan pada 2 Desember 2019. Perlu diingat bahwa kinerja masa lalu bukan indikator swing trading saham atau forex yang dapat diandalkan untuk hasil di masa mendatang.

Dalam grafik di atas, garis merah dan hijau keduanya menandakan moving average:

  • Garis merah mewakili rata-rata bergerak 25 periode.
  • Garis hijau mewakili rata-rata bergerak 100 periode.

Metode yang kami gunakan untuk mengidentifikasi pergerakan pasar adalah moving average (MA). Yang lebih pendek dan yang lebih panjang. Bersama dengan indikator ini sebagai sinyal input kami, kami akan menggunakan stop loss dan mengambil keuntungan.

Ketika garis merah melintasi garis hijau, hal itu akan menunjukkan perubahan harga dengan garis menyilang.

Kapan ini terjadi?

  1. Saat garis merah (MA lebih pendek) melintasi di atas garis hijau (MA lebih panjang), pada tanggal 4 September sekitar jam 4:00 sore
  2. Kami akan menempatkan posisi pembelian di sini, untuk mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga. Ingatlah bahwa kenaikan harga telah terjadi sebelum sinyal diterima.

Saat Swing Trading Tidak Bergerak Sesuai Rencana...

Apa yang terjadi jika kita tidak menutup posisi swing trading tepat pada waktunya?

Selalu ada perubahan pergerakan harga yang tidak terduga. Karena itu, kita harus selalu mengadopsi manajemen risiko yang baik. Mari kita lihat sebuah contoh.

swing trading vs scalping

Sumber: GBP/USD, Grafik H1, MT5 Admiral Markets. Rentang data: dari 15 Juni 2016 hingga 27 Juni 2016. Dilakukan pada 9 September 2019. Perlu diingat bahwa kinerja masa lalu bukanlah indikator swing trading saham atau forex yang dapat diandalkan untuk hasil di masa mendatang.

Dengan mengamati garis menyilang naik berarti kita bisa saja memasukkan pesanan pembelian. Jika kita tidak menerapkan manajemen risiko yang baik, baik dengan take profit ataupun stop loss, saat terjadi penurunan tidak terduga seperti di atas, kita dapat kehilangan sebagian besar atau seluruh modal kita.

Pada awal 24 Juni 2016, hasil pemungutan suara untuk Brexit mulai terlihat jelas.

Apakah hasilnya terhadap pasar forex? Nilai poundsterling menjadi tenggelam.

Jika kita mempertahankan posisi beli, kita akan terjebak pada posisi trading yang sangat buruk.

Penurunan ratusan pips terjadi dalam waktu kurang dari satu menit. Dalam keadaan ini, manajemen risiko yang baik sangat penting. Jika posisi Anda ditempatkan dengan ukuran yang sesuai dengan modal Anda, maka Anda tidak akan mengalami bencana. Kami akan menjelaskan lebih rinci apa maksud dari pernyataan tersebut pada bagian berikutnya.

Manajemen Risiko Dalam Swing Trading

Sesuatu yang mungkin pernah Anda dengar tentang trading forex adalah bahwa sebagian besar trader kehilangan uang. Tahukah Anda bahwa hal ini bahkan tetap terjadi untuk trader yang sukses sekalipun?

Faktanya adalah benar bahwa tidak ada trader yang menang 100% setiap waktu - kadang-kadang trader dapat salah menilai pasar, kadang-kadang pasar bergerak secara tidak terduga, kadang-kadang seorang trader mungkin membuat kesalahan. Namun, disinilah mengapa manajemen risiko dan manajemen keuangan menjadi sangat penting dalam trading.

Dalam trading forex, seorang trader harus mengetahui cara menerima kerugian sebelum tahu cara menerima kemenangan. Ketika kami berbicara tentang mengetahui cara trader untuk menerima kerugian, yang kami maksud adalah untuk Anda tahu cara untuk hanya mengalami sedikit kerugian untuk keuntungan yang besar. Sederhananya, jika Anda memiliki manajemen risiko pada swing trading Anda akan dapat menutup operasi trading yang kalah lebih awal. Dengan demikian Anda dapat memastikan keuntungan yang lebih besar dibandingan kerugian Anda.

Beberapa tips untuk mengelola risiko Anda dalam swing trading meliputi:

  • Tentukan kerugian maksimum yang dapat Anda tanggung. Meskipun Anda jelas ingin operasi trading berikutnya menghasilkan untung, penting untuk mempertimbangkan jumlah maksimum yang rela Anda tanggung untuk setiap posisi trading. Setelah Anda mengetahui jumlah ini, Anda dapat mengatur stop loss untuk menutup trading Anda secara otomatis jika operasi trading bergerak terlalu jauh ke arah yang salah - hal ini akan membantu melindungi Anda ketika Anda tidak bisa secara manual berada di depan komputer Anda mengawasi setiap operasi trading.
  • Jangan menaruh risiko penuh pada satu trading. Terlepas dari ukuran akun trading Anda, Anda harus menghindari menempatkan risiko pada seluruh saldo Anda pada operasi trading. Jika demikian Anda akan berpotensi kehilangan semua modal Anda. Aturan umum dalam trading adalah untuk tidak mengambil risiko lebih dari 2% dari jumlah saldo keseluruhan akun Anda pada setiap operasi trading.

Trading Bebas Risiko

  • Pertimbangkan menambah saldo akun Anda untuk mendiversifikasi risiko. Meskipun Anda mungkin dapat membuka akun mulai dari € 200, lebih baik untuk memulai dengan jumlah yang lebih besar. Hal ini akan membuat Anda memiliki cukup pada akun Anda untuk melakukan trading dengan berbagai aset dan mendiversifikasi risiko swing trading. Swing trading adalah gaya investasi jangka panjang, jadi Anda perlu lebih banyak margin pada posisi Anda untuk mengatasi volatilitas pasar.
  • Ketahui profil risiko Anda. Salah satu hal pertama yang harus dilakukan ketika Anda memulai trading adalah untuk memahami toleransi dan volatilitas risiko Anda. Dengan kata lain, pada saat mengalami kerugian, apakah kita akan mulai panik? Jika Anda memiliki saldo akun €20.000 dan Anda kehilangan €2.000, maka Anda telah kehilangan 10% dari modal Anda. Apakah dunia Anda akan runtuh atau Anda akan menanggapinya dengan santai? Bagaimana Anda bereaksi terhadap kerugian akan mempengaruhi risiko yang bersedia Anda ambil dalam trading.

Sekarang Anda telah memahami bahwa swing trading strategy dapat terbagi atas trading jangka menengah dan panjang. Strategi swing trading sangat tergantung pada manajemen risiko dan modalnya, yang juga diketahui sebagai money management swing trading atau manajemen keuangan swing trading.

Manajemen Keuangan Swing Trading

Setelah Anda memahami gambaran besar manajemen risiko, Anda tetap harus menerapkan manajemen risiko Anda setiap harinya. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan mengelola uang Anda secara efektif.

Hal ini mungkin tampak seperti pertanyaan yang rumit, tetapi tidak pada kenyataannya. Sederhananya, jika Anda ingin mempertahankan risiko total 6% dari saldo akun Anda, maka Anda dapat membuka enam posisi trading, dengan masing-masing risiko 1% dari modal Anda.

Dengan demikian, Anda dapat kehilangan 1% dari modal Anda dalam enam trading yang berbeda, atau hanya sebesar maksimum €200 dalam setiap trading jika Anda memiliki akun dengan saldo sebesar €20.000.

Kemudian, sebelum membuka posisi trading, Anda harus menyadari bahwa risiko maksimum Anda untuk pengelolaan modal yang tepat dalam swing Trading adalah 1% atau 200 euro. Karena itu, posisi stop loss dan netralisasi Anda akan harus ditentukan sebelum membuka posisi trading. Setelah itu Anda dapat melakukan tindakan sebanyak yang Anda perlukan tanpa harus melanggar manajemen risiko Anda.

Stop loss akan kemudian akan mempengaruhi semua tindakan Anda - posisi Anda akan tertutup secara otomatis jika trading mendekati batas kerugian Anda, atau Anda akan menutup trading karena harga aset mengalami kenaikan dan mencapai target keuntungan. Situasi lainnya adalah jika suatu trading melewati titik impas, pada titik itu trading menjadi 'netral', dan Anda dapat mengambil posisi baru, tanpa mengalami kerugian pada batas risiko Anda.

Alat Terbaik Untuk Swing Trading

Ada berbagai alat yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan peluang keberhasilan Anda ketika melakukan strategi swing trading.

Berikut adalah beberapa yang kami rekomendasikan:

  • Matriks Korelasi : Korelasi antara pasangan forex, komoditas atau indeks saham adalah salah satu elemen analisis yang memungkinkan trading bijak dengan penuh kepercayaan diri.
  • Mini Charts : Alat grafik mini memungkinkan Anda untuk menganalisis beberapa unit waktu pada satu grafik tunggal. Dengan grafik mini trader tidak perlu beralih dari grafik swing trading W1 ke D1 untuk melihat grafik H4 untuk menemukan titik masuknya.
  • Admiral Symbol Info : Dalam fungsi yang sama, indikator swing trading forex ini memungkinkan trader untuk melihat berbagai indikator swing trading forex yang paling sering digunakan pada delapan skala waktu yang berbeda dalam satu grafik tunggal!
  • Alat terminal mini memungkinkan Anda untuk membuka posisi di MetaTrader dalam beberapa detik, tetapi juga memungkinkan Anda untuk melihat risiko dalam bentuk mata uang atau dalam persentase. Faktanya, EA ini memberi Anda beragam informasi terkait pasar saham atau pasangan mata uang tempat Anda menerapkannya, termasuk tren saat ini, momentum saat ini, dan kekuatan pergerakan saat ini.

Indikator lain yang dapat berguna bagi swing trader adalah:

  • Exponential Mobile Average
  • MACD
  • Osilator mengagumkan
  • Parabolic SAR
  • CCI
  • Admiral Donchian

Jadi di mana Anda dapat mengakses alat-alat swing trading ini? Jika Anda memiliki akun demo atau akun live Admiral Markets, Anda dapat mengaksesnya secara gratis dengan MetaTrader Supreme Edition!

MetaTrader Supreme Edition adalah plugin gratis untuk MT4 dan MT5 yang mencakup berbagai fitur canggih, seperti paket indikator dengan 16 indikator baru, analisis teknis dan ide-ide trading yang disediakan oleh Trading Central, dan grafik mini dan terminal mini untuk menjadikan trading Anda lebih merata lebih efisien. Cari tahu tentang MetaTrader Supreme Edition dan unduh gratis dengan mengklik spanduk di bawah ini!

MetaTrader Supreme Edition!

Tips Kunci Swing Trading

Sekarang setelah Anda mengetahui dasar-dasar swing trading, dan beberapa strategi swing trading forex terbaik, berikut adalah tips utama kami untuk membantu Anda sukses sebagai swing trader.

  1. Sesuaikan trading Anda dengan tren jangka panjang. Meskipun Anda mungkin melihat grafik waktu jangka pendek (misalnya H1 atau H4), mungkin juga membantu untuk melihat grafik jangka panjang (D1 atau W1) untuk mendapatkan gambaran tentang tren jangka panjang. Maka Anda dapat memastikan Anda tidak melakukan trading melawan tren yang lebih besar. Swing trading juga jauh lebih mudah saat melakukan trading dengan mengikuti tren, daripada melawan tren.
  2. Manfaatkan Indikator Moving Averages (MAs) sebaik-baiknya. Indikator MA dapat membantu Anda mengidentifikasi tren dengan memberikan gambaran fluktuasi harga jangka pendek. MA dapat membantu Anda membandingkan harga saat ini dengan harga yang terdahulu.
  3. Gunakan sedikit Leverage. Leverage memungkinkan Anda untuk mengakses posisi yang lebih besar daripada modal yang Anda miliki, yang dapat memperbesar keuntungan dan juga kerugian Anda. Ketika digunakan dengan bijak, leverage dapat membantu Anda memaksimalkan keuntungan Anda.Trading CFD Obligasi
  4. Perkaya portofolio dengan melakukan trading dengan beragam pasangan mata uang. Analisa sebanyak mungkin pasangan mata uang untuk menemukan peluang terbaik untuk keuntungan Anda. Pasar Forex akan selalu menawarkan Anda peluang trading, Anda harus mencari pasangan mata uang yang paling cocok dengan sinyal Anda. Trading dengan berbagai pasangan mata uang kan membantu Anda mendiversifikasi portofolio Anda dan mengelola risiko lebih baik, daripada menempatkan modal Anda di dalam satu keranjang.
  5. Perhatikan swap. Swap adalah biaya trading - biaya bunga yang dibebankan kepada Anda untuk posisi yang digantungkan semalaman. Biaya swap harus diperhitungkan dalam swing trading Anda untuk manajemen keuangan yang baik.
  6. Pertahankan rasio untung/rugi yang positif. Baik trading menggunakan kerangka waktu H4 atau harian, swing trading memungkinkan Anda memanfaatkan pergerakan pasar yang besar, memberi Anda peluang untuk mendapatkan rasio keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan kerugian yang sangat kecil, terutama bila dibandingkan dengan scalping trading.
  7. Singkirkan emosi Anda. Lebih baik Anda tidak melakukan trading dengan emosi, tetapi menjadikan swing trading sebagai bagian dari rencana dan strategi trading forex yang matang.

Cara Memilih Broker untuk Swing Trading Forex

Sebelum Anda dapat memulai trading, Anda harus memilih broker. Suatu broker forex dapat memberikan Anda akses ke pasar dengan platform trading untuk Anda dapat memulai trading Anda. Namun, beberapa broker dapat lebih baik daripada yang lainnya, jadi penting untuk selalu mengingat hal-hal berikut saat memilih broker Anda:

  1. Apakah broker diatur oleh regulator lokal di daerah Anda? Admiral Markets adalah broker Forex dan CFD yang diatur oleh FCA, EFSA, CySEC dan ASIC.
  2. Biaya trading rendah. Biaya trading termasuk spread, swap dan komisi pada trading dapat memakan keuntungan Anda. Jadi penting untuk mempertimbangkan biaya trading yang rendah.
  3. Ukuran trading yang fleksibel. Lot standar Forex, atau kontrak trading, bernilai 100.000 dari mata uang dasar pasangan, atau mata uang pertama yang terdaftar (jadi satu lot EUR/USD bernilai EUR 100.000). Untuk trader pemula, jumlah ini mungkin sangat besar. Periksalah terlebih dahulu jika broker Anda menawarkan lot mini (0,1) dan mikro (0,01) untuk operasi trading.
  4. Data harga secara real-time. Untuk dapat membuat keputusan trading yang tepat, Anda memerlukan informasi pasar terbaru. Broker forex dan CFD yang baik akan menawarkan data harga secara waktu nyata pada platform trading.
  5. Leverage yang tersedia. Berapa banyak leverage yang ditawarkan oleh broker? Di Eropa, broker yang diatur harus menawarkan akses leverage hingga 1: 500 untuk Klien Profesional dan 1:30 untuk Klien Ritel.
  6. Ukuran setoran minimum. Berapa jumlah minimum yang Anda butuhkan untuk memulai trading? Di Admiral Markets, Anda dapat melakukan deposit pada akun trading Anda hanya dengan €200. Hal ini memungkinkan Anda untuk memulai trading dengan dana kecil tanpa mengambil risiko yang signifikan dan menambahkan deposit ketika Anda telah mempelajari perilaku pasar dan psikologi trading secara independen.
  7. Alat manajemen risiko. Admiral Markets dapat membantu Anda mengurangi risiko trading Anda dengan perlindungan volatilitas dan perlindungan keseimbangan negatif.
  8. Gaya trading fleksibel. Apakah broker memungkinkan Anda untuk tidak hanya melakukan swing trading, tetapi juga trading harian dan scalping trading, jika misalnya mereka juga adalah bagian dari strategi Anda?
  9. Edukasi trading. Apakah broker menawarkan alat dan sumber daya untuk membantu Anda sukses sebagai trader? Admiral Markets, misalnya, memiliki perpustakaan yang berisi ratusan artikel forex.

Unduh MetaTrader 5

Kesimpulan - Swing Trading Forex

Swing trading adalah gaya trading yang menawarkan peluang trading yang cukup sering dan cocok ditetapkan untuk pasar keuangan fluktuatif.

Meskipun Anda perlu menginvestasikan cukup banyak waktu untuk memantau pasar untuk dapat melakukan swing trading, persyaratan swing trading tidak terlalu sulit dibandingkan gaya trading kerangka waktu yang lebih pendek, seperti trading harian atau scalping trading. Selain itu, bahkan jika Anda lebih memilih untuk melakukan trading harian atau scalping trading, swing trading dapat tetap Anda coba untuk diversifikasi dalam hasil trading Anda serta keuntungan tambahan!

Tentang Admiral Markets

CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 8.000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

Artikel lainnya yang mungkin menarik bagi Anda

***

Data yang diberikan memberikan informasi tambahan mengenai semua analisis, perkiraan, tinjauan pasar, ramalan mingguan atau penilaian dan informasi serupa lainnya (selanjutnya disebut "Analisis") yang diterbitkan di situs Admiral Markets. Sebelum membuat keputusan investasi, perhatikan hal-hal berikut:

  1. Artikel ini adalah komunikasi pemasaran. Artikel ini dipublikasikan hanya untuk tujuan informatif dan sama sekali tidak dapat ditafsirkan sebagai saran atau rekomendasi investasi. Artikel ini tidak disusun sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mempromosikan kemandirian penelitian investasi, dan bahwa itu tidak tunduk pada larangan berurusan sebelum penyebaran penelitian investasi.
  2. Setiap keputusan investasi dibuat oleh masing-masing klien saja sedangkan Admiral Markets AS (Admiral Markets) tidak akan bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari keputusan tersebut, baik berdasarkan analisis atau tidak.
  3. Dengan tujuan untuk melindungi kepentingan klien kami dan objektivitas Analisis, Admiral Markets telah menetapkan prosedur internal yang relevan untuk pencegahan dan pengelolaan konflik kepentingan.
  4. Analisis ini disusun oleh analis independen (selanjutnya disebut "Penulis") pribadi Christian Reeve, Trader dan Analis Profesional.
  5. Sementara setiap upaya yang wajar diambil untuk memastikan bahwa semua sumber analisis dapat diandalkan dan bahwa semua informasi disajikan, sebanyak mungkin, dengan cara yang dapat dimengerti, tepat waktu, tepat dan lengkap, Admiral Markets tidak menjamin keakuratan atau kelengkapan setiap informasi yang terkandung dalam Analisis.
  6. Segala jenis kinerja instrumen keuangan masa lalu atau model yang ditunjukkan dalam analisis tidak boleh ditafsirkan sebagai janji tersurat atau tersirat, jaminan atau implikasi oleh Admiral Markets untuk kinerja di masa depan. Nilai instrumen keuangan dapat meningkat dan menurun dan pelestarian nilai aset tidak dijamin.

Produk leverage (termasuk kontrak untuk perbedaan) bersifat spekulatif dan dapat mengakibatkan kerugian atau keuntungan. Sebelum Anda memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya.

CFD adalah instrumen kompleks yang membawa risiko tinggi terjadinya kerugian dengan cepat karena penggunaan leverage.