Kami menggunakan cookies untuk memberi Anda pengalaman terbaik di situs web kami. Dengan terus menelusuri situs web ini, Anda memberi izin atas penggunaan cookies tersebut. Untuk detail lebih lanjut, termasuk cara mengubah preferensi Anda, silakan baca Kebijakan Privasi.
Info Selengkapnya Setuju

Rahasia di Balik Tren Menggunakan Indikator Momentum MT4

Juli 15, 2020 17:08 UTC
Waktu membaca: 9 menit

ikel ini akan memberikan Anda wawasan tentang Indikator Momentum MetaTrader 4 (MT4), cara menggunakan indikator, cara aplikasi indikator dalam strategi perdagangan, serta cara menggunakannya sebagai alat konfirmasi, dan beberapa latar belakang umum mengenai Indikator Momentum MT4.

Indikator Momentum

Salah satu konsep kunci dalam analisis teknis adalah gagasan tren. Banyak strategi perdagangan bergantung pada identifikasi tren pasar, dan mencari tahu jika suatu tren pasar sedang dimulai atau akan berakhir. Mengetahui permulaan tren naik atau turun adalah informasi yang sangat berguna untuk dimiliki pedagang.

Alasan untuk mengetahui jika tren akan terus berlanjut adalah untuk menilai seberapa besar kekuatan yang ada di balik tren tersebut. Kekuatan di balik tren inilah yang disebut sebagai momentum, dan ada sejumlah indikator yang dapat mengukurnya. Beberapa indikator momentum yang telah cukup dikenal adalah indikator Relative Strength Index (RSI), Stochastic oscilator dan Moving Average Convergence Divergence (MACD).

Anda dapat membaca lebih lanjut tentang MACD dan indikator berguna lainnya dalam daftar Indikator Forex Yang Penting Untuk Diketahui Oleh Semua Trader Forex. Indikator RSI dan Stochastic, keduanya merupakan osilator, dengan kata lain kedua nilai atas indikator ini bergerak antara rentang yang dibatasi (seringkali antara 0 dan 100).

Artikel ini akan membahas osilator momentum lain yang telah diakui efektif oleh para pedagang. Indikator tersebut adalah indikator momentum yang memplot kurva yang berosilasi di kedua sisi dari nilai garis tengah 100.

Seperti indikator RSI dan Stochastic, indikator momentum dapat membantu mengidentifikasi kapan pergerakan pasar mengalami overbought atau oversold. Hal ini bertujuan, untuk menunjukkan jika kekuatan momentum yang cukup tetap ada di belakang tren untuk menjaga tren pergerakan harga. Contohnya, ketika pasar yang jatuh mengalami oversold, mungkin ada kemungkinan kenaikan, ketika pasar yang naik mengalami overbought, mungkin akan mengalami kejatuhan.

Cara Menggunakan Indikator Momentum MT4

Indikator momentum hadir sebagai salah satu indikator standar yang tersedia sebagai bagian dari versi standar MT4. Perhitungan indikator momentum cukup mudah. Indikator bekerja dengan membuat perbandingan antara harga tertentu, dan harga beberapa periode sebelumnya. Langkah pertama adalah untuk memilih nilai N, yaitu jumlah periode yang akan digunakan untuk perbandingan.

Nilai standar momentum MT4 untuk N adalah 14, namun Anda dapat mengaturnya kepada nilai apa pun yang Anda inginkan. Dua harga perbandingan adalah harga penutupan bar saat ini, dan harga penutupan N bar sebelumnya. Sederhananya, rumus untuk indikator momentum adalah sebagai berikut:

  • Momentum = (nilai penutupan saat/ nilai penutupan N periode sebelumnya) x 100

Tidak perlu khawatir jika Anda merasa kesulitan, karena MT4 dapat melakukan perhitungan secara instan, dan menampilkannya untuk Anda dalam grafik tambahan di bawah grafik utama Anda.

Berikut tampilannya:

Grafik Indikator Momentum

Sumber: Grafik MT4 - GBP / USD - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Dalam grafik GBPUSD per jam di atas, Anda dapat melihat bahwa indikator momentum telah ditambahkan, yang muncul sebagai garis biru tunggal di bagian bawah. Puncak dan palung dari garis indikator mencerminkan perubahan penting dalam momentum nilai tukar forex (Perhatikan bahwa MT4 tidak menandai garis tengah 100).

Anda dapat melihat bahwa selama grafik kami, indikator momentum memiliki variasi dari sekitar 100,60 hingga 99,44. Semakin jauh nilai di atas 100, maka semakin cepat harga bergerak ke atas. Semakin jauh nilai di bawah 100, maka semakin cepat harga bergerak turun.

Seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya, indikator momentum adalah salah satu dari beberapa osilator pengukur tren yang tersedia dengan MT4 yang juga dapat memiliki akses ke RSI dan Stochastic. Sebagai catatan tambahan, juga tersedia indikator momentum tambahan lainnya seperti MT4 Stochastic Momentum Index (SMI), namun Anda harus mengunduhnya sebagai indikator khusus untuk menggunakannya.

Trading Dengan MetaTrader 4

MetaTrader 4 adalah platform perdagangan terdepan yang menawarkan berbagai manfaat eksklusif kepada pedagang profesional seperti: dukungan multi-bahasa, kemampuan pembuatan grafik tingkat lanjut, perdagangan otomatis, kemampuan untuk sepenuhnya menyesuaikan dan mengubah platform agar sesuai dengan preferensi perdagangan pribadi Anda, grafik waktu nyata gratis, berita perdagangan, analisis teknis, dan masih banyak lagi keunggulan lainnya! Klik banner di bawah ini untuk menerima unduhan MetaTrader 4 GRATIS Anda!

Akses Pasar Keuangan Dengan MetaTrader 4

Menggunakan Indikator Momentum sebagai Bagian dari Strategi Perdagangan Momentum

Anda dapat menggunakan indikator momentum untuk memberikan sinyal perdagangan secara langsung, namun indikator ini lebih umum digunakan sebagai alat konfirmasi. Sinyal paling sederhana adalah dengan mengambil persilangan dari perlintasan garis tengah sebagai sinyal membeli ketika nilainya naik dari 100 ke atas, dan menjual ketika turun di bawah 100.

Namun pendekatan ini masih belum sempurna, dan harus dipertimbangkan dengan sangat hati-hati. Pengaturan waktu sinyal bisa menjadi sulit, artinya Anda dapat kehilangan sebagian besar gerakan pada saat sinyal datang. Namun, penetapan waktunya dapat ditingkatkan dengan menggunakan moving average bersamaan dengan indikator momentum.

Cara Menambahkan Moving Average Pada Indikator Momentum MT4

Beberapa pedagang suka dapat memperhalus tampilan kurva momentum menggunakan simple moving average (SMA). Anda dapat melakukan ini dengan mengklik 'Moving Average' dalam pemilihan indikator 'Tren' di navigator MT4, lalu menyeret dan menjatuhkannya ke dalam grafik Indikator Momentum Anda. Aksi ini akan memunculkan kotak dialog khusus. Kemudian, di bagian 'Parameters', pilih 'First Indicator's Data' dari menu menurun dan pilih 'Apply to' seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini:

SMA Indikator Momentum

Sumber: MetaTrader 4 - Moving Average

Gambar di bawah ini menunjukkan SMA yang ditambahkan ke indikator momentum dengan garis merah:

Penambahan SMA Pada Indikator Momentum

Sumber - MetaTrader 4 - Indikator Momentum - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau permintaan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Strategi perdagangan sekarang sedikit berbeda, dimana trader akan membeli ketika garis momentum melintasi di atas SMA, dan menjual ketika melintasi di bawah SMA. Strategi ini dapat meningkatkan waktu sinyal secara tipis, namun masih memiliki kelemahan dengan banyaknya indikasi sinyal palsu.

Menggunakan Indikator Momentum sebagai Alat Konfirmasi

Indikator momentum benar-benar efektif ketika digunakan sebagai sarana untuk mengkonfirmasi sinyal dari indikator utama yang terpisah. Salah satu metode indikator momentum terbaik adalah untuk mencari perbedaan antara harga dan momentum sebagai cara untuk mengukur kekuatan di balik suatu pergerakan atau tren.

Dengan demikian, sinyal beli atau jual Anda akan datang dari indikator apa pun yang Anda pilih sebagai indikator utama Anda. Anda kemudian akan mencoba untuk mengkonfirmasi sinyal melalui indikator momentum, dengan mencari jika divergensi harga/momentum adalah bullish atau bearish.

Divergensi bullish menunjukkan pasar mengalami oversold. Jika harga jatuh ke posisi terendah baru, tetapi indikator momentum gagal membuat posisi terendah baru, maka situasi ini dilihat sebagai divergensi bullish. Divergensi bearish menunjukkan pasar overbought. Jika harga naik ke tertinggi baru tetapi momentum gagal membuat tinggi baru, maka situasi ini dilihat sebagai divergensi bearish.

Anda hanya akan mengikuti sinyal beli dari indikator utama Anda ketika sinyal telah dikonfirmasi oleh divergensi bullish dari indikator momentum Anda. Demikian pula, Anda hanya akan mengikuti sinyal jual ketika sinyal telah dikonfirmasi oleh divergensi bearish.

Seringkali adalah berguna untuk menggabungkan berbagai indikator sebagai alat konfirmasi, sehingga aspek-aspek yang berbeda dalam metode indikator-indikator tersebut dapat saling melengkapi. Salah satu contohnya adalah, untuk mengkonfirmasi sinyal dengan menggabungkan indikator momentum dengan indikator volatilitas untuk membentuk indikator squeeze momentum.

Bollinger Bands memberikan panduan untuk volatilitas, melebar pada saat volatilitas tinggi dan menyempit ketika volatilitas rendah. Squeeze Bollinger band adalah ketika volatilitas menyempit ke level historis rendah. Periode-periode seperti ini kemungkinan akan diikuti oleh gerakan yang signifikan, atau begitulah menurut teori tersebut. Arah penembusan tidak ditunjukkan oleh indikator Bollinger band.

Strategi squeeze momentum akan menggunakan momentum sebagai sarana untuk mengukur arah. Jika Anda tertarik untuk memperluas jumlah indikator yang Anda dapat lihat di MT4, Anda harus mengunduh MetaTrader 4 Supreme Edition. MT4 SE adalah plugin gratis untuk MT4, dengan pilihan alat dan indikator tambahan yang telah dipilih dan dikembangkan oleh para ahli perdagangan.

Kesimpulan Indikator Momentum MT4

Seperti yang telah kita bahas, indikator momentum adalah indikator perdagangan yang sangat berguna dengan beragam aplikasi. Indikator yang sama dapat digunakan sebagai indikator momentum saham dan juga sebagai indikator momentum forex. Fleksibilitas indikator momentum memberikan Anda kemudahan untuk membuat sistem perdagangan momentum yang bekerja dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Sebagai aturan umum untuk indikator momentum, semakin pendek kerangka waktu yang digunakan, maka semakin sensitif indikator momentum kinerja indikator. Hal ini akan menyebabkan tangkapan yang cenderung menghasilkan lebih banyak sinyal palsu dibandingkan dengan menggunakan kerangka waktu yang lebih lama.

Penerapannya yang luas berarti bahwa indikator momentum bisa menjadi alat yang ideal untuk Anda, baik untuk trader harian ataupun trader jangka panjang. Tentu saja, seperti yang telah kita bahas di bagian pertama artikel ini, indikator momentum bukanlah satu-satunya cara untuk mengukur kekuatan tren. Ada banyak indikator momentum lainnya yang tersedia di pasar keuangan.

Jadi jika Anda ingin menentukan mana yang merupakan indikator momentum terbaik untuk perdagangan harian atau perdagangan jangka panjang, apa yang dapat Anda lakukan? Satu hal yang dapat Anda lakukan adalah membuka akun perdagangan Demo dan menguji indikator tersebut. Dengan cara ini Anda dapat mencoba dan memutuskan sendiri indikator mana yang merupakan indikator momentum terbaik di MT4.

Trading Bebas Risiko Dengan Admiral Market

Pedagang profesional yang memilih Admiral Markets akan senang mengetahui bahwa mereka dapat berdagang sepenuhnya bebas risiko dengan akun perdagangan demo GRATIS. Daripada langsung menuju pasar langsung dan menempatkan modal Anda dalam risiko, Anda dapat menghindari risiko sama sekali dan hanya berlatih sampai Anda siap untuk berpindah ke perdagangan secara langsung. Kendalikan pengalaman perdagangan Anda dan klik tombol di bawah ini untuk membuka akun demo GRATIS Anda hari ini!

Buka Akun Demo

Artikel lainnya yang mungkin menarik bagi Anda

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker Forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 8.000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

***

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh diartikan sebagai saran investasi, rekomendasi investasi, tawaran atau rekomendasi untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Harap dicatat bahwa analisis trading bukanlah indikator yang pasti untuk kinerja saat ini atau di masa mendatang, karena keadaan dapat berubah seiring berjalannya waktu. Sebelum membuat keputusan investasi, Anda harus mencari nasihat dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami risikonya.

CFD adalah instrumen kompleks yang membawa risiko tinggi terjadinya kerugian dengan cepat karena penggunaan leverage.