Kami menggunakan cookies untuk memberi Anda pengalaman terbaik di situs web kami. Dengan terus menelusuri situs web ini, Anda memberi izin atas penggunaan cookies tersebut. Untuk detail lebih lanjut, termasuk cara mengubah preferensi Anda, silakan baca Kebijakan Privasi.
Info Selengkapnya Setuju

Apa itu Trailing Stop? Penjelasan dan Kegunaannya

Juli 28, 2020 16:42 UTC
Waktu membaca: 10 menit

Dalam dunia perdagangan ada banyak alat perdagangan yang dirancang untuk membantu pedagang memaksimalkan potensi keuntungan dan meminimalkan kemungkinan kerugian. Karena itu adalah sangat penting untuk mempelajari cara menggunakan alat perdagangan dengan benar dan mempelajarinya secara menyeluruh. Pada artikel ini kita akan membahas alat perdagangan trailing stop.

Fungsi trailing stop

Berikut adalah topik-topik pembahasan:

  • Apa itu trailing stop?
  • Cara kerja trailing stop
  • Perbedaan antara trailing stop dan stop loss
  • Cara memasang trailing stop
  • Cara menggunakan trailing stop
  • Trailing stop pada forex
  • Trailing stop dengan indikator ATR

Mari kita mulai pembahasan pertama sekarang!

Apa itu Trailing Stop?

Trailing stop adalah salah satu alat manajemen risiko perdagangan yang paling efektif dalam membantu memaksimalkan potensi keuntungan pedagang jika pasar bergerak sesuai dengan posisi perdagangan. Faktanya, tujuan utama trailing stop adalah untuk melindungi keuntungan pedagang dengan mencegah keuntungan jatuh kepada nilai nol jika kondisi pasar berubah.

Trailing stop mengikuti kenaikan harga pada aset dengan posisi beli dan penurunan harga pada aset dengan posisi jual. Traling stop juga dikenal sebagai trailing stop loss atau trailing stop dinamis, yang kerap kali diperbaharui seiring perkembangan pasar.

Sederhananya, jika harga suatu aset naik sesuai dengan posisi perdagangan, maka trailing stop akan secara otomatis mengikuti pergerakan naik aset. Sebaliknya, jika kemudian harga aset berubah, maka posisi akan ditutup untuk menjamin persentase jumlah keuntungan.

Trailing stop bekerja secara otomatis dan menjadi sangat berguna ketika pedagang tidak dapat mengawasi posisi perdagangan secara konstan. Namun, alat perdagangan ini hanya berfungsi di platform MetaTrader yang terbuka dan aktif.

Cara Kerja Trailing Stop

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, trailing stop mengikuti pergerakan harga secara waktu nyata dan berhenti ketika pasar mengubah trennya. Pada dasarnya ini bekerja seperti ini:

  • Dalam posisi beli, trailing stop akan mengikuti pergerakan kenaikan pasar dan akan berhenti ketika harga mulai mengalami penurunan. Posisi dagang kemudian akan ditutup secara otomatis ketika harga mencapai level maksimum yang ditetapkan.
  • Dalam posisi jual, trailing stop akan mengikuti pergerakan penurunan pasar dan kemudian akan ditutup secara otomatis ketika harga mulai bergerak naik.

Keunggulan dan Kekurangan dari Trailing Stop

Meskipun trailing stop memiliki banyak keuntungan yang akan kita bahas selanjutnya, namun alat perdagangan ini juga memiliki beberapa kekurangan.

Berikut adalah analisa antar keduanya:

Keunggulan

  • Trailing stop memperkuat potensi penghasilan dari keuntungan jika pasar bergerak sesuai dengan arah posisi dagang.
  • Trailing stop dioperasikan secara otomatis. Pedagang tidak harus selalu berada di depan layar untuk menyesuaikan stop loss secara manual ketika terjadi pergerakan pasar.
  • Trailing stop membantu perdagangan harian jadi lebih menguntungkan.
  • Terdapat risiko bahwa posisi dapat ditutup sebelum waktunya, sehingga menghasilkan keuntungan yang lebih rendah meskipun harga terus bergerak sesuai posisi perdagangan.
  • Ketika kita mematikan platform perdagangan, maka trailing stop juga berhenti beroperasi dan tetap berada pada titik terakhir yang ditetapkan.
  • Sulit untuk mengatur trailing stop pada aset dengan volatilitas yang tinggi

Mulai Trading Demo Hari Ini!

Perbedaan antara Stop loss dan Trailing Stop

Penting untuk tidak salah memahami order stop loss dengan order trailing stop karena keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Meskipun kita dapat mengatakan bahwa trailing stop adalah jenis lain dari order stop loss, namun harus dipahami jelas bahwa trailing stop digunakan untuk menjamin potensi keuntungan ketika pasar bergerak sesuai dengan arah perdagangan. Di sisi lain, stop loss digunakan untuk membatasi kerugian saat pasar bergerak melawan arah perdagangan.

Perbedaan utama antara stop loss dan trailing stop adalah bahwa trailing stop dapat bergerak hanya saat pergerakan sesuai dengan arah perdagangan dan berhenti untuk arah sebaliknya. Namun stop loss tidak berpindah dan selalu ditetapkan pada level yang ditetapkan, terlepas dari pergerakan aset, dan akan terpicu hanya ketika harga mencapai level yang telah ditentukan. Oleh karena ini juga, penempatan trailing stop tidak boleh diletakkan sebelum titik stop loss.

Cara Memasang trailing Stop Pada Platform MetaTrader

Prosedur memasang trailing stop pada platform MetaTrader kami adalah cukup sederhana, seperti yang dapat Anda akan lihat di contoh berikut. Pada dasarnya, ada tiga cara memasang trailing stop pada platform MetaTrader.

Trailing stop loss MetaTrader 4 dan MetaTrader 5

  • Dengan MetaTrader 5 Supreme Edition - Mini Terminal

Ini adalah cara termudah dan tercepat. Ketika kita membuka jendela Terminal Mini kita dapat melihat beberapa pilihan untuk diisi. Salah satunya adalah T/S atau trailing stop, alat perdagangan yang akan kita gunakan dalam contoh kali ini. Untuk mengatur parameter dengan tepat, tekan Ctrl pada keyboard dan secara bersamaan klik kiri pada tombol mouse Anda.

Dialog baru kemudian akan muncul dengan tiga pilihan:

  1. Fixed risk in EUR (risiko tetap dalam Euro)
  2. % of net assets (persentase bersih aset)
  3. % balance sheet (persentase neraca keuangan)

Dengan menekan tombol 'Set T/S', maka platform akan secara otomatis menghitung trailing stop yang dapat Anda lihat pada Terminal Mini

Fungsi Trailing Stop Forex

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5 Supreme Edition. Layar menampilkan jendela Terminal Mini dan dialog di mana pengeaturan parameter diperlukan.

  • Alat sudah termasuk dalam platform perdagangan

Pada platform MetaTrader, jika Anda mengklik tab 'New Order', maka sebuah jendela akan muncul dengan parameter berbeda untuk Anda tentukan. Untuk mengakses order ini, maka Anda harus meletakkan mouse pada menu operasi di bagian bawah platform dan klik kanan pada mouse Anda. Kemudian, jendela baru akan muncul dan Anda harus mengklik 'Trailing Stop' untuk membuka tampilan menu kecil. Pada menu Anda kemudian harus memilih pilihan pengaturan Anda.

trailing stop loss meta trader 4Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5. Layar menampilkan opsi yang muncul pada cara pemasangan trailing stop.

  • Smart lines (garis cerdas) - Terminal mini

Cara lain yang sangat praktis untuk memasang trailing stop adalah melalui garis yang kita dapat gambar pada grafik. Berkat trailing stop, Anda tidak hanya dapat mengatur stop loss dinamis, namun juga take profit dinamis, yang sangat berguna.

Sebagai contoh, misalkan pedagang sedang melacak garis tren naik pada grafik EURUSD. Maka, untuk memposisikan stop loss dinamis atau take profit dinamis, pedagang cukup menekan tombol Alt sambil mengklik kiri tombol mouse. Kemudian kotak dialog seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini akan muncul.

Metatrader 4 trailing stop loss

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5 Supreme Edition. Tangkapan layar dialog Smart Lines.

Jika Anda ingin mulai berlatih cara menggunakan trailing stop dengan praktis, maka Admiral Markets menawarkan unduhan platform MetaTrader secara gratis. Cukup klik pada tombol di bawah ini dan ikuti instruksi yang muncul:
Platform MetaTrader

Tutorial Stop Loss MetaTrader 4

Sebagai tambaha, jika Anda menggunakan MetaTrader 4, maka video berikut ini akan sangat berguna untuk Anda memahami untuk cara memasang stop loss. Berikut ini adalah panduan video yang menjelaskan prosedurnya langkah demi langkah:

Fungsi Trailing Stop Pada Forex

Penting bagi pedagang untuk memahami bahwa tidak ada yang namanya bebas risiko dalam perdagangan forex sebenarnya, jadi manajemen risiko yang baik sangat penting jika pedagang ingin berhasil dalam jangka panjang. Sama seperti pada penempatan stop loss, ketika kita mengatur penempatan trailing stop, maka harus ada kejelasan pada beberapa aspek:

  • Kerugian maksimum yang dapat Anda terima untuk setiap posisi.
  • Volatilitas aset yang telah dipilih
  • Apakah penerapan trailing stop lebih baik daripada stop loss pada strategi perdagangan saya?
  • Berapa banyak dana yang tersedia untuk saya?

Sebagian besar pedagang pemula tidak berhenti untuk memikirkan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan di atas, namun ini adalah yang penting untuk dipertimbangkan. Selain itu, hal penting lainnya adalah alat perdagangan yang Anda gunakan, zona waktu, dan kesiapan Anda untuk memantau operasi perdagangan. Seperti yang telah kami nyatakan sebelumnya, hal tersebut adalah penting dikarenakan trailing stop hanya bekerja pada jendela platform perdagangan yang aktif dan terbuka.

Trailing stop: Order pembelian

Katakanlah Anda ingin membuka order beli di 1.11030 dan mengatur trailing stop 30 pips di bawah harga tertera di atas (1.11000). Jika pasar mendukung dan EURUSD bergerak naik, misalnya, ke titik 1.11070, maka titik trailing stop akan mengikuti harga kepada titik 1.11040. Namun, jika pada saat itu arah pergerakan pasar berbalik dan EURUSD bergerak menurun, maka trailing stop akan diaktifkan pada nilai terakhir, saat harga mencapai titik 1,11040, untuk mempertahankan keuntungan sebanyak 10 pip.

Trailing stop: Order penjualan

Sekarang mari kita ambil contoh pesanan penjualan dengan pasangan yang sama. Kami membuka pesanan di 1,10880 dan mengatur trailing stop menjadi 30 pips, dalam hal ini maka trailing stop berada di 1,10910. Jika harga bergerak sesuai dengan arah posisi perdagangan, maka trailing stop akan mengikuti dan menyisakan jarak 30 pips. Namun sebaliknya, jika EURUSD mengalami kenaikan terhadap posisi perdagangan, maka trailing stop akan menutup posisi pada level terakhir ketika harga masih bergerak mendukung arah perdagangan.

Jika Anda mempertanyakan cara untuk menentukan level penempatan trailing stop, maka jawabannya adalah untuk memposisikannya di support utama atau pada level resistensi harga.

Trailing Stop dengan indikator ATR

Beberapa pedagang terkadang menggunakan indikator teknis lain untuk menetapkan stop loss dinamis. Salah satu indikator yang paling umum digunakan dalam kasus ini adalah Average True Range (ATR). Indikator ATR mencerminkan volatilitas suatu aset. Dengan cara ini, pada saat instrumen memiliki volatilitas yang lebih besar, maka trailing stop akan menjauh dari harga, sedangkan jika volatilitas menurun, maka trailing stop akan bergerak lebih dekat ke harga. Mari kita lihat contoh pada gambar indikator berikut ini:

Trailing Stop dan Indikator ATR

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5 Supreme Edition. Grafik harian EUR/USD. Periode: 20 Juni 2019 - 10 Januari 2020. Diakses pada 13 Januari 2020 pukul 10.00 CET. Harap diperhatikan: Kinerja masa lalu bukan merupakan indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa mendatang, atau kinerja di masa mendatang.

Jika kita perhatikan grafik di atas, indikator ATR digambarkan dengan garis hijau di area bawah gambar. Nilai ATR terlihat di sisi kiri panel indikator. Pada contoh, kami telah memilih periode 14 sesi dan nilainya 0,00463 poin, yang setara dengan 46,3 pips, level ini menjadi kisaran rata-rata amplitudo di mana instrumen bergerak selama 14 sesi perdagangan terakhir.

Data diatas sangat berguna untuk menetapkan stop loss dan trailing stop dalam kasus diatas. Jika kami menetapkan stop loss kurang dari 1 ATR, maka sangat mungkin bahwa level tersebut akan dicapai dengan sedikit pergerakan pasar, sehingga menyebabkan kerugian besar dalam operasi kami. Oleh karena itu, jika kita memodifikasi stop loss kita terlalu banyak, maka kita dapat merugi karena tidak memiliki sisa ruang yang cukup untuk operasi perdaganganyang menguntungkan. Disarankan untuk menetapkan tingkat risiko pada jumlah yang lebih besar dari 1 ATR.

Trailing stop - Kesimpulan

Trailing stop adalah alat perdagangan yang perlu dipelajari untuk cara penggunaannya secara tepat. Tidak diragukan lagi, alat perdagangan ini dapat membantu pedagang meningkatkan manajemen risiko. Dengan stop loss dinamis, pedagang dapat mengamankan sebagian kecil keuntungan jika pasar bergerak sesuai spekulasi dan berubah arah.

Sebelum memulai menggunakan trailing stop, harus dipahami bahwa alat ini dapat melakukan penutupan otomatis operasi secara prematur. Penting juga untuk diingat, sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, bahwa platform perdagangan harus tetap terbuka dan aktif untuk trailing dapat bekerja.

Jika Anda ingin memperdalam konsep ini dan lainnya yang terkait dengan dunia forex, kami sarankan Anda untuk terus belajar melalui artikel dan tutorial yang disediakan oleh Admiral Markets dan juga mulai berlatih dengan akun demo secara gratis.

Buka Akun Demo

Artikel lainnya yang mungkin menarik bagi Anda

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker Forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 8.000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

***

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh diartikan sebagai saran investasi, rekomendasi investasi, tawaran atau rekomendasi untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Harap dicatat bahwa analisis trading bukanlah indikator yang pasti untuk kinerja saat ini atau di masa mendatang, karena keadaan dapat berubah seiring berjalannya waktu. Sebelum membuat keputusan investasi, Anda harus mencari nasihat dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami risikonya.

CFD adalah instrumen kompleks yang membawa risiko tinggi terjadinya kerugian dengan cepat karena penggunaan leverage.