Kami menggunakan cookies untuk memberi Anda pengalaman terbaik di situs web kami. Dengan terus menelusuri situs web ini, Anda memberi izin atas penggunaan cookies tersebut. Untuk detail lebih lanjut, termasuk cara mengubah preferensi Anda, silakan baca Kebijakan Privasi.
Info Selengkapnya Setuju

Trading dengan Indikator Volume Forex MetaTrader

November 23, 2020 09:01 Asia/Jakarta
Waktu membaca: 9 menit

Artikel ini akan menjelaskan mengapa tren merupakan aspek penting dari trading yang perlu diikuti oleh trader profesional. Tulisan Ini akan mengeksplorasi volume indicator atau Indikator Volume Forex yang ditemukan di MetaTrader 4 (MT4) dan MetaTrader 5 (MT5), cara trading dan membaca indikator volume, serta bagaimana Anda dapat menggunakannya dngan indikator lain dan banyak lagi!

Indikator Volume Forex

Bagi trader di pasar saham, melihat volume adalah langkah alamiah yang dilakukan setelah melihat harga. Hal tersebut dapat mengungkap semua jenis informasi berguna yang tidak dapat Anda lihat dari harga saja. Sebagai contoh, volume yang lebih besar menunjukkan tingkat minat yang lebih tinggi dan jumlah partisipan yag lebih banyak. Sama seperti momentum, ini dapat membantu Anda memahami seberapa besar kekuatan yang ada di balik pergerakan harga.

Demikian pula, volume trading yang rendah cenderung menunjukkan lebih sedikit partisipan dan tingkat minat yang lebih rendah pada instrumen yang dimaksud. Oleh karena itu, volume rendah dapat mengungkap sebab kelemahan di balik pergerakan harga. Konsep-konsep ini adalah beberapa prinsip dasar dari strategi cara menggunakan indikator volume dalam forex maupun trading. Anda dapat melihat arti dari pengambilan resiko dalam melihat volume perdagangan. Dengan saham, data menjadi mudah didapat karena saham diperdagangkan di bursa, di mana setiap kali perdagangan terjadi, data itu dilaporkan dan dipublikasikan untuk dilihat semua orang.

Namun, ada kendala dalam mendapatkan data ini untuk Forex. Sifat pasar Forex yang terdesentralisasi, dengan sifat 'Over-The-Counter'-nya (OTC), membuat gambaran umum yang tepat dari informasi semacam itu tidak tersedia. Bank-bank besar yang membentuk pasar antar bank pada inti perdagangan FX global cenderung menjaga volume trading mereka sendiri sebagai informasi kepemilikan (yang sensitif) - dan bahkan mereka cenderung tidak akan mengetahui gambaran keseluruhan.

Apa yang kita lakukan untuk menggunakan indikator volume untuk trading?

Karena kita tidak dapat menggunakan angka volume sebenarnya untuk perdagangan Forex, kita perlu menggunakan proxy untuk volume. Jumlah tick dalam sebuah bar adalah tolok ukur yang secara konvensional digunakan untuk menetapkan nilai volume Forex. Jadi, indikator berbasis volume untuk Forex harus lebih tepat disebut sebagai 'indikator volume tik' (tick volume indicators). Seperti yang bisa Anda bayangkan, mencoba menghitung jumlah tick yang terjadi di setiap bar tentu sangat susah.

Kabar baiknya adalah bahwa dengan semua perangkat lunak trading yang gratis dan berkualitas tinggi, kita tidak perlu menghitung apapun secara manual. Kabar baiknya lagi, ada indikator volume MetaTrader yang hadir sebagai bagian dari paket indikator standar MT4 dan MT5. Jadi mari kita gali mengenai indikator volume tik.

Trading dengan MetaTrader 5

Tahukah Anda bahwa Admiral Markets menawarkan platform trading multi-aset nomor 1 di dunia kepada para trader- sepenuhnya GRATIS? MetaTrader 5 memungkinkan trader mengakses kapabilitas pembuatan grafik yang unggul, data & analisis pasar real-time gratis, widget trading terbaik yang tersedia, dan banyak lagi! Untuk mengunduh MetaTrader 5 sekarang, klik spanduk di bawah ini:

MetaTrader 5

Indikator Volume MetaTrader

Anda akan menemukan bahwa indikator standar yang disertakan dengan platform trading MetaTrader secara luas dibagi menjadi empat kategori di platform. Ini adalah:

  1. Osilator (misalnya silator Stochastic)
  2. Tren
  3. Volume
  4. Bill Williams

Secara alami, folder 'Volume' di navigator yang kita perhatikan:

Folder Volume pada MetaTrader 5

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5 - Folder Volume

Seperti yang Anda lihat dari gambar di atas, ada lebih dari satu indikator volume yang tersedia di folder ini. Indikator 'Volume' adalah yang kita fokuskan, karena ini murni berkaitan dengan volume tick, yang lainnya menggunakan volume sebagai bagian dari perhitungan. Namun jika kita fokus hanya pada volume, maka indikator volume terbaik adalah yang dipilih pada gambar.

Indikatornya sangat mudah digunakan. Saat Anda meluncurkan aplikasinya, tidak ada variabel yang harus disetel, cukup klik 'OK' dan indikator volume Forex muncul sebagai grafik terpisah di bawah grafik utama Anda. Pada gambar di bawah ini, sebagai contoh, kami telah menerapkan indikator volume ke grafik GBPUSD per jam:

Grafik per jam GBPUSD pada MetaTrader 5

Gambar: Admiral Markets MetaTrader 5 - Grafik Per Jam GBPUSD. Rentang Tanggal: 17 Agustus 2020 - 24 Agustus 2020. Disklaimer: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan sebuah saran berkaitan trading atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apapun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham ). Performa pada masa lalu belum tentu merupakan indikasi performa masa depan.

Seperti yang ditunjukkan gambar, indikator volume atau volume indicator MT4 menggunakan dua warna. Bar hijau menunjukkan bahwa volume candle (atau volume lilin) itu lebih besar daripada volume candle sebelumnya. Sebaliknya, bar merah menunjukkan volume yang lebih rendah dibandingkan dengan candle sebelumnya. Jika Anda lebih suka warna lain dalam penggunaan indikator volume candle ini, Anda dapat dengan mudah mengonfigurasi bar ke warna pilihan Anda dengan mengubah parameter indikator.

Trading dengan Indikator Volume Forex

Volume dapat mengungkapkan informasi tentang seberapa kuat sebuah tren. Oleh karena itu, trading volume cukup mirip dengan trading momentum. Jika volume tetap tinggi (atau naik) karena harga bergerak searah tren, kita dapat menyimpulkan bahwa tren tersebut dalam keadaan baik. Jika volume turun karena harga terus berlanjut ke arah tren, itu menunjukkan bahwa tren 'kehabisan tenaga'. Seorang trader volume mungkin mengharapkan tren untuk segera berakhir dalam keadaan seperti itu, sehingga mereka dapat memposisikan akun mereka sesuai dengan kondisi.

Jadi kita bisa menggunakan indikator volume untuk melakukan semacam pemeriksaan validasi pada pergerakan harga. Jika volume tinggi pada saat seperti itu, pergerakan akan tampak berkelanjutan. Jika volumenya rendah, kita harus skeptis tentang langkah tersebut dan mencurigai hal itu mungkin rentan terhadap pembalikan (reversal). Pertimbangkan pergerakan ke bawah antara dua garis putus-putus dalam contoh grafik USDCHF per jam yang ditampilkan di bawah ini:

Grafik Per Jam USDCHF MetaTrader 5

Gambar: Admiral Markets MetaTrader 5 - Grafik Per Jam USDCHF. Rentang Tanggal: 18 Mei 2020 - 21 Mei 2020. Disklaimer: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran berkaitan trading atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham ). Performa masa lalu belum tentu merupakan indikasi performa masa depan.

Apakah Anda melihat bagaimana volume tidak bertambah saat gerakan berlangsung? Sebaliknya, kita melihat banyak bar merah dan volume berkurang saat harga turun. Ini akan memberikan sedikit kepercayaan diri kepada trader dalam hal ini menjadi gerakan ke bawah yang berkelanjutan. Jika kita melihat lebih jauh, kita dapat melihat bahwa harga memang benar-benar pulih setelahnya:

Grafik Per Jam USDCHF MetaTrader 5 2

Gambar: Admiral Markets MetaTrader 5 - Grafik Per Jam USDCHF. Rentang Tanggal: 19 Mei 2020 - 26 Mei 2020. Disklaimer: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran berkaitan trading atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Performa masa lalu belum tentu merupakan indikasi performa masa depan.

Apakah Metode Ini Benar-benar Bekerja?

Dalam menjawab pertanyaan ini, penting untuk diingat salah satu poin sebelumnya dari artikel ini, yakni bahwa indikator tersebut tidak benar-benar mewakili volume perdagangan aktual di pasar. Meskipun ada peringatan seperti ini, tentu ada alasan untuk mempercayai indikator volume sebagai tolak ukur yang masuk akal.

Sebagai contoh, selama rilis berita, di mana kita memperkirakan volumenya akan lebih tinggi, indikator volume secara konsisten mencerminkan perilaku tersebut. Selain itu, sifat analisis teknis yang terpenuhi dengan sendirinya juga memberikan kepercayaan pada metode ini. Sejumlah besar orang melihat cara dan nilai ini secara reguler dan menaruh perhatian pada apa yang mereka katakan untuk mempengaruhi perilaku pasar.

Menggabungkan Volume dengan Indikator Lain

Anda mungkin menemukan bahwa Anda dapat meningkatkan efektivitas indikator volume Forex jika Anda menggunakannya bersama dengan indikator lain. Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan indikator saluran Keltner untuk menebak kemungkinan level breakout, kemudian dapat memvalidasinya menggunakan volume sebagai panduan. Saluran Keltner adalah jenis amplop volatility, melebar karena harga menjadi lebih 'berombak' dan menyempit di waktu perdagangan yang tenang.

Jika harga menembus batas amplop, itu mungkin menunjukkan dimulainya tren baru. Kelemahan umum dari metode mengikuti tren adalah metode ini sering menghasilkan sinyal yang salah dan jarang menunjukkan tren yang sebenarnya. Dengan menggunakan indikator volume, kita mungkin dapat menyaring beberapa sinyal palsu tersebut. Indikator saluran Keltner adalah salah satu alat tambahan yang Anda dapatkan aksesnya ketika Anda mengunduh plugin MetaTrader Supreme Edition yang tersedia untuk MT4 dan MT5.

MetaTrader Supreme Edition adalah plugin khusus yang dirancang oleh profesional industri untuk memberi Anda pilihan alat perdagangan yang lebih mutakhir daripada yang Anda dapatkan dengan unduhan MetaTrader standar. Tentu saja, menggunakan Keltner Channels yang dikombinasikan dengan indikator volume Forex hanyalah sebuah contoh untuk menggambarkan poin tersebut. Anda mungkin akan menemukan campuran indikator yang unggul untuk diri Anda sendiri. Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah melalui eksperimen.

Percobaan trial and error semacam ini bisa sangat mahal jika dilakukan dengan uang sungguhan. Itulah mengapa sangat berguna untuk memiliki sebuah ekosistem bebas risiko untuk trading. Hal ini dimungkinkan dengan akun trading demo Admiral Markets. Harga langsungnya nyata dengan berbagai tools berguna. Dengan akun demo, Anda tidak menggunakan uang sungguhan dan sebaliknya berdagang dengan dana virtual. Lihat apa yang cocok untuk Anda dulu, jadi Anda akan yakin dengan pendekatan Anda saat melakukan aktivitas trading di pasar sungguhan.

Kesimpulan

Seperti yang telah kita lihat, berbeda dengan banyak indikator lainnya, indikator volume Forex tidak terlalu mempertimbangkan level harga sama sekali, melainkan melihat jumlah tick di sebuah bar. Karena begitu banyak indikator lain yang melihat harga, maka mudah untuk menemukan indikator pelengkap yang memiliki metodologi yang cukup berbeda untuk tidak melihat aspek pasar yang sama dua kali. Kami berharap ini adalah kesimpulan yang berguna dari indikator volume MetaTrader. Kami berharap ini membantu Anda dalam perjalanan menuju pengalaman trading yang bermanfaat.

Buka Akun demo Anda secara gratis di Admiral Markets sekarang juga dengan meng-klik banner berikut.

Buka Akun Demo di Admiral Markets

Artikel lainnya yang mungkin menarik bagi Anda

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker Forex dan CFD yang teregulasi secara global dan telah memenangkan banyak penghargaan. Admiral Markets menawarkan trading di lebih dari 8.000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Yuk, mulai trading hari ini!

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh diartikan sebagai berisi nasihat investasi, rekomendasi investasi, penawaran atau ajakan untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Mohon dicatat bahwa analisis perdagangan seperti itu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk kinerja saat ini atau masa depan, karena keadaan dapat berubah seiring waktu. Sebelum membuat keputusan investasi, Anda harus meminta nasihat dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami seluruh resikonya.

CFD adalah instrumen kompleks yang membawa risiko tinggi terjadinya kerugian dengan cepat karena penggunaan leverage.