Kami menggunakan cookies untuk memberi Anda pengalaman terbaik di situs web kami. Dengan terus menelusuri situs web ini, Anda memberi izin atas penggunaan cookies tersebut. Untuk detail lebih lanjut, termasuk cara mengubah preferensi Anda, silakan baca Kebijakan Privasi.
Info Selengkapnya Setuju

Cara Menggunakan Indikator Parabolic SAR Sebagai Indikator Tren

Juni 12, 2020 17:54 UTC
Waktu membaca: 9 menit

Pergerakan harga terkuat di pasar keuangan terjadi saat tren terbentuk. Untuk berapa lamanya tren dapat bertahan juga dapat bervariasi, sehingga terkadang hanya trader yang memahami cara kerja tren yang memiliki peluang untuk mendapatkan keuntungan secara maksimal.

parabolic sar

Oleh karena itu, dapat dengan tepat menganalisis keadaan tren pasar merupakan kemampuan yang sangat berguna dalam trading forex, itulah sebabnya ada begitu banyak alat berbeda yang tersedia untuk menentukan tren. Artikel ini akan membahas salah satu indikator utama untuk menentukan tren. Indikator tersebut dikenal sebagai indikator Parabolic SAR.

Penjelasan Indikator Parabolic SAR

Sebelumnya, apa yang dimaksud dengan Parabolic SAR? Sederhananya, hal itu adalah singkatan dari 'parabola berhenti dan mundur'. Hal ini dikarenakan, indikator ini tidak hanya akan mengidentifikasi tren; namun juga memberi tahu Anda kapan harus menutup posisi trading Anda dan berbalik arah. Kedengarannya sangat berguna, bukan? Indikator ini adalah salah satu dari sejumlah teknik trading yang dikembangkan oleh J. Welles Wilder, seorang pedagang komoditas dan analis teknis yang sangat berpengaruh.

Bukunya 'Konsep-konsep Baru dalam Teknik Sistem Perdagangan' memperkenalkan beberapa landasan metode teknis modern, termasuk Average True Range, Relative Strength Index, serta apa yang disebutnya sebagai 'sistem waktu/harga parabola'. Salah satu diantaranya, adalah indikator yang akan kami bahas pada kesempatan ini, indikator Parabolic SAR.

Indikator Parabolic SAR menggambarkan pola melengkung pada grafik harga, yang menggambarkan potensi level stop dan reverse. Bentuk pola ini mengingatkan Wilder akan kurva parabola yang lazim ditemukan dalam geometri dan mekanika klasik, di mana nama indikator berasal. Di bagian selanjutnya, kita akan melihat bagaimana kita melakukan perhitungan pada indikator.

Melihat cara perhitungan indikator dapat membantu pemahaman Anda tentang cara kerjanya, apa arti dari berbagai jenis parameter yang tersedia, serta cara memodifikasi dalam penggunaan indikator. Ingat bahwa meskipun berguna untuk mengetahui cara perhitungan, namun ini bukanlah hal yang sepenuhnya diperlukan. Hal ini dikarenakan platform MetaTrader 4 dapat mengurus semua masalah perhitungan untuk Anda.

Perhitungan Parabolic SAR

Seperti yang kami telah nyatakan di atas, indikator akan menunjukkan level stop dan reverse pada grafik. Level tersebut didapatkan berdasarkan hasil perhitungan dari rumus Parabolic SAR, yaitu sebagai berikut:

  • SARNEW = SARCURRENT + AF x (EPCURRENT - SARCURRENT)

Adapun istilah rumus didefinisikan sebagai berikut:

  • AF = faktor akselerasi (acceleration factor) - nilai yang dapat berubah, meningkatkan kenaikan yang ditetapkan untuk setiap periode yang tinggi baru (untuk posisi beli, atau rendah terbaru untuk posisi jual) yang tercapai dalam perdagangan. Wilder mengusulkan nilai 0,02 untuk nilai awal AF, yang kemudian akan meningkat secara bertahap sebanyak 0,02 sampai mencapai nilai maksimum 0,20.
  • EP = titik ekstrim (extreme point) - harga tertinggi atau terendah yang terlihat selama durasi tren saat ini (tertinggi untuk tren naik, terendah untuk tren turun).

Kurva indikator ini dimaksudkan untuk memberikan panduan untuk arah tren pasar saat ini. Wilder berpendapat bahwa pasar yang sedang tren akan memiliki probabilitas tinggi untuk tetap berada dalam batasan kurva pada grafik. Oleh karena itu jika harga gagal melakukan hal ini dan malah menembus kurva, tren mungkin sudah tidak dapat bertahan. Yang artinya, pada titik waktu itulah Anda harus menutup posisi dan membalikkan penempatan posisi trading Anda.

Menggunakan Indikator Parabolic SAR di MetaTrader 4

MetaTrader 4 dilengkapi dengan dengan 30 indikator teknis utama. Parabolic SAR adalah salah satu indikator yang dimaksud, maka dengan ini berarti Anda akan memiliki akses kepada indikator segera setelah Anda melakuakn pemasangan MetaTrader 4. Karenanya, kita tidak perlu membuat unduhan indikator Parabolic SAR secara terpisah.

Anda dapat menemukan Parabolic SAR di subfolder 'Trend' MetaTrader 4 pada daftar Indikator di dalam platform 'Navigator'. Jika Anda mengklik dua kali pada indikator Parabolic SAR, maka kemudian akan muncul jendela dialog seperti gambar di bawah ini:

indikator parabolic sar

Sumber: MetaTrader 4 - Indikator Parabolic SAR - parabolic sar settings

Pengaturan Indikator Parabolic SAR

Sebenarnya hanya ada dua cara pengaturan utama, seperti yang dapat Anda lihat dari parameter yang ditunjukkan pada gambar di atas. Hanya tersedia dua kolom 'Step' dan 'Maximum' di platform MetaTrader 4. Step atau adalah ukuran faktor akselerasi. Nilai standar ditetapkan pada 0,02. Faktor akselerasi dimulai dengan nilai ini dan kemudian akan meningkat dengan ukuran langkah dengan masing-masing tinggi baru (atau rendah untuk posisi jual), hingga nilai yang ditentukan oleh parameter maximum. Nilai maksimum standar di MT4 adalah 0,20, seperti yang ditunjukkan di atas.

Bagaimana cara melakukan setting Parabolic SAR terbaik?

Sebenarnya, jawaban dari pertanyaan ini akan bergantung pada gaya perdagangan, kerangka waktu yang Anda gunakan, serta maksud dan tujuan dari strategi trading Anda, setiap dari semua hal itu akan menentukan. Namun, Anda akan dapat menemukan nilai paramete yang paling cocok untuk Anda melalui eksperimen, meskipun nilai standar mungkin dapat menjadi awal untuk memulai.

Secara umum, semakin kecil nilai faktor akselerasinya, maka semakin jauh AF akan bergerak terhadap harga. Sebaliknya, semakin tinggi faktor akselerasi, maka semakin dekat AF akan bergerak terhadap harga. Akibatnya, maka kemungkinan pembalikan harga akan menjadi lebih besar, semakin tinggi faktor akselerasi Anda. Sangat penting untuk tidak memiliki AF terlalu tinggi atau Anda akan mengalami pembalikan harga terlalu sering, dan kemudian gagal untuk menentukan tren dengan benar.

Tentu saja, jika Anda menginginkan sensitivitas yang lebih tinggi atau lebih rendah terhadap harga, maka lebih banyak atau lebih sedikitnya tingkat pembalikan harga, akan bergantung dengan tujuan trading Anda. Contohnya, setting Parabolic SAR yang tepat untuk scalping kemungkinan akan membutuhkan lebih banyak pembalikan daripada gaya jangka panjang dalam mengikuti tren, karenanya, scalper dapat menemukan nilai AF yang lebih tinggi menjadi lebih sesuai.

Wilder menemukan bahwa nilai standar 0,020 bekerja paling efektif untuknya, namun juga menyatakan bahwa nilai apa pun di antara 0,018 hingga 0,021 akan bekerja dengan baik. Dia merekomendasikan untuk tidak mengatur maksimum sebagai sesuatu yang lebih tinggi dari 0,22. Namun kembalu lagi, cara terbaik untuk Anda menetapkan pengaturan terbaik untuk Anda adalah melalui uji coba dan kegagalan.

Sebenarnya menguji nilai-nilai yang berbeda dan melihat hasilnya, hingga dapat menentukan nilai yang sesuai untuk strategi Anda, akan memberikan Anda kepercayaan diri yang lebih dalam penerapannya. Maka untuk dapat mencapai hal tersebut, Anda harus dapat mencobanya tanpa harus mempertaruhkan uang secara nyata, oleh karena itulah mengapa sangat berguna untuk mencobanya dalam akun demo.

Cara Trading Menggunakan Indikator Parabolic SAR

Dalam contoh berikut, kami menambahkan Parabolic SAR ke grafik Forex untuk pasangan mata uang EUR/USD di MetaTrader 4, dan hasilnya ditunjukkan pada gambar di bawah ini:

cara membaca parabolic sar

Sumber: MetaTrader 4 - Indikator Parabolic SAR - EUR/USD Grafik per jam - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Tanda titik hijau adalah di mana Anda harus meletakkan level stop Anda. Perhatikan bagaimana level stop selalu mengikuti pergerakan pasar - level stop hanya bergerak semakin dekat ke pasar, dan tidak pernah bergerak lebih jauh. Seiring tren berlanjut, peningkatan pada faktor akselerasi berarti bahwa level stop bergerak semakin dekat dengan harga.

Jika pasar tidak terus bergerak sesuai dengan harapan Anda, indikator akan memberitahu Anda untuk berhenti dan berbalik arah. Hal ini benar-benar membuat penggunaan indikator menjadi sangat sederhana, dan oleh karenanya aturan Wilder untuk trading menggunakan indiaktor Parabolic SAR tidaklah terlalu rumit.

Berikut adalah cara membaca Parabolic SAR:

  • Saat titik-titik SAR berada di bawah titik harga pasar, maka hal ini mengarah kepada tren naik;
  • Saat titik-titik SAR berada di atas harga pasar, maka hal ini mengarah kepada tren turun;
  • Penempatan posisi trading ketika harga menembus SAR - beli jika harga memotong di atas SAR dan jual jika harga melintasi di bawah SAR;
  • Tutup posisi dan membalikkan arah posisi Anda ketika harga kembali melintasi SAR.

Anda dapat meningkatkan performa indikator Parabolic SAR Anda dengan menggunakan indikator lain sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan Anda. Sebagai contoh, akan berguna untuk menggunakan indikator tren yang berbeda, seperti ADX, untuk memastikan bahwa Anda berada dalam pasar yang sedang tren dan bergerak dalam range atau secara sideways. Karena penting untuk diingat bahwa Parabolic SAR tidak dirancang untuk bekerja untuk pasar dengan pergerakan sideways.

Mengetahui arah keseluruhan dari tren jangka panjang juga dapat berguna untuk dapat membuka posisi trading Anda. Akan mungkin lebih menguntungkan misalnya jika Anda hanya menempatkan posisi trading setelah mengetahui arah tren secara keseluruhan, yang dapat ditunjukkan oleh indikator tren lain.

Dengan memiliki pemikiran ini Anda akan menjadi selangkah lebih maju, karena metode perdagangan alternatif hanya membuka posisi trading ke arah tren secara keseluruhan, dan menutupnya ketika harga melintasi SAR, daripada menempatkan posisi trading dengan pembalikkan arah.

Saat memilih indikator pelengkap mana yang akan digunakan untuk mendukung strategi Parabolic SAR Anda, ada baiknya untuk memilih dari pilihan yang lebih luas, daripada daftar standar yang tersedia pada indikator MetaTrader 4. MetaTrader Supreme Edition adalah sebuah plugin untuk MetaTrader 4 dan MetaTrader 5 yang memungkinkan Anda untuk memperluas pilihan indikator dan berbagai alat secara substansial sesuai keinginan Anda. MetaTrader Supreme Edition bahkan hadir dengan 'Simulator Trading' terdepan yang dapat memungkinkan Anda untuk dengan mudah melakukan uji coba atau backtesting terhadap strategi trading Anda, dan secara objektif mengukur efektivitasnya.

Kesimpulan : Indikator Parabolic SAR

J. Welles Wilder menyatakan bahwa Parabolic SAR "dapat memeras lebih banyak keuntungan dari langkah perantara (yang berlangsung selama dua atau tiga minggu) daripada metode apa pun yang saya tahu". Beberapa dekade telah berlalu, tetapi alat ini tetap digunakan secara luas, yang merupakan bukti efektivitasnya. Selain itu, indikator dapat disesuaikan dengan berbagai pilihan kerangka waktu yang luas.

Tidak ada alasan untuk berpikir bahwa Anda tidak dapat menerapkan strategi stop dan reverse melalui indikator ini untuk kerangka waktu yang lebih pendek, seperti grafik tick, atau bahkan untuk kerangka waktu yang lebih lama, seperti grafik harian atau mingguan. Prinsip umum tetap berlaku sama terhadap semua jensi kerangka waktu, lakukan trading di pasar yang benar-benar memiliki tren yang jelas.

Klik banner di bawah untuk mengunduh plugin MetaTrader 4 Supreme Edition secara GRATIS!

Unduh MetaTrader 4 Supreme Edition Hari ini!

Artikel lainnya yang mungkin menarik bagi Anda

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 8.000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

***

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh diartikan sebagai saran investasi, rekomendasi investasi, tawaran atau rekomendasi untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Harap dicatat bahwa analisis trading bukanlah indikator yang pasti untuk kinerja saat ini atau di masa mendatang, karena keadaan dapat berubah seiring berjalannya waktu. Sebelum membuat keputusan investasi, Anda harus mencari nasihat dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami risikonya.

CFD adalah instrumen kompleks yang membawa risiko tinggi terjadinya kerugian dengan cepat karena penggunaan leverage.