Semua yang Wajib Anda Ketahui Tentang Candlestick

Waktu membaca: 21 menit

Candlestick atau kandil harus dapat memberikan gambaran visual yang berbeda untuk dapat membuat pemahaman lebih mudah terhadap price action (aksi harga). Perdagangan kerangka waktu dengan grafik candlestick Jepang memungkinkan trader untuk memahami sentimen pasar dengan lebih baik. Berkat Steve Nison, grafik candlestick forex menawarkan informasi mendalam yang lebih luas dibandingkan grafik batang tradisional.

candlestick

Pada grafik batang, titik tertinggi dan terendah adalah aspek yang diperhatikan lebih dari apapun, sementara aspek yang diperhatikan pada candlestick Jepang adalah hubungan antara harga terbuka dan harga penutupan. Grafik Candlestick memberikan para pedagang gambaran rinci tentang grafik harga dengan tampilan yang hampir tiga dimensi.

Fitur yang paling menonjol adalah bahwa seorang chartist dapat melihat pola-pola dengan lebih jelas dan jelas pada grafik candlestick dibandingkan dengan tipe-tipe grafik lainnya. Trader yang menggunakan pola candlestick harus dapat mengidentifikasi berbagai jenis aksi harga untuk dapat memprediksi pembalikan arah (reversal), atau kelanjutan tren. Selain itu, jika candlestick dikombinasikan dengan alat analisis teknis lainnya, maka trader dapat memprediksi secara akurat tentang kemungkinan pergerakan harga.

Penjelasan Candlestick

contoh penjelasan candlestick

Seperti yang dapat kita lihat dari gambar di atas, harga tutup yang lebih tinggi daripada harga buka akan menghasilkan lilin putih (bullish). Harga tutup yang lebih rendah dari pada harga buka akan menghasilkan lilin hitam (bearish). Kotak-kotak yang dibentuk oleh aksi harga disebut 'tubuh'.

Gambaran pergerakan harga harian yang diwakili oleh garis-garis yang memanjang dari tubuh disebut ekor (sumbu atau bayangan). Bagian kecil dari kandil yang tertinggal disebut hidung.

Harga tutup yang sama dengan harga buka, atau sangat dengan dengan harga buka, disebut Doji. Menghafal nama-nama candlestick Jepang dan deskripsi pola candlestick bukanlah suatu syarat untuk perdagangan yang sukses. Namun, hal tersebut berguna untuk setiap trader aksi harga. Dengan melihat candlestick, pedagang aksi harga dapat melihat momentum, arah, pembeli atau penjual saat ini, dan bias pasar secara umum.

grafik candlestick H4 EUR/USD

Sumber: Grafik H4 EURUSD - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Cara Membaca Candlestick

Lilin pada grafik candlestick menampilkan ukuran dari tinggi ke rendah. Titik tertinggi pada lilin bertindak sebagai level resistance, sedangkan titik terendah bertindak sebagai level support. Semakin besar ukuran lilin, maka semakin kuat level support dan resistance (terutama pada pola Master Candle Trading - lihat grafik di bawah ini).

Grafik candlestick H1 AUDUSD

Sumber: AUDUSD Grafik per jam - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Jendela di sebelah kiri - data window - menampilkan data candlestick penting yang perlu Anda ketahui, termasuk harga tinggi dan rendah, serta harga buka dan tutup. Data yang ditampilkan adalah tampilan data standar dari platform MetaTrader 4 (MT4).

Tiga Komponen Utama dari Candlestick Charts

  1. Ukuran/panjang lilin utuh
  2. Korelasi antara harga buka dan tutup
  3. Bayangan dan korelasinya dengan tubuh lilin

Ukuran/Panjang Lilin Utuh

Lilin yang dibuka pada titik terendah, dan ditutup pada titik tertinggi, atau lilin yang sangat panjang juga sering terjadi. Jika ada tren turun yang panjang, lilin akan menunjukkan pembalikan tren utama yang terjadi. Sebaliknya, setelah tren naik yang panjang, maka hal tersebut akan menunjukkan sumbu panjang di sisi atas, atau tubuh bearish, yang berhubungan dengan kondisi 'exhaustion'.

Pada contoh di bawah ini, lilin pembalikan (reversal) digambarkan dengan warna biru:

Grafik candlestick H4 EURUSD

Sumber: Grafik H4 EUR4 - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Korelasi Antara Harga Buka dan Tutup

Karena tubuh lilin yang berwarna menunjukkan kondisi positif atau negatif selama tren naik, atau dalam kondisi pasar bullish, maka pembelian biasanya akan terjadi pada harga buka. Harga kemudian akan naik, dan lilin putih terbentuk. Saat pergerakan bullish mengendalikan aksi harga di pasar, panjang, atau jarak antara harga buka dan tutup akan mencerminkan dominasi pergerakan harga.

Dalam kondisi pasar yang bearish, atau selama tren turun yang kuat, lilin tubuh gelap akan terbentuk. Kondisi ini akan mewakili saat penjual memasuki pasar secara terbuka, dan mendominasi waktu tersebut. Grafik candlestick memungkinkan analisis dari bentuk dan warna tubuh lilin, dibandingkan dengan grafik batang.

Bayangan dan Korelasi dengan Tubuh Lilin

Panjang sumbu mewakili harga rendah dan/atau tinggi, saat membandingkan harga buka dan tutup yang ditunjukkan dalam tubuh nyata lilin, yang juga dapat menggambarkan penolakan pasar terhadap level support atau resistance. Jika kita melihat ekor panjang, bayangan, atau sumbu, faktor penting untuk dipertimbangkan adalah untuk melihat jika mereka terbentuk setelah tren bearish yang lama, karena hal ini dapat menunjukkan potensi tren untuk berakhir, peningkatan permintaan atau berkurangnya persediaan.

Jika kita memiliki ekor, bayangan, atau sumbu yang terbentuk di puncak tubuh lilin nyata, terutama setelah kenaikan harga yang lama, hal ini menunjukkan bahwa permintaan berkurang, dan persediaan meningkat. Semakin besar bayangan, semakin penting untuk menganalisisnya dalam kaitannya dengan tubuh lilin nyata, karena hal ini menandakan kekuatan pembalikan. Indikasi terkuat dapat dilihat dalam pola pin lilin.

candlestick pattern

Pada gambar di atas, panjang ekor pin bullish menunjukan penolakan support. Hal ini diindikasikan oleh "pin" bullish, di mana kita akan melihat lonjakan 'pembeli saat ini', dan, akibatnya, harga akan meningkat. Sebaliknya, ketika kandil pin bearish menurun, dan menolak resistance, maka kita akan melihat lonjakan 'penjual saat ini', dan harga biasanya akan turut menurun dalam contoh ini. Lilin pembalikan terkuat memiliki sumbu yang jauh lebih panjang dari tubuh, dan hidung yang sangat kecil, atau bahkan tidak ada hidung sama sekali.

grafik candlestick h4 GBP/JPY

Sumber: Grafik H4 GBPJPY - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham) . Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Lilin Momentum yang Kuat

Lilin momentum kuat, yang biasanya terbuka baik pada level support atau resistance disebut lilin Marubozu. Lilin Marubozu adalah lilin momentum dengan ekor kecil, atau tanpa ekor, atau bayangan. Jenis pola kandil ini sangat kuat dan sangat berarti dalam hal pergerakan harga. Marubozu mendefinisikan perlawanan jual yang kuat atau dukungan beli yang kuat. Marubozu berarti 'kepala gundul' atau 'kepala dicukur' dalam bahasa Jepang.

Hal ini dikarenakan lilin tidak memiliki setidaknya satu bayangan, atau bayangan yang sangat kecil. Dalam perdagangan pasar modern, Marubozu juga dapat memiliki sumbu yang sangat kecil di kedua sisi, dan mungkin masih dianggap valid. Itulah mengapa istilah momentum lilin digunakan. Lilin putih Marubozu yang muncul dalam tren naik dapat menandakan kelanjutan tren, sementara dalam tren turun, Marubozu putih dapat menunjukkan potensi pola pembalikan bullish.

Berikut adalah beberapa contoh momentum Marubozu putih:

grafik candlestick h4 GBPJPY

Sumber: Grafik H4 GBP/JPY - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau permintaan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Sebaliknya, Marubozu hitam yang muncul dalam tren turun dapat menandakan kelanjutan tren, sementara dalam tren naik, Marubozu hitam dapat menunjukkan potensi pola pembalikan bearish.

Berikut adalah beberapa contoh momentum Marubozu hitam:

grafik candlestick h4 GBPJPY

Sumber: Grafik H4 GBP/JPY - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau permintaan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Pola Umum Candlestick

Pola candlestick sangat sering muncul di pasar Forex, CFD, saham, dan indeks (ekuitas). Beberapa pola umum yang paling populer adalah:

  • Hammer
  • Shooting Star
  • Hanging Man
  • Piercing Line
  • Bullish/Bearish Engulfing
  • Dark Cloud
  • Spinning
  • Three Black Crows
  • Morning Star

Sekarang mari kita lihat jenis jenis candlestick di atas secara lebih rinci:

Pola Candlestick Hammer

 Candlestick Pattern - Hammer

Sumber: Grafik H4 GBPUSD - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau permintaan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham) . Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Pola Candlestick Hammer memiliki bayangan panjang lebih rendah, yang biasanya dua kali panjang dari tubuh lilin nyata. Pola hammer adalah pola candlestick reversal bullish, yang biasanya muncul di bagian bawah tren turun. Tubuh lilin bisa bergerak bullish atau bearish, namun dianggap lebih kuat jika pergerakan adalah bullish.

Pola Candlestick Shooting Star

 Candlestick Pattern - Shooting Star

Sumber: Grafik H4 GBP/USD - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau permintaan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Pola Candlestick Shooting Star muncul dalam tren naik, menandakan potensi pembalikan. Sumbu panjang, terbalik, dan lebih panjang dari tubuh lilin. Tubuh lilin bisa menjadi bullish atau bearish, tetapi dianggap lebih kuat jika dalam kondisi bearish.

Pola Candlestick Hanging Man

Candlestick Pattern - Hanging Man

Sumber: Grafik D1 EUR/USD - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau permintaan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Pola candlestick Hanging Man mirip dengan lilin Hammer, tetapi terjadi terutama di bagian atas tren naik, dan dapat bertindak sebagai peringatan potensi pembalikan ke bawah.

Pola Candlestick Piercing Line

 Candlestick Pattern - Piercing Line

Sumber: Grafik D1 EUR/USD - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau permintaan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Pola candlestick piercing Line adalah pola candlestick reversal bullish, pola yang sangat umum terjadi di pasar Forex. Pola ini terjadi ketika candle bullish kedua ditutup di atas tengah candle bearish pertama. Rendahnya lilin kedua lebih rendah daripada rendahnya lilin pertama. Di pasar Forex, polanya valid bahkan jika rendahnya lilin kedua sama dengan rendahnya lilin pertama.

Pola Candlestick Engulfing Bullish dan Bearish

Pola engulfing (menelan) bullish dan bearish adalah pola pembalikan. Lilin bullish biasanya terjadi di bagian bawah tren turun, sementara lilin bearish terjadi di bagian atas tren naik. Pola engulfing bullish ditandai oleh dua lilin, dengan lilin pertama berada dalam tubuh nyata lilin kedua, yang selalu bullish. Pola engulfing Bearish juga ditandai oleh dua lilin, dengan lilin pertama terkandung dalam tubuh nyata lilin kedua, yang selalu bearish.

Berikut ini contoh engulfing bullish:

 Candlestick Pattern - Bearish & Bearish Engulfing

Sumber: Grafik H1 EUR/USD - Platform Pasar Admiral - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Berikut adalah contoh engulfing bearish:

Jenis jenis candlestick

Sumber: Grafik H1 GBP/USD - Platform Pasar Admiral - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau permintaan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Pola Candlestick Dark Cloud

Candlestick Pattern - Dark Cloud

Sumber: Grafik AUD/USD H1 - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Pola candlestick dark cloud (awan hitam) adalah pola pembalikan bearish yang menunjukkan tren naik. Terdiri dari dua lilin, yang pertama adalah lilin bullish, dan yang kedua adalah lilin bearish. Lilin awan hitam terbentuk ketika kandil kedua dibuka di atas tinggi kandil pertama, tetapi kemudian turun dan ditutup di atas harga pembukaan kandil pertama.

Pola ini adalah kebalikan dari pola piercing Line. Demikian pula, di pasar Forex, kandil awan hitam berlaku bahkan ketika kandil kedua dibuka di puncak yang pertama. Yang penting adalah bahwa lilin kedua dalam pola ini harus ditutup di suatu tempat lebih rendah dari 50% dari lilin yang pertama (tubuh nyata lilin bearish).

Konsep Master Candle

Pola Candlestick Konsep Master Candle

Sumber: Grafik AUD/USD H1 - Platform Pasar Admiral - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham) . Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Master candle adalah konsep yang dikenal oleh sebagian besar pedagang aksi harga. Master candle didefinisikan oleh kandil pips 30-150 yang menelan empat kandil berikutnya. Breakout dari master candle dapat diperdagangkan jika candlestick ke-5, ke-6, atau ke-7 menembus kisaran agar perdagangan breakout menjadi valid.

Grafik Candlestick H1 GBPUSD

Sumber: Grafik H1 GBP/USD - Platform Admiral Market - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham ). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Grafik Candlestick H1 NZDUSD

Sumber: Sumber: NZDUSD H1 - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau permintaan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Konsep master candle adalah kombinasi sempurna dengan Pivot Point, untuk penempatan order take profit dan stop loss. Konsep master candle adalah formasi pola candlestick terbaik yang harus Anda uji secara teratur.

Strategi Perdagangan Pola Candlestick

Seperti namanya, strategi perdagangan ini didasarkan pada candlestick pattern, dan pola ini sesuai untuk semua jenis pedagang, dari trader intraday, swing, bahkan scalper yang ingin mengambil untung dari pergerakan jangka pendek.

Mari kita lihat sebuah contoh:

  • Indikator: EMA (Exponential Moving Average) 30,60,100 ditetapkan pada harga tutup
  • Sinyal masuk: Pola kandil
  • Kerangka waktu: 4H

Pertama, kita perlu mengatur EMA agar sesuai dengan arah tren umum. Kita juga perlu memasang tiga EMA pada grafik. Seperti ditunjukkan dalam contoh di grafik di bawah ini, EMA 20 berwarna biru, EMA 60 berwarna merah, dan EMA 100 berwarna hijau. Tiga EMA perlu disejajarkan dengan benar untuk menunjukkan tren. Ketika EMA biru berada di bawah EMA merah dan hijau, trennya bearish. Ketika yang biru di atas yang merah dan hijau, trennya adalah bullish.

Tren Bearish

Grafik Candlestick H4 GBPJPY

Sumber: Grafik H4 GBP/JPY - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau permintaan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Tren Bullish

Grafik Candlestick H4 GBPJPY

Sumber: Grafik H4 GBP/JPY - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau permintaan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Harap diingat bahwa EMA perlu disejajarkan dengan benar untuk menunjukkan tren. Jika EMA saling terikat, maka hal itu menandakan tidak adanya tren. Harga masuk ditempatkan ketika harga melakukan pullback ke arah EMA. Ketika kita melihat pullback, hal berikutnya yang terjadi adalah munculnya candlestick bullish atau bearish, tergantung pada arah tren. Kemudian, harga masuk ditempatkan di salah satu kandil yang telah kami sebutkan di atas.

  • Hammer
  • Shooting Star
  • Hanging Man
  • Piercing Line
  • Bullish/Bearish Engulfing
  • Awan gelap

Stop-loss dalam contoh ini ditempatkan 10 pips di atas harga masuk candlestick. Untuk target, kami sarankan menggunakan indikator pivot point yang ditetapkan pada 'Kerangka Waktu Mingguan'.

Contoh Admiral Pivot dan Candlestick

Sumber: Admiral Pivot - MetaTrader 4 Supreme Edition

Contoh Perdagangan Bearish

Contoh Bearish Candlestick

Sumber: Grafik H4 GBP/JPY - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau permintaan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Bullish Trade Example

Contoh Bullish Candlestick

Sumber: Grafik H4 GBP/JPY - Platform Admiral Markets - Penafian: Grafik untuk instrumen keuangan dalam artikel ini adalah untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan saran perdagangan atau permintaan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun yang disediakan oleh Admiral Markets (CFD, ETF, Saham). Kinerja masa lalu tidak selalu merupakan indikasi kinerja masa depan.

Tips: Waktu yang terbaik adalah menunggu pullback untuk setidaknya menyentuh EMA biru sebelum membuat keputusan masuk ke dalam pasar. Perdagangan candlestick bisa sangat menguntungkan jika Anda menerapkan manajemen risiko dalam strategi perdagangan Anda, dan secara efektif mengelola risiko yang terlibat.

Selalu berlatih di akun perdagangan Demo terlebih dahulu sebelum pindah ke akun perdagangan secara live. Dengan melakukan hal tersebut, Anda melindungi diri Anda untuk melakukan kesalahan dan belajar candlestick dalam lingkungan perdagangan bebas risiko, sebelum Anda menerapkan strategi perdagangan di pasar live.

Trading Dengan Admiral Markets

Jika Anda siap untuk melakukan perdagangan di pasar live, maka akun perdagangan live mungkin lebih cocok untuk Anda. Admiral Markets menawarkan trader profesional kemampuan untuk berdagang dengan 80+ mata uang, dengan akses ke berbagai pasangan mata uang utama, dan pasangan mata uang eksotis. Untuk membuka akun live Anda, klik banner di bawah ini!

Trading Hari Ini Dengan Akun Live!

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker Forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 8.000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

Artikel lainnya yang mungkin menarik bagi Anda

***

Data yang diberikan memberikan informasi tambahan mengenai semua analisis, perkiraan, tinjauan pasar, ramalan mingguan atau penilaian dan informasi serupa lainnya (selanjutnya disebut "Analisis") yang diterbitkan di situs Admiral Markets. Sebelum membuat keputusan investasi, perhatikan hal-hal berikut:

  1. Artikel ini adalah komunikasi pemasaran. Artikel ini dipublikasikan hanya untuk tujuan informatif dan sama sekali tidak dapat ditafsirkan sebagai saran atau rekomendasi investasi. Artikel ini tidak disusun sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mempromosikan kemandirian penelitian investasi, dan bahwa itu tidak tunduk pada larangan berurusan sebelum penyebaran penelitian investasi.
  2. Setiap keputusan investasi dibuat oleh masing-masing klien saja sedangkan Admiral Markets AS (Admiral Markets) tidak akan bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari keputusan tersebut, baik berdasarkan analisis atau tidak.
  3. Dengan tujuan untuk melindungi kepentingan klien kami dan objektivitas Analisis, Admiral Markets telah menetapkan prosedur internal yang relevan untuk pencegahan dan pengelolaan konflik kepentingan.
  4. Analisis ini disusun oleh analis independen (selanjutnya disebut "Penulis") pribadi Christian Reeve, Trader dan Analis Profesional.
  5. Sementara setiap upaya yang wajar diambil untuk memastikan bahwa semua sumber analisis dapat diandalkan dan bahwa semua informasi disajikan, sebanyak mungkin, dengan cara yang dapat dimengerti, tepat waktu, tepat dan lengkap, Admiral Market tidak menjamin keakuratan atau kelengkapan setiap informasi yang terkandung dalam Analisis.
  6. Segala jenis kinerja instrumen keuangan masa lalu atau model yang ditunjukkan dalam analisis tidak boleh ditafsirkan sebagai janji tersurat atau tersirat, jaminan atau implikasi oleh Admiral Markets untuk kinerja di masa depan. Nilai instrumen keuangan dapat meningkat dan menurun dan pelestarian nilai aset tidak dijamin.

Produk leverage (termasuk kontrak untuk perbedaan) bersifat spekulatif dan dapat mengakibatkan kerugian atau keuntungan. Sebelum Anda memulai perdagangan, pastikan Anda memahami risikonya.

CFD adalah instrumen kompleks yang membawa risiko tinggi terjadinya kerugian dengan cepat karena penggunaan leverage.